Login

Daftar

All Episode

Audio Stream

Podcast
Lagu Indonesia
Podcast
Lagu Mandarin

00 : 00 : 00

Back

TAG

Renungan Harian
GKY Mangga Besar

Sabtu, 4 November 2023

Tuhan adalah Gembalaku

1 Petrus 3:1-7

Hidup Bersama Suami Isteri


Kehidupan pernikahan adalah kehidupan yang baik, yang Tuhan rancangkan bagi kita. Kerunyaman dalam pernikahan akan membuat kerunyaman dalam seluruh aspek hidup kita.


Marilah kita hidup di dalam pernikahan sesuai dengan rancangan Tuhan, agar apa yang kita hidupi sungguh menjadi berkat dan memberkati.


Kehidupan dalam pernikahan adalah baik, tetapi bukan perkara yang mudah. Permasalahan sering terjadi dalam relasi suami isteri, seperti salah paham, tersinggung, bertindak tidak memikirkan perasaan pasangan, dan sebagainya.


Setelah kehidupan pernikahan itu berlangsung sekian tahun, apakah yang sering bisa terlupakan atau terabaikan dalam hubungan suami isteri?


Rasa hormat satu dengan yang lain. Hal itu terjadi karena merasa pasangan kita itu orang sendiri. Kita lebih menghormati orang asing daripada pasangan kita sendiri.


Kurang hormat terhadap pasangan menghasilkan atau menimbulkan banyak sekali efek samping, seperti tidak lagi memperhatikan apa yang disampaikan oleh pasangan kita, tidak lagi menepati janji, sampai pada kata-kata bahkan tindakan-tindakan yang tidak patut.


Rasa hormat itu merupakan dasar terbangunnya relasi yang sehat.


1 Petrus 3:1-7


1 Demikian juga kamu, hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, supaya jika ada di antara mereka yang tidak taat kepada Firman, mereka juga tanpa perkataan dimenangkan oleh kelakuan isterinya,


2 jika mereka melihat, bagaimana murni dan salehnya hidup isteri mereka itu.


3 Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah,


4 tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah.


5 Sebab demikianlah caranya perempuan-perempuan kudus dahulu berdandan, yaitu perempuan-perempuan yang menaruh pengharapannya kepada Allah; mereka tunduk kepada suaminya,


6 sama seperti Sara taat kepada Abraham dan menamai dia tuannya. Dan kamu adalah anak-anaknya, jika kamu berbuat baik dan tidak takut akan ancaman.


7 Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang.


Surat Petrus bukan saja berbicara mengenai relasi dengan pemerintah sebagai masyarakat, tetapi juga memberi nasihat bagaimana relasi suami dan isteri dalam kehidupan pernikahan.


Ini merupakan ekspresi yang dapat dipersepsikan oleh pasangan kita sebagai sebuah rasa hormat.


Pesan Firman Tuhan pada hari ini :

1. Respect atau rasa hormat isteri kepada suaminya adalah tunduk kepada suaminya.

1 Petrus 3:1-4


1 Demikian juga kamu, hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, supaya jika ada di antara mereka yang tidak taat kepada Firman, mereka juga tanpa perkataan dimenangkan oleh kelakuan isterinya,


2 jika mereka melihat, bagaimana murni dan salehnya hidup isteri mereka itu.


3 Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah,


4 tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah.


Rasa hormat adalah sesuatu yang penting dalam kehidupan manusia, secara khusus dalam kehidupan berkeluarga, dan secara spesifik di dalam relasi suami isteri.


Bagaimana seorang suami melihat isterinya, memiliki rasa hormat kepadanya.


Tuhan yang menciptakan laki-laki, tahu apa yang menjadi persepsi laki-laki terkait dengan rasa hormat isterinya kepadanya sebagai suami.


Ketika seorang isteri tunduk kepada suami, itu dipersepsikan oleh suami sebagai rasa hormat isteri kepada suami.


Tunduk di sini bukan sekedar tindakan lahiriah, meskipun tindakan lahiriah itu juga ekspresi dari apa yang ada dalam batiniah seseorang.


Batiniah seorang isteri yang tunduk itu adalah batiniah yang memiliki kelemahlembutan dan rasa tenteram, di mana dia menaruh harapan kepada Tuhan, sehingga dia tidak kuatir, tetapi percaya kepada Tuhan.


Dengan demikian, hati yang lemah lembut dan tenteram itu menghasilkan tindakan tunduk kepada suaminya.


Firman Tuhan mengajarkan kepada isteri agar tidak bersandar kepada perhiasan lahiriah.


Seorang wanita senang juga dilihat sebagai wanita yang cantik, tetapi Alkitab memberitahukan bahwa kecantikan tidak terletak kepada kecantikan batiniah, yang akhirnya nyata dalam perbuatan.


Suami mempersepsikan seorang isteri memiliki rasa hormat kepadanya dengan melihat bagaimana isteri tunduk kepada suami, yang lahir dari batin yang lemah lembut dan tenteram, karena dia berharap kepada Tuhan.


Hal ini menjadikan kesaksian bagi suaminya, sehingga jikalau suaminya tidak mau taat kepada firman, ingatlah bahwa perbuatan isterinya memiliki pengaruh yang sangat besar bagi suaminya, sehingga pada akhirnya, suaminya boleh melihat kasih dan kebaikan Allah melalui isterinya.


Oleh karena itu, sebagai isteri, marilah belajar memberi rasa hormat yang tepat kepada suamimu, sehingga Allah dipermuliakan di dalam kehidupanmu.

2. Respect suami kepada isterinya adalah pengertian terhadap isterinya.


1 Petrus 3:7


Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang.

Firman Tuhan mengajarkan kepada para suami agar hidup bijaksana, atau hidup dengan penuh pengertian kepada isteri.


Mengerti perasaan isteri itu dipersepsikan para isteri sebagai rasa hormat suami kepadanya. Ketika suami tidak memahami atau tidak mau mengerti perasaan isterinya, bagi isterinya itu adalah suami tidak menghormati isterinya.


Ada perbedaaan antara persepsi dari suami dan isteri tentang rasa hormat kepada pasangannya. Seorang suami harus belajar memahami perasaan sang isteri.


Memahami perasaan isteri adalah sebuah sikap yang membuat suami menaruh hormat kepada isteri mereka, dengan cara mau mendengar dan merasakan apa yang istri rasakan.


Hal ini lahir dari kesadaran bahwa isteri kita adalah pewaris dari kasih karunia di dalam kehidupan kita.


Isteri menjadi penolong dalam kehidupan suami. Tuhan menyediakan isteri bagi suami, supaya melalui dia, seorang suami bisa diberkati Tuhan.


Seorang isteri merasa didukung oleh suaminya ketika suami memahami dan mengerti apa yang menjadi perasaannya.


Rasa hormat satu sama lain itu membangun relasi yang sehat sebagai suami isteri. Namun, ekspresi rasa hormat itu berbeda antara suami kepada isteri dan isteri kepada suami, karena laki-laki dan perempuan diciptakan sebagai manusia yang berbeda.


Itulah mengapa persepsi laki-laki terhadap isteri berbeda dengan seorang perempuan terhadap suami.


Doakan dan renungkan


* Ada perbedaaan persepsi dari suami dan isteri tentang rasa hormat kepada pasangannya. Seorang isteri merasa didukung dan dihargai oleh suaminya ketika suami memahami dan mengerti apa yang menjadi perasaannya.


* Sedangkan seorang isteri yang memiliki kelemahlembutan dan rasa tenteram dalam Tuhan akan menunjukan sikap tunduk dan hormat kepada suaminya.


Rasa hormat pemersatu suami istri