Audio Stream
00 : 00 : 00

Tuhan adalah Gembalaku
1 Timotius 2:1-7
Mengenai Doa Jemaat
Orang percaya adalah duta Kristus bagi dunia ini. Itu adalah Amanat Agung Kristus bagi kita. Sudahkah kita melihat itu sebagai sebuah kasih karunia bagi kita?
Apa yang ada di benak kita ketika mendengar kata “misi”? Mungkin beberapa orang Kristen akan berpikir bahwamisiadalah sebuah pekerjaan pelayanan yang begitu jauh.
Namun berapa banyak orang Kristen mengerti bahwa misi adalah segenap hidup kita orang percaya dan berapa banyak orang Kristen sadar bahwa pekerjaan misi adalah panggilan Kristus bagi kita setiap orang percaya?
Ketika kita mengerti misi adalah seluruh hidup kita, maka kita perlu menelisik segala aspek kehidupan kita apakah sudah ada di jalur misi Allah di dunia ini atau belum.
1 Timotius 2:1-7
1 Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang,
2 untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan.
3 Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita,
4 yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran.
5 Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus,
6 yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua manusia: itu kesaksian pada waktu yang ditentukan.
7 Untuk kesaksian itulah aku telah ditetapkan sebagai pemberita dan rasul – yang kukatakan ini benar, aku tidak berdusta – dan sebagai pengajar orang-orang bukan Yahudi, dalam iman dan kebenaran.
Berdoa merupakan hidupan yang normal bagi orang percaya. Namun kita harus mengintrospeksi diri berapa banyak waktu yang kita siapkan untuk berdoa dan apa yang seringkali kita doakan dalam doa pribadi dan doa kita di gereja.
Bagian Firman Tuhan ini mengajarkan kita agar kita berdoa dan tentang apa yang kita doakan.
Pesan Firman Tuhan bagi kita:
1. Doa orang percaya bukan hanya untuk orang-orang percaya saja, melainkan juga untuk semua orang, termasuk untuk pemerintah.
1 Timotius 2:1-4
1 Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang,
2 untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan.
3 Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita,
4 yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran.
Pada bagian ini kita dapat melihat keterkaitan yang kuat antara doa dan situasi kondisi yang terjadi di kota, negara, atau dunia ini.
Firman Tuhan hari ini mendorong kita supaya kita bisa berdoa melalui doa permohonan, syafaat, atau doa syukur untuk semua orang.
Firman Tuhan secara rinci menjelaskan kita perlu berdoa untuk raja dan semua pembesar, artinya untuk pemerintah bangsa kita sendiri.
Kita berdoa bagi mereka adalah supaya hidup kita menjadi tenang dan tentram dalam segala kesalehan dan kehormatan.
Situasi yang tenang dan tentram di kota, negara, atau di dunia ini memiliki hubungan erat dengan bagaimana orang percaya memakai lututnya untuk berdoa kepada Tuhan mengenai semua orang, termasuk pemerintahan yang berkuasa di masing-masing tempat.
Alkitab mengatakan, “Hati raja berada di dalam tangan Tuhan,” artinya doa orang-orang percaya kepada Tuhan untuk mereka yang memerintah sangat krusial.
Hal itu supaya melalui mereka Tuhan pakai untuk membawa kehidupan di dunia menjadi tenang dan tentram.
Dengan kondisi dunia yang damai, maka orang-orang percaya boleh beribadah kepada Tuhan, hidup saleh, berintegritas, dan memiliki kehormatan di hadapan Tuhan dan sesama manusia.
Kita perlu ingat bahwa dosa manusia bukan dosa pribadi saja, melainkan bisa menjadi dosa korporat, yakni dosa yang sudah menjadi sistem di sebuah komunitas.
Ketika orang percaya berada di dalam komunitas tersebut, maka mereka akan menghadapi kesulitan untuk hidup dalam kesalehan dan kehormatan.
Oleh karena itu, kita perlu berdoa kepada Tuhan, memohon kepada Tuhan untuk semua orang, pemerintah, masyarakat di tempat tinggal ktia, dan bagi dunia.
Sediakanlah waktu berdoa untuk mereka semua sehingga kita boleh hidup tenang dan tentram.
2. Doa bagi semua orang itu karena keselamatan hanya melalui Yesus Kristus
1 Timotius 2:5-7
5 Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus,
6 yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua manusia: itu kesaksian pada waktu yang ditentukan.
7 Untuk kesaksian itulah aku telah ditetapkan sebagai pemberita dan rasul – yang kukatakan ini benar, aku tidak berdusta – dan sebagai pengajar orang-orang bukan Yahudi, dalam iman dan kebenaran.
Kita perlu berdoa bagi semua orang karena keselamatan hanya melalui Yesus Kristus.
Kita orang percaya sudah dibenarkan di dalam Kristus dan hanya Kristus yang menjadi perantara. Kita telah dibenarkan di hadapan Tuhan karena Kristus.
Allah itu Esa, maka perantaranya pun Esa. Hanya ada satu perantara, yakni Yesus Kristus. Tidak seperti jalan menuju Roma, karena jalan menuju Surga hanya ada satu jalan, yakni hanya melalui Yesus.
Seperti Yesus berkata, “Akulah jalan dan kebenaran hidup. Tidak ada seorang pun sampai ke Bapa jikalau tidak melalui Aku.”
Sebagai orang percaya yang sudah dibenarkan dan diperdamaikan dengan Allah, maka kita memiliki hutang atau kewajiban untuk berdoa bagi semua orang.
Hal ini karena Tuhan ingin orang-orang berdosa diselamatkan, diampuni dosanya, dan menerima hidup kekal.
Oleh karena itu, mari kita melihat doa sebagai hak istimewa bagi kita orang percaya. Kita bisa menghampiri Tuhan dan Dia mendengar doa kita.
Dia mendengar bukan karena kebenaran kita, tapi karena kebenaran Kristus yang telah dilekatkan kepada kita sehingga kitab isa datang kepada-Nya.
Mari kita berdoa bagi banyak orang, karena banyak orang membutuhkan kasih Allah, kehidupan yang tenang dan tentram. Hal itu karena doa dan situasi masyarakat memiliki keterkaitan yang sangat kuat.
Doakan dan renungkan.
* Sebagai orang percaya yang sudah dibenarkan dan diperdamaikan dengan Allah, kita memiliki hutang atau kewajiban untuk semua orang,
* karena Tuhan ingin orang-orang berdosa diselamatkan, diampuni dosanya, dan menerima hidup kekal.
Ada hutang yang harus kita bayar