Audio Stream
00 : 00 : 00

Tuhan adalah Gembalaku
2 Tesalonika 2 : 13-17
Dipilih untuk diselamatkan
Orang yang memegang paham Theism pasti percaya Allah itu ada. Diantara orang yang percaya Allah itu ada, juga percaya Allah itu bekerja, namun darimana kita tahu bahwa Allah peduli dengan ciptaan-Nya ?
Dari Alkitab kita tahu, ketika Ia mengutus anak-Nya yang tunggal Yesus Kristus untuk datang ke dalam dunia untuk mencari orang berdosa.
Allah yang tidak kelihatan menyatakan diri-Nya bahwa Dia sungguh-sungguh mengasihi dan peduli untuk menyelamatkan orang berdosa. Itulah kabar baik.
Sebagai orang Kristen, kita menolak paham Deism. Paham Deism mengajarkan bahwa setelah Tuhan menciptakan segala sesuatu, maka Ia berdiam diri dan tidak terlibat dalam kegiatan ciptaan-Nya.
Mungkin ada banyak orang menyadari bahwa Allah itu kasih, namun berapa banyak orang menyadari Allah yang kasih adalah Allah yang mengasihi?
Seberapa banyak orang yang menginsyafi Allah yang mengasihi, Dia adalah Allah yang mencari orang berdosa dengan merendahkan diri untuk menanggung dosa manusia di atas kayu salib.
Itulah yang Yesus Kristus lakukan, Dia adalah Firman yang menjadi Manusia atau Allah yang menjadi manusia.
Banyak orang dapat menyatakan pernyataan yang benar tentang Allah meskipun tidak sepenuhnya, namun mereka menolak Allah yang menyatakan diri untuk menyelamatkan manusia berdosa dan terlibat di dalam kehidupan mereka.
2 Tesalonika 2 : 13-17
13 Akan tetapi kami harus selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu, saudara-saudara, yang dikasihi Tuhan, sebab Allah dari mulanya telah memilih kamu untuk diselamatkan dalam Roh yang menguduskan kamu dan dalam kebenaran yang kamu percayai.
14 Untuk itulah Ia telah memanggil kamu oleh Injil yang kami beritakan, sehingga kamu boleh memperoleh kemuliaan Yesus Kristus, Tuhan kita.
15 Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis.
16 Dan Ia, Tuhan kita Yesus Kristus, dan Allah, Bapa kita, yang dalam kasih karunia-Nya telah mengasihi kita dan yang telah menganugerahkan penghiburan abadi dan pengharapan baik kepada kita,
17 kiranya menghibur dan menguatkan hatimu dalam pekerjaan dan perkataan yang baik.
Ada kalanya orang percaya juga masih berpikir bahwa ia bisa diselamatkan karena ia yang memilih Yesus Kristus di dalam kehidupannya.
Hal itu sepertinya demikian, karena ketika seseorang percaya terlihat seperti ia yang memilih.
Ada kalanya orang percaya memikirkan jika Allah telah memilih kita sejak kekal, mengapa orang percaya perlu memberitakan Injil ?
Bagian firman yang kita baca hari ini, menerangi pikiran kita akan rancangan Tuhan yang begitu jauh dari pikiran kita bagaikan langit dan bumi.
Bagaimanakah rancangan Tuhan itu ?
Pesan firman Tuhan bagi kita:
1. Tuhan yang memilih, Tuhan yang menggenapkan pilihan-Nya dengan pemberitaan Injil.
2 Tesalonika 2 : 13-14
13 Akan tetapi kami harus selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu, saudara-saudara, yang dikasihi Tuhan, sebab Allah dari mulanya telah memilih kamu untuk diselamatkan dalam Roh yang menguduskan kamu dan dalam kebenaran yang kamu percayai.
14 Untuk itulah Ia telah memanggil kamu oleh Injil yang kami beritakan, sehingga kamu boleh memperoleh kemuliaan Yesus Kristus, Tuhan kita.
Bagian Firman Tuhan ini memberitahukan bahwa jikalau kita adalah orang percaya, sebetulnya Allah telah memilih kita, Dia memilih kita sejak kekekalan.
Mungkin dalam hati kita bertanya, mengapa Allah harus memilih? Jikalau Allah tidak memilih, maka tidak ada manusia yang sanggup memilih Allah,
karena manusia selalu memberontak kepada Allah dan manusia diikat oleh kuasa si jahat dan kuasa dosa, sehingga manusia tidak mempunyai kebebasan untuk memilih Allah.
Ketika dikatakan Tuhan memilih, itulah anugerah yang 100%, karena Allah yang memilih maka tidak ada satupun yang sanggup menahan-Nya.
Jikalau Allah memilih, mengapa orang percaya harus memberitakan Injil?
Kita tidak boleh lupa, Allah, Dia yang merencanakan segala sesuatu, namun Allah juga yang mengerjakan dan menggenapi seluruh rencana-Nya dengan jalan yang Dia pilih.
Salah satunya adalah Tuhan memakai kita, orang-orang percaya dari zaman ke zaman untuk memberitakan Injil.
Di dalam pemberitaan Injil ada roh kudus yang bekerja dan ada kebenaran yang penuh kuasa yaitu Injil.
Injil yang adalah kuasa Allah yang menyelamatkan itu diberitakan. Disitulah seseorang diselamatkan.
Ketika kita memberitakan Injil, kita sedang masuk dalam rancangan Tuhan yang agung. Allah tidak pernah gagal, hanya kita yang bisa gagal masuk dalam rencana Allah yang indah itu.
Jika kita dipanggil untuk memberitakan Injil, itu sebuah kepercayaan kita memasukan wilayah pekerjaan yang maha besar dari abad ke abad yang Allah kerjakan bagi manusia.
Mari kita giat memberitakan Injil dan kita tidak perlu khawatir, Dia yang memanggil kita, Dia yang menyertai kita, Dia yang bekerja melalui pelayanan kita.
Tuhan yang memilih, Tuhan juga yang menggenapi pilihan-Nya dengan pemberitaan Injil.
2. Tuhan mengaungerahkan penghiburan dan pengharapan abadi kepada kita, dan Dia secara aktif menghibur dan menguatkan kita, sehingga kita dapat berkata dan berbuat yang baik.
2 Tesalonika 2 : 16-17
16 Dan Ia, Tuhan kita Yesus Kristus, dan Allah, Bapa kita, yang dalam kasih karunia-Nya telah mengasihi kita dan yang telah menganugerahkan penghiburan abadi dan pengharapan baik kepada kita,
17 kiranya menghibur dan menguatkan hatimu dalam pekerjaan dan perkataan yang baik.
Tuhan kita, Tuhan yang ajaib, sehingga kita bisa berkata Dia adalah penghiburanku dan Dia adalah pengharapanku yang abadi.
Bagian Firman Tuhan ini memberitahukan bahwa Tuhan kita bukan Tuhan yang diam jauh disana yang sifatnya statik dan kita menaruh harapan bergantung kepada Dia, tidak demikian.
Firman Tuhan mengatakan, Dia yang menganugerahkan penghiburan dan pengharapan abadi itu, Dia secara aktif bekerja menghibur dan menguatkan kita, sehingga kita sebagai orang percaya dimampukan bertutur kata dan dimampukan melakukan perbuatan-perbuatan yang baik.
Kita bukan saja mendapatkan penghiburan karena kita percaya Tuhan dalam hidup kita, namun Tuhan menghibur hati kita secara aktif.
Kita bukan saja mendapatkan kekuatan karena kita percaya kepada Tuhan, tetapi Tuhan juga secara aktif menguatkan kita.
Kita bukan saja memiliki pengharapan karena kita percaya kepada Tuhan, tetapi Tuhan secara aktif bekerja membangkitkan pengharapan itu di dalam diri kita.
Sehingga dengan demikian kita dimampukan dapat bertutur kata yang baik dan berbuat apa yang baik.
Tuhan yang kita kenal bukan Tuhan yang statik, Tuhan yang diam, Tuhan yang tidak melakukan apapun, tetapi Tuhan yang terlibat di dalam hidup kita.
Tuhan Yesus katakan bahwa anak manusia bekerja sebagaimana Bapa juga bekerja sampai hari ini.
Sebagai orang percaya, selain kita memiliki pengharapan dan penghiburan karena kita percaya kepada Tuhan, namun Tuhan yang kita percaya adalah Tuhan yang terlibat bekerja di dalam hidup kita.
Ketika kita menghadapi kesulitan, kita bukan saja mendapat penghiburan karena percaya Tuhan.
Kita mendapat kekuatan bukan karena kita percaya kepada Tuhan, tetapi karena Tuhan terlibat dalam kesulitan kita untuk memimpin, memberi kekuatan, hikmat dan kuasa sehingga kita sanggup melaluinya.
Inilah kabar baik. Tuhan tahu manusia telah berdosa, Allah tidak diam disana dan memberikan perintah-perintah.
Allah yang kita kenal adalah Allah yang tahu tidak seorang pun manusia berdosa sanggup menyelamatkan dirinya dengan perintah-perintah apapun, oleh karena itu Dia datang ke dalam dunia mencari orang berdosa.
Barang siapa yang percaya kepada Yesus, dia mendapat pengampunan, dibenarkan, menjadi anak-anak Allah, dan menerima hidup yang kekal.
Doakan dan renungkan.
* Allah dari mulanya telah memilih orang percaya untuk diselamatkan dalam Roh yang menguduskan dan dalam kebenaran firmanNya.
* Allah yang memilih, karena tidak ada manusia berdosa yang memiliki kebebasan untuk memilih Allah.
Manusia tak sanggup memilih