Audio Stream
00 : 00 : 00

Tuhan adalah Gembalaku
2 Tesalonika 2:1-12
Sukacita atas Jemaat (Part 2); Kabar Baik yang Dibawa oleh Timotius
Kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali merupakan pengharapan dari orang-orang percaya, karena pada masa itu anak-anak Allah dinyatakan, dan kita menerima kemuliaan Kristus.
Pengharapan yang Tuhan berikan kepada kita dapat saja dipelintir oleh pengajaran-pengajaran palsu. Oleh karena itu, Tuhan Yesus berkata, “Berjaga-jagalah!”
Dari masa ke masa, isu tentang waktunya kiamat atau kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali selalu terjadi dan menyesatkan orang, khususnya orang-orang Kristen yang mudah percaya kepada ajaran-ajaran yang tidak bertanggungjawab.
Hal ini bukan hanya terjadi sekarang ini, tetapi juga sejak kekristenan di abad 1.
Sebagai orang percaya, kita harus membaca firman Tuhan dengan serius, agar kita tahu apa yang Tuhan nyatakan kepada kita, supaya kita tidak diombang-ambingkan oleh ajaran palsu yang memelintir kebenaran firman Tuhan.
Pada masa kini, timbul pengajaran dan pengakuan akan orang-orang tertentu bahwa dia mempunyai kualitas seperti Kristus dan dia menimbulkan ajaran baru yang bukan ajaran Kristus.
Ada orang yang juga mengajarkan bahwa kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali sudah terjadi di masa lalu.
Kalau kita baca baik-baik dari Alkitab, semua itu tidak cocok dengan apa yang firman Tuhan katakan, karena Yesus belum datang yang kedua kali.
Tuhan sudah memperingatkan kita, bahwa pada zaman akhir akan banyak orang berkata dan mengakui bahwa dirinya adalah Kristus itu.
Oleh karena itu, mari kita menjadi orang Kristen yang cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.
2 Tesalonika 2:1-12
1 Tentang kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus dan terhimpunnya kita dengan Dia kami minta kepadamu, saudara-saudara,
2 supaya kamu jangan lekas bingung dan gelisah, baik oleh ilham roh, maupun oleh pemberitaan atau surat yang dikatakan dari kami, seolah-olah hari Tuhan telah tiba.
3 Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa,
4 yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah.
5 Tidakkah kamu ingat, bahwa hal itu telah kerapkali kukatakan kepadamu, ketika aku masih bersama-sama dengan kamu?
6 Dan sekarang kamu tahu apa yang menahan dia, sehingga ia baru akan menyatakan diri pada waktu yang telah ditentukan baginya.
7 Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan,
8 pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali.
9 Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu,
10 dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka.
11 Dan itulah sebabnya Allah mendatangkan kesesatan atas mereka, yang menyebabkan mereka percaya akan dusta,
12 supaya dihukum semua orang yang tidak percaya akan kebenaran dan yang suka kejahatan.
Jemaat di kota Tesalonika mengalami pengajaran palsu dari orang-orang tertentu tentang hari Tuhan. Ada di antara mereka yang tersesat karena pengajaran tersebut. Pengajar palsu ini memelintir ajaran para rasul, bahkan menggunakan pengakuan bahwa mereka mendapatkan ilham roh.
Hal-hal inilah yang membuat orang Kristen dapat terpeleset karena mereka berpikir apa yang dikatakan itu benar. Oleh karena itu, kita harus selalu menjadi orang Kristen yang berhikmat, yang dimulai dari merenungkan firman Tuhan selalu siang dan malam.
Pesan Firman Tuhan bagi kita:
1. Kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya tidak seorang pun yang tahu waktunya.
2 Tesalonika 2:1-3a
1 Tentang kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus dan terhimpunnya kita dengan Dia kami minta kepadamu, saudara-saudara,
2 supaya kamu jangan lekas bingung dan gelisah, baik oleh ilham roh, maupun oleh pemberitaan atau surat yang dikatakan dari kami, seolah-olah hari Tuhan telah tiba.
3 Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga!
Ini satu pengajaran yang Rasul Paulus berikan kepada jemaat di Tesalonika. Ajaran ini begitu kuat supaya jemaat di Tesalonika tidak mudah percaya akan ajaran yang mengatakan bahwa Tuhan Yesus telah datang kedua kali.
Kedatangan Tuhan yang kedua kali tidak ada seorang pun yang tahu, termasuk Rasul Paulus. Tuhan Yesus ketika berinkarnasi juga berkata, bahwa tidak seorang pun tahu kapan itu terjadi, termasuk Anak Manusia. Hanya Bapa yang tahu.
Ketika kita mendengar berita di sana sini tentang kapan Tuhan akan datang kedua kali, kita harus periksa kembali dalam firman Tuhan.
Jika kita tersesat akan ajaran Tuhan Yesus datang kedua kali, itu mempengaruhi bagaimana kita hidup sebagai orang Kristen. Kristus belum datang kedua kali. Orang Kristen masih harus terus memberitakan Injil.
Jikalau Kristus sudah datang kedua kali dan kita sudah mengalami langit dan bumi baru, maka kita tidak perlu memberitakan Injil, karena orang-orang yang di dalamnya adalah orang-orang yang sudah diselamatkan Tuhan.
Di antara waktu kedatangan Yesus yang pertama dan kedua, itu adalah masa gereja untuk memberitakan Injil, supaya genaplah orang-orang yang telah dipilih Allah dari kekekalan untuk menerima keselamatan itu.
Yang patut kita lakukan adalah kita terus bersaksi dan beritakan kabar baik.
2. Walaupun kesesatan semakin menjadi-jadi, Tuhan berdaulat dan Dia mengatasi segala sesuatu.
2 Tesalonika 2:6-12
6 Dan sekarang kamu tahu apa yang menahan dia, sehingga ia baru akan menyatakan diri pada waktu yang telah ditentukan baginya.
7 Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan,
8 pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali.
9 Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu,
10 dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka.
11 Dan itulah sebabnya Allah mendatangkan kesesatan atas mereka, yang menyebabkan mereka percaya akan dusta,
12 supaya dihukum semua orang yang tidak percaya akan kebenaran dan yang suka kejahatan.
Kehidupan dalam dunia ini meskipun teknologi semakin maju, tetapi tidak semakin baik.
Alkitab berkata, “…secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan.”
Kita tidak tahu apa yang dimaksud dengan kata “ada yang menahan”, tetapi yang jelas adalah pendurhaka itu masih belum memunculkan diri karena tertahan.
Waktu akan tiba di mana dia akan menyatakan diri jika penahannya sudah tidak ada. Itu berarti kehidupan di dunia ini menuju kepada waktu yang sangat sulit.
Namun, Alkitab berkata bahwa Tuhan Yesus berotoritas. Dia yang berkuasa, akan memusnahkan si pendurhaka itu. Orang-orang yang memang harus binasa, akan menyatakan diri. Mereka akan menolak, melawan Tuhan.
Di situlah kita baru mengerti kenyataan bahwa manusia itu bertanggungjawab atas pilihannya dan mereka mengalami kebinasaan.
Oleh karena itu, meskipun kita tahu bahwa di sana sini kita mendengar ajaran-ajaran palsu, kita tahu ke depan tidak menentu.
Bahkan Alkitab berkata akan timbul hal-hal ini. Namun, kita bersyukur, Tuhan Yesus mengendalikan segala sesuatu. Puncak segala sesuatu adalah di dalam Yesus Kristus.
Mari kita pelihara iman kita. Kita tetap punya pengharapan. Kita mengasihi saudara seiman dan orang-orang yang dikasihi Tuhan di dunia ini.
Doakan dan renungkan.
* Tentang kedatangan Tuhan Yesus Kristus kali kedua, dan terhimpunnya orang percaya dengan Dia, kita diminta untuk tidak bingung dan gelisah.
* Janganlah kita memberi diri disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga. Tetapi kita tetap memelihara iman kepada Tuhan Yesus.
Misteri itu hanya Allah yang tahu