Login

Daftar

All Episode

Audio Stream

Podcast
Lagu Indonesia
Podcast
Lagu Mandarin

00 : 00 : 00

Back

TAG

Renungan Harian
GKY Mangga Besar

Jumat, 07 Juli 2023

Tuhan Adalah Gembalaku

Tuhan Adalah Gembalaku

RENUNGAN HARIAN

GKY MANGGA BESAR

Jumat,7 Juli 2023


Kolose 3:5-11

Manusia Baru (Part 1)


Sebagai orang percaya, kita masih hidup secara ragawi. Perbedaan hakiki yang ada pada hidup orang percaya adalah hidup yang digerakan oleh kehidupan rohani yang ada di dalam batinnya.


Sehingga seluruh kehidupan kita menjadi kehidupan yang rohani.


Kita sering mendengar istilah metamorfosis. Seekor ulat yang bermetamorfosis menjadi kupu-kupu.


Setelah terjadi metamorfosis, kupu-kupu tidak lagi hidup dan berperilaku sebagai ulat. Itu adalah hikmat dari hewan yang Tuhan sediakan bagi kita.


Bagaimana dengan kita yang telah Tuhan ubahkan dari manusia lama menjadi manusia baru?


Metamorfosis kupu-kupu mengingatkan kita bagaimana kupu-kupu tidak lagi hidup sebagai ulat, demikian juga dengan kita sebagai orang percaya.


Sebagai orang percaya, kita sudah diubahkan atau bermetamorfosis dari manusia lama menjadi manusia baru.


Yakni manusia yang memiliki keindahan Kristus yang terus diproses agar semakin indah dan Kristus semakin nyata di hidup kita.


Kita telah menanggalkan manusia lama dan kita patut meninggalkan gaya hidup manusia lama itu.


Kolose 3:5-11


5 Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala,

6 semuanya itu mendatangkan murka Allah (atas orang-orang durhaka).

7 Dahulu kamu juga melakukan hal-hal itu ketika kamu hidup di dalamnya.

8 Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu.

9 Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya,

10 dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;

11 dalam hal ini tiada lagi orang Yunani atau orang Yahudi, orang bersunat atau orang tak bersunat, orang Barbar atau orang Skit, budak atau orang merdeka, tetapi Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu.

Pada bagian Firman Tuhan sebelumnya, Paulus berbicara tentang bagaimana sikap batin kita sebagai orang percaya, sedangkan pada bagian ini menekankan bagaimana seharusnya ekspresi yang nyata dari orang yang telah mengenal Kristus dan telah mengenakan manusia baru.


Pesan Firman Tuhan bagi kita:


1. Janganlah kita yang telah mengenal Kristus mengaitkan diri kita kembali kepada nafsu dunia ini dan berpikirlah rohani dengan pikiran Kristus.


Berpikir rohani dengan pikiran Kristus adalah pikiran yang dimampukan Tuhan untuk dapat melihat hal-hal sampah sebagai sampah sehingga kita tidak lagi menggunakan atau mengenakannya lagi.


Kolose 3:5-10


5 Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala,

6 semuanya itu mendatangkan murka Allah (atas orang-orang durhaka).

7 Dahulu kamu juga melakukan hal-hal itu ketika kamu hidup di dalamnya.

8 Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu.

9 Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya,

10 dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;

Pada bagian sebelumnya kita tahu bahwa kita telah mati bersama-sama dengan Kristus. Kita tidak lagi dijamah oleh peraturan-peraturan ragawi dan religi yang membuat kita bersandar pada kekuatan daging kita.


Pada bagian ini, Firman Tuhan berkata agar kita yang sudah mati bersama Kristus untuk jangan mengaitkan diri kita kembali dengan hawa nafsu dunia. Meskipun kita sudah mati bersama Kristus dan hidup rohani, sesungguhnya kita masih bisa mengaitkan diri kita kembali dengan hawa nafsu dunia.


Kita harus berpikir secara rohani, yakni berpikir sebagai orang yang ada di dalam Kristus agar kita dapat melihat sampah sebagai sampah. Dengan itu, kita tidak mau memakai, menggunakan, dan melakukannya lagi, karena itu adalah kebiasaan orang durhaka, bukan kebiasaan orang kudus.


“Matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi,” artinya putus hubungan dengan segala sesuatu yang sifatnya duniawi, karena kita sudah mati bersama-sama dengan Kristus.


Jika kita memahami dan melakukan Firman Tuhan itu, maka kita dapat melihat mata rohani kita begitu terang dan pikiran kita menjadi pikiran Kristus, sehingga kita dapat mengenal kehendak Allah dan mengenal apa yang kudus, berkenan pada Allah, baik, dan benar.


2. Sebagai orang percaya, kita secara berproses diperbaharui menjadi serupa dengan gambar Allah dan hanya dengan hidup di dalam Kristus saja.


Kolose 3:10-11


10 dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;

11 dalam hal ini tiada lagi orang Yunani atau orang Yahudi, orang bersunat atau orang tak bersunat, orang Barbar atau orang Skit, budak atau orang merdeka, tetapi Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu.

Seringkali ada orang Kristen berkata bahwa saya tidak bisa seperti yang Firman Tuhan katakan karena saya sudah dari mulanya seperti itu atau saya merupakan keturunan tertentu.


Alkitab berkata bahwa kita “terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya”. Pada kalimat selanjutnya berkata, “dalam hal ini tiada lagi orang Yunani atau orang Yahudi.”


Ketika kita menjadi manusia baru, tidak peduli kita berasal dari bangsa dan budaya apa, Kristus sudah ada di dalam diri kita. Kita semua diproses oleh Roh Kudus untuk menjadi serupa dengan Kristus.


Kita sudah berada di dalam Kristus, oleh karena itu tidak ada apa pun yang sanggup mengikat kita untuk kita berubah menurut gambar pencipta kita. Alkitab berkata, “tetapi Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu.”


Tidak ada apa pun yang dapat menahan kita untuk menjadi semakin serupa dengan Kristus. Sebagai orang yang sudah dibangkitkan bersama-sama dengan Kristus, mari kita memiliki hidup Kristus di dalam hidup kita.


Biarlah Kristus hidup dan mengendalikan hidup kita. Kristus berkata, “segala kuasa di surga di bumi berada di dalam tangan-Ku.” Kristus juga telah memberikan Roh Kudus dan kuasa yang begitu besar, kuasa yang membangkitkan Kristus untuk hidup di dalam hidup kita.


Marilah kita hidup di dalam Kristus agar kita menjadi serupa dengan Juruselamat kita, Yesus Kristus.



Doakan dan renungkan.


* Kita telah menanggalkan manusia lama dan kita patut meninggalkan gaya hidup manusia lama tersebut.


* Tidak ada apa pun yang dapat menahan kita untuk menjadi serupa dengan Yesus Kristus.


Manusia lama mestinya masa lalu