Login

Daftar

All Episode

Audio Stream

Podcast
Lagu Indonesia
Podcast
Lagu Mandarin

00 : 00 : 00

Back

TAG

Renungan Harian
GKY Mangga Besar

Rabu, 22 Februari 2023

Tuhan adalah Gembalaku


Tuhan Adalah Gembalaku

RENUNGAN HARIAN

GKY MANGGA BESAR

Rabu, 22 Februari 2023

Zefanya 3:1-20

Hukuman Atas Yerusalem; Janji Keselamatan

Semenjak Saudara menjadi orang percaya, perubahan apa yang Engkau alami dalam hidup ini?

Ketika Engkau mengenal Tuhan, Tuhan juga bekerja dalam hidupmu, dan pekerjaan Tuhan adalah membuat Engkau dikuduskan setiap hari. Semakin hari semakin indah, semakin hari semakin menyatakan keindahan Tuhan. Apakah demikian hidupmu?

Semua orang sadar bahwa perubahan ke arah yang lebih baik merupakan hal yang perlu disikapi dengan positif. Namun, bagaimana kenyataanya? Bertolak belakang.

Pernahkah Saudara menasihati seseorang untuk berubah dari kehidupan yang tidak baik menjadi memiliki kebiasaan yang lebih baik? Bagaimana hasilnya? Tidak mudah. Kita akan mengalami penolakan atau perlawanan dari orang yang kita nasihati dengan pelbagai alasan.


Bukan hanya dengan orang lain. Kita pun mengalami kesulitan dengan diri kita sendiri. Kita tahu apa yang baik dan benar, tetapi jikalau kita harus berubah ke sana, itu tidak mudah.

Biarlah ini mengingatkan kita. Ciri khas orang berdosa adalah selalu memberontak kepada Tuhan. Sebagai orang percaya, mari kita hidup dipenuhi Roh Kudus, sehingga kita menjadi orang-orang yang menurut kepada apa yang Tuhan inginkan dalam hidup kita.

Zefanya 3:1-20

1 Celakalah si pemberontak dan si cemar, hai kota yang penuh penindasan!

2 Ia tidak mau mendengarkan teguran siapa pun dan tidak mempedulikan kecaman; kepada TUHAN ia tidak percaya dan kepada Allahnya ia tidak menghadap.

3 Para pemukanya di tengah-tengahnya adalah singa yang mengaum; para hakimnya adalah serigala pada waktu malam yang tidak meninggalkan apa pun sampai pagi hari.

4 Para nabinya adalah orang-orang ceroboh dan pengkhianat; para imamnya menajiskan apa yang kudus, memperkosa hukum Taurat.

5 Tetapi TUHAN adil di tengah-tengahnya, tidak berbuat kelaliman. Pagi demi pagi Ia memberi hukum-Nya; itu tidak pernah ketinggalan pada waktu fajar. Tetapi orang lalim tidak kenal malu!

6 "Aku telah melenyapkan bangsa-bangsa; menara-menara penjuru mereka telah musnah. Aku telah merusakkan jalan-jalannya, sehingga tidak ada orang yang lewat. Kota-kota mereka telah ditanduskan, sehingga tidak ada orang dan tidak ada penduduk.

7 Aku sangka: Tentulah ia sekarang akan takut kepada-Ku, akan mempedulikan kecaman dan segala yang Kutugaskan kepadanya tidak akan lenyap dari penglihatannya. Tetapi sesungguhnya mereka makin giat menjadikan busuk perbuatan mereka.

8 Oleh karena itu tunggulah Aku — demikianlah firman TUHAN — pada hari Aku bangkit sebagai saksi. Sebab keputusan-Ku ialah mengumpulkan bangsa-bangsa dan menghimpunkan kerajaan-kerajaan untuk menumpahkan ke atas mereka geram-Ku, yakni segenap murka-Ku yang bernyala-nyala, sebab seluruh bumi akan dimakan habis oleh api cemburu-Ku."

9 "Tetapi sesudah itu Aku akan memberikan bibir lain kepada bangsa-bangsa, yakni bibir yang bersih, supaya sekaliannya mereka memanggil nama TUHAN, beribadah kepada-Nya dengan bahu-membahu.

10 Dari seberang sungai-sungai negeri Etiopia orang-orang yang memuja Aku, yang terserak-serak, akan membawa persembahan kepada-Ku.

11 Pada hari itu engkau tidak akan mendapat malu karena segala perbuatan durhaka yang kaulakukan terhadap Aku, sebab pada waktu itu Aku akan menyingkirkan dari padamu orang-orangmu yang ria congkak, dan engkau tidak akan lagi meninggikan dirimu di gunung-Ku yang kudus.

12 Di antaramu akan Kubiarkan hidup suatu umat yang rendah hati dan lemah, dan mereka akan mencari perlindungan pada nama TUHAN,

13 yakni sisa Israel itu. Mereka tidak akan melakukan kelaliman atau berbicara bohong; dalam mulut mereka tidak akan terdapat lidah penipu; ya, mereka akan seperti domba yang makan rumput dan berbaring dengan tidak ada yang mengganggunya."

14 Bersorak-sorailah, hai puteri Sion, bertempik-soraklah, hai Israel! Bersukacitalah dan beria-rialah dengan segenap hati, hai puteri Yerusalem!

15 TUHAN telah menyingkirkan hukuman yang jatuh atasmu, telah menebas binasa musuhmu. Raja Israel, yakni TUHAN, ada di antaramu; engkau tidak akan takut kepada malapetaka lagi.

16 Pada hari itu akan dikatakan kepada Yerusalem: "Janganlah takut, hai Sion! Janganlah tanganmu menjadi lemah lesu.

17 TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai,

18 seperti pada hari pertemuan raya." "Aku akan mengangkat malapetaka dari padamu, sehingga oleh karenanya engkau tidak lagi menanggung cela.

19 Sesungguhnya pada waktu itu Aku akan bertindak terhadap segala penindasmu, tetapi Aku akan menyelamatkan yang pincang, mengumpulkan yang terpencar dan akan membuat mereka yang mendapat malu menjadi kepujian dan kenamaan di seluruh bumi.

20 Pada waktu itu Aku akan membawa kamu pulang, yakni pada waktu Aku mengumpulkan kamu, sebab Aku mau membuat kamu menjadi kenamaan dan kepujian di antara segala bangsa di bumi dengan memulihkan keadaanmu di depan mata mereka," firman TUHAN.

Kita melihat Tuhan yang begitu baik dan sabar kepada umat-Nya. Tuhan selalu sediakan firman bagi umat Tuhan, menegur mereka dengan sabar, bahkan Tuhan tunjukkan bagaimana Tuhan membela umat Tuhan, supaya mereka sadar bahwa mereka dikasihi.

Namun, dari firman ini kita tahu, betapa umat Tuhan tidak peduli dan tidak menggubris, tetap hidup semau mereka. Hal ini yang disampaikan oleh Zefanya.

Bagaimana dengan kita? Apakah kita juga melihat betapa baiknya Tuhan kepada kita? Dia mau berbicara kepada kita melalui firman-Nya, menegur kita. Tuhan bahkan menyatakan seluruh kebaikan dan keadilan-Nya, yang bisa kita saksikan di tengah dunia ini.

Apakah kita sama dengan orang Israel, yang tidak menggubris seluruh kebaikan dan kesabaran Tuhan kepada kita?

Pesan Firman Tuhan pada hari ini :

1. Nasihat dan teguran Tuhan itu adalah agar kita bertobat dari jalan kita yang serong.

Zefanya 3:1-7

1 Celakalah si pemberontak dan si cemar, hai kota yang penuh penindasan!

2 Ia tidak mau mendengarkan teguran siapa pun dan tidak mempedulikan kecaman; kepada TUHAN ia tidak percaya dan kepada Allahnya ia tidak menghadap.

3 Para pemukanya di tengah-tengahnya adalah singa yang mengaum; para hakimnya adalah serigala pada waktu malam yang tidak meninggalkan apa pun sampai pagi hari.

4 Para nabinya adalah orang-orang ceroboh dan pengkhianat; para imamnya menajiskan apa yang kudus, memperkosa hukum Taurat.

5 Tetapi TUHAN adil di tengah-tengahnya, tidak berbuat kelaliman. Pagi demi pagi Ia memberi hukum-Nya; itu tidak pernah ketinggalan pada waktu fajar. Tetapi orang lalim tidak kenal malu!

6 "Aku telah melenyapkan bangsa-bangsa; menara-menara penjuru mereka telah musnah. Aku telah merusakkan jalan-jalannya, sehingga tidak ada orang yang lewat. Kota-kota mereka telah ditanduskan, sehingga tidak ada orang dan tidak ada penduduk.

7 Aku sangka: Tentulah ia sekarang akan takut kepada-Ku, akan mempedulikan kecaman dan segala yang Kutugaskan kepadanya tidak akan lenyap dari penglihatannya. Tetapi sesungguhnya mereka makin giat menjadikan busuk perbuatan mereka.

Bangsa Israel mengalami kerusakan yang sangat parah. Bukan hanya di tataran bawah, tetapi mulai dari tataran teratas sampai alim ulama mereka (ayat 3-5). Kerusakan yang masif dalam kehidupan umat Tuhan.

Namun, apakah Tuhan masih mengasihi mereka? Alkitab mencatat bahwa Tuhan masih mengasihi mereka. Tuhan itu baik dan sabar. Tuhan memperlihatkan nasihat-Nya. Tuhan memberikan firman-Nya setiap pagi, bahkan Tuhan menyatakan kuasa-Nya dengan membela mereka.

Namun, mereka tidak berubah. Mereka tidak menggubris semuanya itu.

Nasihat dan teguran Tuhan dimaksudkan agar umat-Nya kembali kepada Tuhan. Jangan hidup di hidup yang serong! Ini pesan yang sangat penting bagi kita umat percaya.

Firman Tuhan disediakan sebagai sarana anugerah Tuhan kepada kita, yang melindungi, menjaga dan meneguhkan kita.

Dia bahkan memperbaiki hidup kita, sehingga kehidupan kita yang sudah carut marut karena dunia ini, dikembalikan. Seperti jala yang koyak dirapihkan kembali, supaya hidup kita menjadi hidup yang memperkenankan Tuhan.

Kita sebagai orang percaya sering mendengarkan firman Tuhan. Mungkin dari kotbah, dari baca Alkitab setiap hari, dari orang lain memberi nasihat kepada kita atau saat kita melihat kesaksian orang lain.

Apakah itu semua penting bagi hidup kita? Apa itu Engkau anggap sebagai pesan penting dari Tuhan dalam hidup kita?

Apakah kita menjadi orang yang tidak menggubris apa yang Tuhan katakan kepada kita? Kita begitu rajin beribadah, mendengar kotbah dan menyaksikan karya-karya Tuhan dalam hidup kita. Namun, hidup kita tidak berubah.

Ketika kita mendengar firman-Nya, atau ketika Tuhan memberi nasihat atau teguran, ingatlah! Tuhan sangat mengasihi Engkau, supaya Engkau kembali kepada-Nya dan meninggalkan jalanmu yang serong dan mulai bersekutu dengan Dia.

2. Hanya Kristus yang dapat memberikan hati yang baru kepada manusia, untuk hidup dalam hidup yang baru.

Zefanya 3:9-10, 12-17

9 "Tetapi sesudah itu Aku akan memberikan bibir lain kepada bangsa-bangsa, yakni bibir yang bersih, supaya sekaliannya mereka memanggil nama TUHAN, beribadah kepada-Nya dengan bahu-membahu.

10 Dari seberang sungai-sungai negeri Etiopia orang-orang yang memuja Aku, yang terserak-serak, akan membawa persembahan kepada-Ku.

12 Di antaramu akan Kubiarkan hidup suatu umat yang rendah hati dan lemah, dan mereka akan mencari perlindungan pada nama TUHAN,

13 yakni sisa Israel itu. Mereka tidak akan melakukan kelaliman atau berbicara bohong; dalam mulut mereka tidak akan terdapat lidah penipu; ya, mereka akan seperti domba yang makan rumput dan berbaring dengan tidak ada yang mengganggunya."

14 Bersorak-sorailah, hai puteri Sion, bertempik-soraklah, hai Israel! Bersukacitalah dan beria-rialah dengan segenap hati, hai puteri Yerusalem!

15 TUHAN telah menyingkirkan hukuman yang jatuh atasmu, telah menebas binasa musuhmu. Raja Israel, yakni TUHAN, ada di antaramu; engkau tidak akan takut kepada malapetaka lagi.

16 Pada hari itu akan dikatakan kepada Yerusalem: "Janganlah takut, hai Sion! Janganlah tanganmu menjadi lemah lesu.

17 TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai,


Nabi Zefanya memang berbicara kepada bangsa Yehuda pada waktu yang lalu. Namun, di akhir kitab ini, Tuhan melalui Zefanya menyatakan suatu pengharapan yang gilang gemilang. Zefanya bukan saja berbicara tentang zamannya, tetapi juga tentang suatu masa yang akan datang.

Dikatakan bahwa Tuhan yang menjadi raja di atas segala raja, yaitu raja Israel, ada di tengah mereka. Ini berbicara soal zaman yang baru, yaitu kedatangan Yesus Kristus, Sang Imanuel itu, di mana Dia ada di tengah kita.

Apa yang disampaikan Zefanya di bagian akhir ini, bukan hanya kepada bangsa Yehuda atau bangsa Israel, tetapi kepada bangsa-bangsa lain.

Mereka akan mengenal Tuhan. Mereka akan dipulihkan. Mereka akan memiliki lidah bibir yang baru, mempunyai hati dan hidup yang baru. Itulah yang dinyatakan dalam bagian ini.

Manusia tidak sanggup lepas dari dirinya sendiri, bahkan dengan hukum-hukum apa pun, dia tidak sanggup hidup sepadan hukum itu.

Ada kabar baik yang Nabi Zefanya sampaikan kepada manusia, bahwa Tuhan ada di tengah kita, yaitu Imanuel, Yesus Sang Raja dari segala raja.

Dia sanggup mengubah hidup manusia dari manusia lama menjadi manusia baru. Semuanya itu Dia lakukan ketika Dia mengorbankan diri di atas kayu salib, mati bagi Engkau dan saya.

Ketika Engkau percaya kepada-Nya, Engkau menjadi anak Allah, di mana Dia memberikan Roh Kudus dalam hidupmu. Roh yang penuh kuasa dan belas kasihan, sehingga hidupmu mengalami kuasa-Nya untuk Engkau sanggup hidup dalam hidupmu yang baru.

Hidup baru adalah hidup dipenuhi oleh Roh Kudus. Roh Kudus mengendalikan hidup kita. Bukan kita yang punya hati yang lunak, tetapi Roh Kudus yang melunakkan hati kita. Bukan kita yang sanggup melakukan firman Allah, tetapi Roh Kudus memampukan kita.

Kita yang tadinya pemberontak, menjadi penurut-penurut Allah, karena Roh Kudus tinggal di dalam hati kita, sehingga apa yang ada dalam hati kita, yang baik itu, akan keluar dari bibir kita.

Yesus berkata bahwa segala sesuatu yang ada dalam hati kita akan melimpah dalam mulut kita. Itulah kehidupan orang percaya.

Setiap hari sebagai manusia baru kita mengalami pengudusan dan perubahan dalam hidup kita, sehingga setiap hari kita melihat buah yang manis dan menyenangkan Tuhan, buah yang menjadi berkat bagi orang lain.

Karya Kristus adalah karya untuk semua orang.

Oleh karena itu, mari kita datang kepada-Nya, yang sanggup memberi kita hidup yang baru dan melepaskan kita dari kuasa dosa, kuasa si jahat, kuasa maut dan murka Allah. Kita menjadi anak-anak Allah yang dikasihi dan dipelihara oleh Tuhan, dan diberi kuasa oleh Roh Kudus.

Doakan dan renungkan.

* Nasihat dan teguran Tuhan dimaksudkan agar umat-Nya kembali kepada Tuhan. Jangan hidup dalam kehidupan yang serong!

* Ketika Engkau percaya kepada-Nya, Engkau menjadi anak Allah, di mana Dia memberikan Roh Kudus dalam hidupmu, sehingga Engkau mengalami kuasa-Nya dalam hidupmu yang baru.

Gubris Nasihat Tuhan.