Audio Stream
00 : 00 : 00

Tuhan Adalah Gembalaku
Tuhan Adalah Gembalaku
RENUNGAN HARIAN
GKY MANGGA BESAR
Senin, 2 Januari 2023
Yosua 1:10-18
Perintah Tuhan Kepada Yosua Untuk Merebut Tanah Kanaan
Apakah ketaatan masih merupakan sebuah hal yang mulia atau manusia lebih mementingkan kebebasan, tidak lagi mau tunduk kepada kebenaran?
Sebagai orang percaya, ketaatan merupakan hal yang menyenangkan Tuhan.
Jangan pernah memulai penyimpangan atau kompromi untuk berlaku tidak benar, bahkan untuk hal yang kecil sekali pun.
Ini nasihat penting yang kita camkan baik-baik, sebab kita cenderung merasa penyimpangan atau kompromi untuk hal-hal yang kecil adalah hal yang biasa.
Bahkan ada orang berpendapat bahwa kompromi seperti itu diperlukan di dalam kita bergaul dengan orang lain.
Kita perlu menyadari bahwa perkara kecil itu adalah celah masuk perkara-perkara yang lebih besar, dan itu akan semakin besar sampai kita sendiri tidak dapat mengatasinya.
Orang percaya harus tidak memberikan sedikit pun celah yang membuat kita bisa mendukakan hati Roh Kudus.
Yosua 1:10-18
10 Lalu Yosua memberi perintah kepada pengatur-pengatur pasukan bangsa itu, katanya:
11 "Jalanilah seluruh perkemahan dan perintahkanlah kepada bangsa itu, demikian: Sediakanlah bekalmu, sebab dalam tiga hari kamu akan menyeberangi sungai Yordan ini untuk pergi menduduki negeri yang akan diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk diduduki."
12 Kepada orang Ruben, kepada orang Gad dan kepada suku Manasye yang setengah itu berkatalah Yosua, demikian:
13 "Ingatlah kepada perkataan yang dipesankan Musa, hamba TUHAN itu, kepadamu, yakni: TUHAN, Allahmu, mengaruniakan keamanan kepadamu dan memberikan kepadamu negeri ini;
14 perempuan-perempuan dan anak-anak di antara kamu dan ternakmu boleh tinggal di negeri yang diberikan Musa kepadamu di seberang sungai Yordan, tetapi kamu, semua pahlawan yang gagah perkasa, haruslah menyeberang di depan saudara-saudaramu dengan bersenjata, dan haruslah menolong mereka,
15 sampai TUHAN mengaruniakan keamanan kepada saudara-saudaramu seperti kepada kamu juga, dan mereka juga menduduki negeri yang akan diberikan kepada mereka oleh TUHAN, Allahmu. Kemudian bolehlah kamu pulang kembali ke negerimu sendiri dan menduduki negeri yang diberikan Musa, hamba TUHAN itu, kepadamu di seberang sungai Yordan, di sebelah matahari terbit."
16 Lalu mereka menjawab Yosua, katanya: "Segala yang kauperintahkan kepada kami akan kami lakukan dan ke mana pun kami akan kausuruh, kami akan pergi;
17 sama seperti kami mendengarkan perintah Musa, demikianlah kami akan mendengarkan perintahmu. Hanya, TUHAN, Allahmu, kiranya menyertai engkau, seperti Ia menyertai Musa.
18 Setiap orang yang menentang perintahmu dan tidak mendengarkan perkataanmu, apa pun yang kauperintahkan kepadanya, dia akan dihukum mati. Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu!"
Yosua telah mendapat mandat dari Tuhan, untuk memimpin umat Tuhan, bangsa Israel masuk ke tanah perjanjian. Sekarang Yosua mempersiapkan umat Tuhan untuk menyebrangi Sungai Yordan.
Untuk itu, pengatur-pengatur pasukan harus memeriksa kemah-kemah untuk mempersiapkan umat Tuhan melakukan misi perjalanan tersebut.
Pada saat itu, Yosua perlu berbicara dengan suku Ruben dan suku Gad serta setengah suku Benyamin, agar mereka membantu suku-suku lain untuk menduduki tanah mereka, barulah mereka kembali ke tanah sebrang Sungai Yordan.
Pesan Firman Tuhan pada hari ini :
1. Langkah pertama di dalam segala sesuatu adalah ketaatan kepada Tuhan.
Yosua 1:12-15
12 Kepada orang Ruben, kepada orang Gad dan kepada suku Manasye yang setengah itu berkatalah Yosua, demikian:
13 "Ingatlah kepada perkataan yang dipesankan Musa, hamba TUHAN itu, kepadamu, yakni: TUHAN, Allahmu, mengaruniakan keamanan kepadamu dan memberikan kepadamu negeri ini;
14 perempuan-perempuan dan anak-anak di antara kamu dan ternakmu boleh tinggal di negeri yang diberikan Musa kepadamu di seberang sungai Yordan, tetapi kamu, semua pahlawan yang gagah perkasa, haruslah menyeberang di depan saudara-saudaramu dengan bersenjata, dan haruslah menolong mereka,
15 sampai TUHAN mengaruniakan keamanan kepada saudara-saudaramu seperti kepada kamu juga, dan mereka juga menduduki negeri yang akan diberikan kepada mereka oleh TUHAN, Allahmu. Kemudian bolehlah kamu pulang kembali ke negerimu sendiri dan menduduki negeri yang diberikan Musa, hamba TUHAN itu, kepadamu di seberang sungai Yordan, di sebelah matahari terbit."
Sebelum misi perjalanan memasuki tanah perjanjian, langkah pertama yang dilakukan Yosua adalah mengingatkan suku Ruben, Gad dan setengah suku Manasye akan apa yang mereka sudah setujui dari yang Musa katakan kepada mereka.
Pada zaman Musa, ketiga suku ini sudah berada di tanah di sebrang Sungai Yordan. Mereka melihat tanah itu baik dan mereka mempunyai ternak yang banyak. Oleh karena itu, mereka meminta tanah itu.
Bilangan 32:2-5
2 Lalu datanglah bani Gad dan bani Ruben dan berkata kepada Musa, imam Eleazar dan para pemimpin umat itu:
3 "Atarot, Dibon, Yaezer, Nimra, Hesybon, Eleale, Sebam, Nebo dan Beon,
4 negeri yang telah dikalahkan oleh TUHAN untuk umat Israel, itulah suatu negeri yang baik untuk peternakan dan hamba-hambamu ini memang ada ternaknya."
5 Lagi kata mereka: "Jika kami mendapat kasihmu, biarlah negeri ini diberikan kepada hamba-hambamu ini sebagai milik; janganlah kami harus pindah ke seberang sungai Yordan."
Mereka diberikan tanah oleh Musa di sebrang Sungai Yordan, tetapi Musa berpesan bahwa mereka harus membantu saudara-saudaranya untuk menduduki tanah masing-masing.
Para pahlawan yang gagah perkasa harus ikut menyebrang, meskipun perempuan-perempuan dan ternak-ternak tidak perlu menyebrang, sampai mereka semua sudah menerima tanah masing-masing, barulah ketiga suku ini boleh kembali ke tanah mereka masing-masing.
Apakah hal yang esensial yang Yosua lakukan? Di dalam kita melakukan segala sesuatu, kita harus mulai dengan ketaatan kepada Tuhan.
Hanya dengan ketaatan kepada Tuhan, itulah jalan berkat yang Tuhan sediakan bagi kita. Jika ada ketidaktaatan atau penyimpangan, kita sedang menjauhi dari hidup diberkati Tuhan.
Ketika kita taat kepada Tuhan, kita sedang ada di dalam jalur berkat itu, karena Tuhan adalah Tuhan yang memang senang memberkati kita.
Ketika Tuhan memberikan perintah, janji, ketetapan, atau peringatan kepada kita, sebetulnya seluruhnya itu demi kesejahteraan kita.
Oleh karena itu, di dalam kita memulai segala sesuatu, kuliah, sekolah, bekerja, atau usaha setiap hari, mulai langkah pertama dengan belajar taat.
Satu-satunya jalan agar Engkau diberkati oleh Tuhan adalah hanya dengan ketaatan.
Yosua melakukannya, karena itu ia mengingatkan ketiga suku ini. Sebelum melangkah, mereka harus komitmen untuk taat kepada Tuhan.
Mereka taat kepada Tuhan, dan bangsa Israel menduduki tanah masing-masing di dalam anugerah Tuhan.
2. Ketaatan kita adalah melakukan kehendak Tuhan dengan sungguh-sungguh dan segala sesuatu yang kita dapatkan adalah pemberian Tuhan kepada kita.
Yosua 1:15-17
15 sampai TUHAN mengaruniakan keamanan kepada saudara-saudaramu seperti kepada kamu juga, dan mereka juga menduduki negeri yang akan diberikan kepada mereka oleh TUHAN, Allahmu. Kemudian bolehlah kamu pulang kembali ke negerimu sendiri dan menduduki negeri yang diberikan Musa, hamba TUHAN itu, kepadamu di seberang sungai Yordan, di sebelah matahari terbit."
16 Lalu mereka menjawab Yosua, katanya: "Segala yang kauperintahkan kepada kami akan kami lakukan dan ke mana pun kami akan kausuruh, kami akan pergi;
17 sama seperti kami mendengarkan perintah Musa, demikianlah kami akan mendengarkan perintahmu. Hanya, TUHAN, Allahmu, kiranya menyertai engkau, seperti Ia menyertai Musa.
Apakah Tuhan sungguh tergantung kepada tiga suku ini, supaya memberikan keamanan kepada bangsa Israel? Tidak demikian.
Sesungguhnya ketaatan tiga suku ini adalah berkat bagi mereka, karena ini sebuah kepercayaan yang Tuhan berikan kepada mereka.
Ketika mereka membantu suku-suku lain menduduki tanah masing-masing dan mereka menang, karena Tuhan ingin mereka mengalami sukacita dan kebanggaan bahwa mereka juga mengambil bagian, masuk ke dalam rencana Tuhan.
Seluruh keamanan dan keberhasilan itu pemberian Tuhan. Jikalau tiga suku ini bisa membantu suku-suku lain, sebetulnya mereka mengalami kebaikan Tuhan, mengambil bagian di dalamnya.
Dalam kehidupan kita, ketaatan adalah melakukan kehendak Tuhan dengan sungguh-sungguh, tetapi segala sesuatu yang kita dapatkan itu bukan karena jasa kita, tetapi semata-mata karena pemberian Tuhan.
Ketika dipanggil untuk taat, itu sesungguhnya kepercayaan yang Tuhan berikan kepada kita. Tuhan percaya kepada kita, dengan apa yang kita perbuat atau usahakan, supaya kita juga melihat akan kebaikan Tuhan.
Setiap prestasi atau sesuatu yang baik yang kita kerjakan, memberikan dampak kepada batin kita, sehingga kita juga menjadi orang yang memiliki optimisme dalam hidup kita.
Tuhan tidak memanjakan kita karena orang yang manja tidak tangguh menghadapi situasi-situasi sulit.
Dia tidak mengenal anugerah Tuhan dan tidak mengenal berkat dan kebaikan yang Tuhan berikan kepada dirinya.
Namun, kepercayaan Tuhan membuat kita sanggup menghadapi segala kesulitan dan tantangan, tetapi Tuhanlah yang memberikan kemenangan kepada kita.
Ketaatan bukanlah sebuah jasa, melainkan kepercayaan yang Tuhan berikan kepada kita. Segala sesuatu yang Tuhan berikan kepada kita bukan karena jasa kita, itu semata-mata karena kebaikan Tuhan kepada kita.
Oleh karena itu, mari kita taat kepada Tuhan sepenuhnya, karena itu sebuah kepercayaan Tuhan yang diberikan kepada kita.
Doakan dan renungkan.
*Kepada suku Ruben, Gad dan Manasye yang setengah itu, Yosua menyampaikan pesan bahwa mereka harus menolong suku lain, sampai TUHAN mengaruniakan keamanan kepada mereka semua.
* Jawab mereka,”Sama seperti kami mendengarkan perintah Musa, demikianlah kami akan mendengarkan perintahmu…”
Ketaatan adalah kepercayaan dari Tuhan