Audio Stream
00 : 00 : 00

Tuhan Adalah Gembalaku
Tuhan Adalah Gembalaku
RENUNGAN HARIAN
GKY MANGGA BESAR
Selasa, 13 Desember 2022
Yoel 3:1-16
Berkat Untuk Umat Tuhan (Part 1)
Tuhan memberi potensi yang baik bagi setiap kita, karena apa yang baik itu datang dari Tuhan.
Namun, apakah Engkau sudah optimal di dalam mengekspresikan dan memberdayakan apa yang baik yang Tuhan berikan padamu?
Hanya orang yang hidup dipenuhi Roh Kudus, menjadi orang yang bisa optimal dalam kehidupannya.
Pengajaran Tuhan Yesus kepada kita adalah “Kasihilah sesamamu, seperti Aku telah mengasihi kamu.” Bahkan Dia juga mengajar, “Kasihilah musuhmu, berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.”
Apa yang Tuhan Yesus perintahkan kepada kita, bukanlah perkara yang mudah. Ini perkara yang sangat sulit.
Apa sebenarnya makna dari perintah Tuhan Yesus itu? Dia sangat mengasihi kita. Kita tidak perlu kuatir tentang diri kita.
Kita ini adalah orang yang sudah dimerdekakan di dalam Kristus. Dia ada bersama-sama kita. Dia Pembela kita. Lakukan saja apa yang baik!
Banyak orang di dunia ini tidak dapat optimal dalam meningkatkan kualitas hidup mereka, karena ada begitu banyak pertimbangan dan ketakutan.
Banyak orang membalas kejahatan dengan kejahatan. Mereka sedang membela dirinya sendiri, karena tidak ada yang membela mereka.
Hanya orang yang sudah dimerdekakan oleh Kristus, yang hidup di dalam Roh Kudus, dapat optimal dalam hal-hal baik, yang Tuhan telah berikan kepadanya.
Yoel 3:1-16
1 "Sebab sesungguhnya pada hari-hari itu dan pada waktu itu, apabila Aku memulihkan keadaan Yehuda dan Yerusalem,
2 Aku akan mengumpulkan segala bangsa dan akan membawa mereka turun ke lembah Yosafat; Aku akan beperkara dengan mereka di sana mengenai umat-Ku dan milik-Ku sendiri, Israel, oleh karena mereka mencerai-beraikannya ke antara bangsa-bangsa dan membagi-bagi tanah-Ku,
3 oleh karena mereka membuang undi mengenai umat-Ku, menyerahkan seorang anak laki-laki karena seorang sundal, dan menjual seorang anak perempuan karena anggur untuk diminum.
4 Lagi apakah sangkut pautmu dengan Aku, hai Tirus dan Sidon dan seluruh wilayah Filistin? Apakah kamu ini hendak membalas perbuatan-Ku? Apabila kamu melakukan sesuatu terhadap Aku, maka dengan cepat, dengan segera Aku akan membalikkan perbuatanmu itu kepadamu sendiri.
5 Oleh karena kamu telah mengambil perak-Ku dan emas-Ku dan telah membawa barang-barang-Ku yang berharga yang indah-indah ke tempat-tempat ibadahmu,
6 dan telah menjual orang-orang Yehuda dan orang-orang Yerusalem kepada orang Yunani dengan maksud menjauhkan mereka dari daerah mereka.
7 Sesungguhnya Aku akan menggerakkan mereka dari tempat ke mana kamu menjual mereka, dan Aku akan membalikkan perbuatanmu itu ke atas kepalamu sendiri.
8 Aku akan menjual anak-anakmu laki-laki dan perempuan kepada orang-orang Yehuda dan mereka akan menjual anak-anakmu itu kepada orang-orang Syeba, kepada suatu bangsa yang jauh, sebab TUHAN telah mengatakannya."
9 Maklumkanlah hal ini di antara bangsa-bangsa: bersiaplah untuk peperangan, gerakkanlah para pahlawan; suruhlah semua prajurit tampil dan maju!
10 Tempalah mata bajakmu menjadi pedang dan pisau-pisau pemangkasmu menjadi tombak; baiklah orang yang tidak berdaya berkata: "Aku ini pahlawan!"
11 Bergeraklah dan datanglah, hai segala bangsa dari segenap penjuru, dan berkumpullah ke sana! Bawalah turun, ya TUHAN, pahlawan-pahlawan-Mu!
12 Baiklah bangsa-bangsa bergerak dan maju ke lembah Yosafat, sebab di sana Aku akan duduk untuk menghakimi segala bangsa dari segenap penjuru.
13 Ayunkanlah sabit, sebab sudah masak tuaian; marilah, iriklah, sebab sudah penuh tempat anggur; tempat-tempat pemerasan kelimpahan, sebab banyak kejahatan mereka.
14 Banyak orang, banyak orang di lembah penentuan! Ya, sudah dekat hari Tuhan di lembah penentuan!
15 Matahari dan bulan menjadi gelap, dan bintang-bintang menghilangkan cahayanya.
16 TUHAN mengaum dari Sion, dari Yerusalem Ia memperdengarkan suara-Nya, dan langit dan bumi bergoncang. Tetapi TUHAN adalah tempat perlindungan bagi umat-Nya, dan benteng bagi orang Israel.
Perjanjian Lama mengajarkan kita bahwa Tuhan dapat memakai bangsa lain untuk mendisiplin umat Tuhan, bangsa Israel.
Namun, Tuhan tidak pernah membiarkan bangsa lain mengambil kesempatan untuk membinasakan umat Tuhan.
Ingatkah bagaimana Tuhan mengizinkan iblis menggocoh Ayub tetapi Dia tidak membiarkan iblis seenaknya bertindak membinasakan Ayub?
Firman Tuhan memberi kita sebuah pengenalan akan siapa Tuhan yang kita percaya.
Pesan Firman Tuhan pada hari ini :
1. Setiap perbuatan dan perlakuan manusia terhadap orang-orang percaya tidak pernah tidak diperhitungkan oleh Tuhan.
Yoel 3:1-6
1 "Sebab sesungguhnya pada hari-hari itu dan pada waktu itu, apabila Aku memulihkan keadaan Yehuda dan Yerusalem,
2 Aku akan mengumpulkan segala bangsa dan akan membawa mereka turun ke lembah Yosafat; Aku akan beperkara dengan mereka di sana mengenai umat-Ku dan milik-Ku sendiri, Israel, oleh karena mereka mencerai-beraikannya ke antara bangsa-bangsa dan membagi-bagi tanah-Ku,
3 oleh karena mereka membuang undi mengenai umat-Ku, menyerahkan seorang anak laki-laki karena seorang sundal, dan menjual seorang anak perempuan karena anggur untuk diminum.
4 Lagi apakah sangkut pautmu dengan Aku, hai Tirus dan Sidon dan seluruh wilayah Filistin? Apakah kamu ini hendak membalas perbuatan-Ku? Apabila kamu melakukan sesuatu terhadap Aku, maka dengan cepat, dengan segera Aku akan membalikkan perbuatanmu itu kepadamu sendiri.
5 Oleh karena kamu telah mengambil perak-Ku dan emas-Ku dan telah membawa barang-barang-Ku yang berharga yang indah-indah ke tempat-tempat ibadahmu,
6 dan telah menjual orang-orang Yehuda dan orang-orang Yerusalem kepada orang Yunani dengan maksud menjauhkan mereka dari daerah mereka.
Ada waktunya Tuhan akan menghakimi perbuatan-perbuatan manusia terhadap orang-orang percaya. Waktunya itu adalah hari Tuhan.
Di sini “lembah Yosafat” adalah lembah penentuan, yaitu tempat di mana seluruh manusia dihakimi oleh Tuhan, karena perbuatan mereka secara khusus kepada orang-orang percaya.
Tuhan tidak pernah lupa akan apa yang diperbuat oleh manusia kepada orang-orang percaya. Yang digambarkan di sini adalah umat Tuhan, bangsa Israel.
Bangsa-bangsa lain menghina umat Tuhan. Mereka memperbudak dan menjual umat Tuhan karena hawa nafsu mereka.
Mereka juga merusak ibadah dari umat Tuhan dengan membawa seluruh perkakas-perkakas ibadah masuk ke rumah ibadah bangsa-bangsa lain. Tuhan berperkara dengan mereka.
Hari ini sebagai orang percaya, kita tidak selalu dapat hidup sebagai orang percaya dengan mudah.
Adakalanya di pelbagai tempat, banyak orang percaya mendapat kesulitan, bahkan kesulitan untuk beribadah kepada Tuhan, kesulitan punya gedung gereja sendiri.
Orang-orang percaya mengalami penganiayaan, bahkan masuk penjara, dianiaya karena imannya kepada Yesus Kristus.
Orang percaya bahkan diperlakukan seperti budak, dicerca, dimaki, dihina dengan sangat keji. Apakah Tuhan lupa akan perbuatan-perbuatan manusia kepada orang percaya?
Alkitab memberitahukan kita bahwa pada waktunya, Tuhan yang maha dahsyat itu akan mengumpulkan orang-orang ini dan Dia akan menghakimi mereka.
Tidak ada seorang pun yang dapat lepas dari penghakiman Tuhan. Berita ini adalah berita yang mengerikan. Siapa yang dapat tahan di bawah murka Tuhan yang sangat dahsyat itu?
Oleh karena itu, Tuhan memanggil kita orang percaya untuk berbelas kasihan kepada orang-orang yang mungkin menganiaya, melawan, membenci, memaki.
Memperlakukan orang percaya dengan semena-mena, sebab mereka adalah orang-orang yang satu kali tidak akan luput dari murka Allah.
Tuhan tidak mengizinkan kita orang-orang percaya untuk semena-mena terhadap orang lain.
Yang Tuhan inginkan adalah kita menjadi saksi Kristus. Mengasihi mereka yang membenci kita, mengasihi yang memusuhi kita, bahkan berdoa bagi mereka yang mengutuk kita.
Kita juga harus berbuat baik kepada mereka yang menganiaya kita.
Semua itu semata-mata karena tidak ada seorang pun yang sanggup tahan di bawah murka Allah yang mengerikan itu.
Mari kita hidup sebagai orang percaya, dan berbelas kasihan kepada orang lain, karena jika orang itu tidak percaya kepada Yesus Kristus, murka Allah yang dahsyat sudah ada di atas kepala mereka.
2. Penghakiman Tuhan yang mengerikan akan terjadi pada hari Tuhan, namun bagi orang percaya Tuhan adalah tempat perlindungan.
Yoel 3:11-16
11 Bergeraklah dan datanglah, hai segala bangsa dari segenap penjuru, dan berkumpullah ke sana! Bawalah turun, ya TUHAN, pahlawan-pahlawan-Mu!
12 Baiklah bangsa-bangsa bergerak dan maju ke lembah Yosafat, sebab di sana Aku akan duduk untuk menghakimi segala bangsa dari segenap penjuru.
13 Ayunkanlah sabit, sebab sudah masak tuaian; marilah, iriklah, sebab sudah penuh tempat anggur; tempat-tempat pemerasan kelimpahan, sebab banyak kejahatan mereka.
14 Banyak orang, banyak orang di lembah penentuan! Ya, sudah dekat hari Tuhan di lembah penentuan!
15 Matahari dan bulan menjadi gelap, dan bintang-bintang menghilangkan cahayanya.
16 TUHAN mengaum dari Sion, dari Yerusalem Ia memperdengarkan suara-Nya, dan langit dan bumi bergoncang. Tetapi TUHAN adalah tempat perlindungan bagi umat-Nya, dan benteng bagi orang Israel.
Penghakiman Tuhan pasti akan terjadi satu kali. Itu disebut hari Tuhan. Kapan itu akan terjadi? Ketika dosa manusia sudah pada titik kulminasinya, Allah akan menghakimi umat manusia.
Dalam masa apakah Yesus Kristus datang ke dalam dunia, membawa kabar baik bagi dunia? Ketika kulminasi dosa manusia sudah pada titik puncaknya. Yesus datang membawa kabar baik supaya manusia berdosa boleh mengalami kasih karunia Tuhan.
Sekarang kita masih dalam masa kasih karunia, di mana Tuhan memanggil orang-orang untuk diselamatkan.
Namun, ada satu kali nanti di mana kulminasi dosa manusia sudah pada puncaknya, maka tiba waktunya hari Tuhan, di mana Tuhan tidak lagi berkasih karunia, melainkan Tuhan akan menghakimi dengan murka yang amat dahsyat.
Hari Tuhan merupakan hari yang maha gelap bagi semua umat manusia, tetapi bagi orang-orang percaya, hari itu adalah hari kemuliaan, di mana anak-anak Allah akan dinyatakan. Anak-anak Allah akan mengalami kemuliaan Tuhan, dan bagi orang percaya, Tuhan adalah tempat perlindungan.
Oleh karena itu, setiap kita orang percaya, mari kita memiliki mata yang tertuju pada hari itu. Hari kedatangan Tuhan kita, Yesus Kristus. Hari yang penuh kemuliaan.
Rasul Paulus berkata, “Penderitaan hari ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan Tuhan berikan kepada kita, yaitu kemuliaan Anak Domba itu sendiri.”
Sebagai orang percaya, mari kita menghidupi kehidupan ini dengan sukacita, karena hidup kita tidak bergantung pada diri kita, tetapi pada kasih karunia Tuhan.
Namun, jikalau kita belum percaya, inilah kesempatan untuk percaya pada Yesus Kristus, karena hanya orang yang berseru nama Tuhan Yesus, dapat diselamatkan dari murka Allah.
Biarlah kita tidak menganggap enteng masa kasih karunia ini, tetapi kita menjadi orang-orang yang bijaksana, yang mengerti betapa Tuhan mencintai kita, dan menyelamatkan kita.
Doakan dan renungkan.
* TUHAN mengaum dari Sion, dari Yerusalem Ia memperdengarkan suara-Nya. Langit dan bumi bergoncang, tetapi TUHAN adalah tempat perlindungan bagi umat-Nya.
* Penghakiman yang mengerikan akan terjadi pada hari Tuhan, namun bagi orang percaya Tuhan adalah tempat perlindungan.
Kiamat tidak menakutkan, asal kita bersamaNya