Login

Daftar

All Episode

Audio Stream

Podcast
Lagu Indonesia
Podcast
Lagu Mandarin

00 : 00 : 00

Back

TAG

Renungan Harian
GKY Mangga Besar

Sabtu, 19 November 2022

Tuhan Adalah Gembalaku

Tuhan Adalah Gembalaku

RENUNGAN HARIAN

GKY MANGGA BESAR

Sabtu, 19 November 2022


Kisah Para Rasul 26:1-32

Pembelaan Paulus di Hadapan Agripa


Keselamatan adalah semata-mata kasih karunia Allah, dan orang bisa diselamatkan karena dia dipilih oleh Allah di dalam Kristus, bukan karena dia yang memilih Allah.


Kita bersyukur, karena kalau bukan karena kasih karunia Allah, tidak seorang pun di muka bumi yang dapat diselamatkan.


Tahukan Anda bahwa yang membaca Alkitab bukan hanya terbatas kepada orang-orang Kristen. Melainkan juga orang-orang lain termasuk kaum cendekiawan dan orang-orang yang memiliki keyakinan yang berbeda.


Kita mendapatkan bahwa ada orang-orang yang membaca Kitab Suci, lalu terbukalah matanya, mata rohaninya dan dia percaya kepada Yesus Kristus dan disitu dia menerima hidup yang kekal, puji Tuhan!


Namun, banyak di antara mereka yang membaca Alkitab dan tetap tidak percaya, tidak sampai beriman kepada Yesus Kristus.


Apakah mereka tidak mengetahui bahwa apa yang tertulis itu berpadanan dengan sejarah yang ada?

Tentu ada sebagian dari mereka yang tidak tahu, tetapi tidak kurang juga ada banyak di antara mereka yang tahu.


Namun, mereka tetap tidak percaya kepada Yesus Kristus meskipun mereka sudah membaca Alkitab.


Berapa banyak buku-buku tertentu di dunia ini yang ditulis tanpa dasar, kebenaran atau bukti yang kuat? Namun, orang-orang bisa percaya, seperti contoh sebuah novel yang diterbitkan, yaituDa Vinci Code.


Ini adalah sebuah novel, kisah fiksi yang dibalut sebagian di dalam konteks sejarah. Namun, sesungguhnya ada banyak hal yang tidak sesuai dengan realitas yang sebenarnya.


Ada banyak orang memegangDa Vinci Codesebagai sebuah kebenaran dan mendasarkan keyakinan mereka kepada buku itu, bukan hanya sebuah novel.


Juga ada orang-orang melandaskan keyakinannya kepada sebuah injil yang sebetulnya tidak terbit pada abad pertama, misalnya injil Barnabas.


Manuskrip asli dari injil Barnabas pertama kali muncul di tahun 1709, dan disimpan di perpustakaan Vienna tahun 1738.


Dari uji tinta, naskah itu kira-kira ditulis pada abad 16 dan 17. Ini ada pada raja Prusia, tulisan dalam injil Barnabas sesungguhnya tidak sesuai dengan sejarah, karena di dalam nya ditulis bahwa Yesus lahir pada masa pemerintahan Pontius Pilatus.


Kita tahu Pontius Pilatus berkuasa pada tahun 26 A.D, dikatakan juga bahwa Yesus berlayar melalui danau Galilea ke Nazaret, sedangkan di sekitar Nazaret tidak ada danau, semua daratan.


Bagaimana Yesus berlayar melalui danau Galilea menuju ke Nazaret?


Sebenarnya apa yang terjadi dengan manusia?


Roma 3:10-11

10 seperti ada tertulis: "Tidak ada yang benar, seorangpun tidak.


11 Tidak ada seorangpun yang berakal budi, tidak ada seorangpun yang mencari Allah.


Apa yang ditulis di kitab Roma yang merupakan kutipan dari Perjanjian Lama, itulah realitas yang sesungguhnya di dalam diri manusia.


Kisah Para Rasul 26:1-32


1 Kata Agripa kepada Paulus: "Engkau diberi kesempatan untuk membela diri." Paulus memberi isyarat dengan tangannya, lalu memberi pembelaannya seperti berikut:


2 "Ya raja Agripa, aku merasa berbahagia, karena pada hari ini aku diperkenankan untuk memberi pertanggungan jawab di hadapanmu terhadap segala tuduhan yang diajukan orang-orang Yahudi terhadap diriku,


3 terutama karena engkau tahu benar-benar adat istiadat dan persoalan orang Yahudi. Sebab itu aku minta kepadamu, supaya engkau mendengarkan aku dengan sabar.


4 Semua orang Yahudi mengetahui jalan hidupku sejak masa mudaku, sebab dari semula aku hidup di tengah-tengah bangsaku di Yerusalem.


5 Sudah lama mereka mengenal aku dan sekiranya mereka mau, mereka dapat memberi kesaksian, bahwa aku telah hidup sebagai seorang Farisi menurut mazhab yang paling keras dalam agama kita.


6 Dan sekarang aku harus menghadap pengadilan oleh sebab aku mengharapkan kegenapan janji, yang diberikan Allah kepada nenek moyang kita,


7 dan yang dinantikan oleh kedua belas suku kita, sementara mereka siang malam melakukan ibadahnya dengan tekun. Dan karena pengharapan itulah, ya raja Agripa, aku dituduh orang-orang Yahudi.


8 Mengapa kamu menganggap mustahil, bahwa Allah membangkitkan orang mati?


9 Bagaimanapun juga, aku sendiri pernah menyangka, bahwa aku harus keras bertindak menentang nama Yesus dari Nazaret.


10 Hal itu kulakukan juga di Yerusalem. Aku bukan saja telah memasukkan banyak orang kudus ke dalam penjara, setelah aku memperoleh kuasa dari imam-imam kepala, tetapi aku juga setuju, jika mereka dihukum mati.


11 Dalam rumah-rumah ibadat aku sering menyiksa mereka dan memaksanya untuk menyangkal imannya dan dalam amarah yang meluap-luap aku mengejar mereka, bahkan sampai ke kota-kota asing."


12 "Dan dalam keadaan demikian, ketika aku dengan kuasa penuh dan tugas dari imam-imam kepala sedang dalam perjalanan ke Damsyik,


13 tiba-tiba, ya raja Agripa, pada tengah hari bolong aku melihat di tengah jalan itu cahaya yang lebih terang dari pada cahaya matahari, turun dari langit meliputi aku dan teman-teman seperjalananku.


14 Kami semua rebah ke tanah dan aku mendengar suatu suara yang mengatakan kepadaku dalam bahasa Ibrani: Saulus, Saulus, mengapa engkau menganiaya Aku? Sukar bagimu menendang ke galah rangsang.


15 Tetapi aku menjawab: Siapa Engkau, Tuhan? Kata Tuhan: Akulah Yesus, yang kauaniaya itu.


16 Tetapi sekarang, bangunlah dan berdirilah. Aku menampakkan diri kepadamu untuk menetapkan engkau menjadi pelayan dan saksi tentang segala sesuatu yang telah kaulihat dari pada-Ku dan tentang apa yang akan Kuperlihatkan kepadamu nanti.


17 Aku akan mengasingkan engkau dari bangsa ini dan dari bangsa-bangsa lain. Dan Aku akan mengutus engkau kepada mereka,


18 untuk membuka mata mereka, supaya mereka berbalik dari kegelapan kepada terang dan dari kuasa Iblis kepada Allah, supaya mereka oleh iman mereka kepada-Ku memperoleh pengampunan dosa dan mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang yang dikuduskan.


19 Sebab itu, ya raja Agripa, kepada penglihatan yang dari sorga itu tidak pernah aku tidak taat.


20 Tetapi mula-mula aku memberitakan kepada orang-orang Yahudi di Damsyik, di Yerusalem dan di seluruh tanah Yudea, dan juga kepada bangsa-bangsa lain, bahwa mereka harus bertobat dan berbalik kepada Allah serta melakukan pekerjaan-pekerjaan yang sesuai dengan pertobatan itu.


21 Karena itulah orang-orang Yahudi menangkap aku di Bait Allah, dan mencoba membunuh aku.


22 Tetapi oleh pertolongan Allah aku dapat hidup sampai sekarang dan memberi kesaksian kepada orang-orang kecil dan orang-orang besar. Dan apa yang kuberitakan itu tidak lain dari pada yang sebelumnya telah diberitahukan oleh para nabi dan juga oleh Musa,


23 yaitu, bahwa Mesias harus menderita sengsara dan bahwa Ia adalah yang pertama yang akan bangkit dari antara orang mati, dan bahwa Ia akan memberitakan terang kepada bangsa ini dan kepada bangsa-bangsa lain."


24 Sementara Paulus mengemukakan semuanya itu untuk mempertanggungjawabkan pekerjaannya, berkatalah Festus dengan suara keras: "Engkau gila, Paulus! Ilmumu yang banyak itu membuat engkau gila."


25 Tetapi Paulus menjawab: "Aku tidak gila, Festus yang mulia! Aku mengatakan kebenaran dengan pikiran yang sehat!


26 Raja juga tahu tentang segala perkara ini, sebab itu aku berani berbicara terus terang kepadanya. Aku yakin, bahwa tidak ada sesuatupun dari semuanya ini yang belum didengarnya, karena perkara ini tidak terjadi di tempat yang terpencil.


27 Percayakah engkau, raja Agripa, kepada para nabi? Aku tahu, bahwa engkau percaya kepada mereka."


28 Jawab Agripa: "Hampir-hampir saja kauyakinkan aku menjadi orang Kristen!"


29 Kata Paulus: "Aku mau berdoa kepada Allah, supaya segera atau lama-kelamaan bukan hanya engkau saja, tetapi semua orang lain yang hadir di sini dan yang mendengarkan perkataanku menjadi sama seperti aku, kecuali belenggu-belenggu ini."


30 Lalu bangkitlah raja dan wali negeri serta Bernike dan semua orang yang duduk bersama-sama mereka.


31 Sementara mereka keluar, mereka berkata seorang kepada yang lain: "Orang itu tidak melakukan sesuatu yang setimpal dengan hukuman mati atau hukuman penjara."


32 Kata Agripa kepada Festus: "Orang itu sebenarnya sudah dapat dibebaskan sekiranya ia tidak naik banding kepada Kaisar."


Rasul Paulus sekarang didengar oleh raja Agripa ke-2 yang adalah anak dari raja Agripa pertama, dan merupakan keturunan dari Herodes Antipas dan juga Herodes Agung.


Raja Agripa ke-2 yang ditulis di bagian yang kita baca, merupakan raja yang sungguh-sungguh mengikuti keagamaan Yudaisme.


Oleh karena itu, Festus minta raja Agripa ke-2 untuk mendengarkan Paulus, karena raja Agripa ke-2 banyak tahu tentang Perjanjian Lama. Bahkan apa yang terjadi pada masa itu terkait dengan Yesus Kristus.


Dibandingkan dengan Herodes-Herodes sebelumnya, yaitu leluhurnya, ia adalah seorang yang jauh lebih baik.


Namun, jauh lebih baik atau jauh lebih religius tetap tidak cukup untuk menerima hidup yang kekal. Seseorang boleh mendapat hidup yang kekal ketika dia menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat dan Tuhan dalam hidupnya.


Pesan Firman Tuhan pada hari ini :

1. Hanya Kristus yang dapat menyingkapkan selubung yang menutupi hati seseorang ketika ia membaca Alkitab.


Kisah Para Rasul 26:22-23

22 Tetapi oleh pertolongan Allah aku dapat hidup sampai sekarang dan memberi kesaksian kepada orang-orang kecil dan orang-orang besar. Dan apa yang kuberitakan itu tidak lain dari pada yang sebelumnya telah diberitahukan oleh para nabi dan juga oleh Musa,


23 yaitu, bahwa Mesias harus menderita sengsara dan bahwa Ia adalah yang pertama yang akan bangkit dari antara orang mati, dan bahwa Ia akan memberitakan terang kepada bangsa ini dan kepada bangsa-bangsa lain."


Bukankah kitab Musa dan kitab para nabi adalah Kitab Suci orang-orang Yahudi yang dibaca puluhan dan ratusan tahun, termasuk oleh Saulus, seorang Farisi.


Saya percaya Saulus membaca kitab Musa dan kitab para nabi bukan hanya sekali, bisa puluhan kali, bahkan sudah di hafal dalam pikirannya, karena dia seorang Farisi.


Bukan saja dia mengetahui Kitab Suci tetapi dia menghidupi Kitab Suci ini.


Namun pertanyaannya, dari ribuan kali dia membaca Kitab Suci ini, mengapa dia tetap tidak memahaminya?


Namun, setelah dia mengenal Kristus, dia baru mengerti bahwa kitab Musa dan kitab para nabi sedang berbicara tentang Yesus Kristus.


2 Korintus 3:14-16

14 Tetapi pikiran mereka telah menjadi tumpul, sebab sampai pada hari ini selubung itu masih tetap menyelubungi mereka, jika mereka membaca perjanjian lama itu tanpa disingkapkan, karena hanya Kristus saja yang dapat menyingkapkannya.


15 Bahkan sampai pada hari ini, setiap kali mereka membaca kitab Musa, ada selubung yang menutupi hati mereka.


16 Tetapi apabila hati seorang berbalik kepada Tuhan, maka selubung itu diambil dari padanya.


Hanya Kristus yang dapat membuka selubung yang menutupi hati seseorang ketika ia membaca kitab Perjanjian Lama.


Disinilah bagaimana manusia menjadi sulit, bahkan mustahil boleh dengan usaha kekuatan hikmatnya sendiri, oleh kereligiusannya sendiri, untuk meraih hidup yang kekal.


Sebab tanpa Kristus menyingkapkannya, tidak ada seorang pun dapat memahami Kitab Suci. Kristus adalah kegenapan daripada apa yang ditulis di dalam kitab Musa dan kitab para nabi.


Ketika seorang mengenal Kristus, barulah dia dapat memahami apa yang ditulis di dalam Perjanjian Lama.


Tanpa Kristus menyingkapkan, membuka mata rohani seseorang, tidak ada seorang pun dapat memahami dengan benar termasuk para cendekiawan, para ahli pikir, para filsuf, para pengajar, atau orang religius.


Bagi orang-orang yang percaya kepada Kristus, barulah dia memahami firman Tuhan dengan sesungguhnya, itulah yang terjadi dengan rasul Paulus.


2. Peristiwa yang terjadi pada Yesus Kristus tidaklah terjadi di tempat terpencil, melainkan di tempat umum. Itulah yang diberitakan sejak semula sampai hari ini, bahwa Yesus Kristus adalah Mesias, Anak Allah.


Kisah Para Rasul 26:24-27

24 Sementara Paulus mengemukakan semuanya itu untuk mempertanggungjawabkan pekerjaannya, berkatalah Festus dengan suara keras: "Engkau gila, Paulus! Ilmumu yang banyak itu membuat engkau gila."


25 Tetapi Paulus menjawab: "Aku tidak gila, Festus yang mulia! Aku mengatakan kebenaran dengan pikiran yang sehat!


26 Raja juga tahu tentang segala perkara ini, sebab itu aku berani berbicara terus terang kepadanya. Aku yakin, bahwa tidak ada sesuatupun dari semuanya ini yang belum didengarnya, karena perkara ini tidak terjadi di tempat yang terpencil.


27 Percayakah engkau, raja Agripa, kepada para nabi? Aku tahu, bahwa engkau percaya kepada mereka."


Luar biasa sekali apa yang rasul Paulus sampaikan di depan Festus. Festus memang tidak begitu paham apa yang Rasul Paulus sampaikan, tetapi bukan karena ketidakpahaman seseorang Rasul Paulus berani membeberkan segala sesuatu.


Justru di hadapan raja Agripa ke-2 dia membeberkan segala sesuatu sesuai dengan realitas dan Kitab Suci, karena raja Agripa ke-2 betul-betul mengerti Perjanjian Lama dan apa yang terjadi kepada Yesus Kristus.


Disitulah rasul Paulus berkata apa yang terjadi kepada Yesus Kristus, apa yang terjadi pada saat itu bukan dari tempat terpencil yang tidak diketahui orang.


Rasul Paulus dapat di check dan re-check apakah yang dikatakannya benar atau tidak, karena ada raja Agripa ke-2 mendalami keagamaan orang Yahudi dan juga mengetahui apa yang terjadi pada masa itu.


Berita tentang Yesus Kristus sebagaimana yang rasul Paulus sampaikan yang diketahui oleh raja Agripa ke-2 sebagai saksi, itulah yang diberitakan sampai hari ini dan tidak berubah.


Bahwa Yesus Kristus adalah Mesias, Anak Allah, barangsiapa percaya kepada Dia, maka dia akan diselamatkan.


Yesus Kristus telah mati di atas kayu salib, tetapi Dia adalah orang yang pertama yang bangkit dari antara orang mati dan naik ke Surga. Tidak ada seorang pun yang pernah naik ke Surga tanpa melalui Yesus Kristus.


Oleh karena itu, membaca firman hari ini, mari kita buka hati dan berkata,”Tuhan, saya percaya kepada Yesus, saya bertobat dari dosa-dosa saya.”


“Saya memohon pengampunan oleh darah Yesus. Saya percaya ketika saya percaya kepada Engkau, Engkau tinggal di dalam saya dan saya menjadi anak-anak Allah dan Saya beroleh hidup yang kekal.”


Berita tentang Yesus sejak Perjanjian Lama sampai hari ini adalah berita yang sama bahwa Mesias harus menderita, bahkan mati di atas kayu salib, bangkit dan hidup selama-lamanya untuk menebus kita dan memberikan kita hidup yang kekal.


Doakan dan renungkan.


* Setelah mendengar kesaksian Paulus, jawab Agripa: "Hampir-hampir saja kauyakinkan aku menjadi orang Kristen!"


* Banyak orang mendengar tentang Yesus atau membaca Alkitab tapi mereka hanya sampai pada “hampir” percaya. Bagaimana dengan Saudara?


Hampir percaya = Tidak percaya