Audio Stream
00 : 00 : 00

Tuhan Adalah Gembalaku
Tuhan Adalah Gembalaku
RENUNGAN HARIAN
GKY MANGGA BESAR
Jumat, 26 Agustus 2022
2 Samuel 5:11-16
Istana dan rumah tangga Daud.
Satu perkataan Tuhan Yesus yang sangat penting bagi kita, Dia berkata “Aku menyertai kamu sampai kesudahan”.
Itulah janji Tuhan Yesus kepada kita dan janji itu adalah janji yang melibatkan diri-Nya terlibat di dalam kehidupan kita. Itulah bukti yang nyata Dia begitu mencintai kita.
Tuhan tidak pernah meninggalkan kita sebagai orang percaya untuk kita berjalan sendiri. Memang kehadiran Tuhan menyertai kita dan kita tidak dapat saksikan atau kita tidak dapat lihat dengan mata jasmani kita, karena Tuhan adalah Roh, namun kita tahu bahwa Ia menyertai kita.
Karena itulah yang Tuhan Yesus katakan kepada kita sebagai orang percaya bahwa Ia menyertai kita sampai kepada akhir zaman.
Namun tahukah kita, Tuhan sering kali memakai orang lain atau hal-hal lain untuk menunjukkan kepada kita, bahwa memang Ia hidup dan peduli pada kehidupan kita. Apakah kita peka akan perhatian Tuhan yang seperti itu?
2 Samuel 5:11-16
11 Hiram, raja negeri Tirus, mengirim utusan kepada Daud dan kayu alas, tukang-tukang kayu dan tukang-tukang batu; mereka mendirikan istana bagi Daud.
12 Lalu tahulah Daud, bahwa TUHAN telah menegakkan dia sebagai raja atas Israel dan telah mengangkat martabat pemerintahannya oleh karena Israel, umat-Nya.
13 Daud mengambil lagi beberapa gundik dan isteri dari Yerusalem, setelah ia datang dari Hebron dan bagi Daud masih lahir lagi anak-anak lelaki dan perempuan.
14 Inilah nama anak-anak yang lahir bagi dia di Yerusalem: Syamua, Sobab, Natan, Salomo,
15 Yibhar, Elisua, Nefeg, Yafia,
16 Elisama, Elyada dan Elifelet.
Daud telah lama diurapi oleh Samuel untuk menjadi raja atas Israel. Di dalam perjalanannya, dia mendapat beberapa kali konfirmasi dari orang-orang lain bahwa dia adalah raja orang Israel.
Dia juga diurapi oleh orang-orang Yehuda menjadi raja Yehuda, kemudian diurapi juga oleh tua-tua Israel menjadi raja Israel.
Sekian banyak konfirmasi yang Daud terima bahwa dia menjadi raja atas bangsa Israel. Apakah cukup? Ternyata tidak. Sekarang raja negeri Tirus, yaitu orang-orang non Israel juga memberikan dukungan kepada Daud.
Pesan Firman Tuhan pada hari ini :
1. Tuhan meneguhkan kehidupan kita dengan cara-Nya sendiri
2 Samuel 5:11-12
11 Hiram, raja negeri Tirus, mengirim utusan kepada Daud dan kayu alas, tukang-tukang kayu dan tukang-tukang batu; mereka mendirikan istana bagi Daud.
12 Lalu tahulah Daud, bahwa TUHAN telah menegakkan dia sebagai raja atas Israel dan telah mengangkat martabat pemerintahannya oleh karena Israel, umat-Nya.
Alkitab mengatakan “lalu tahulah Daud,bahwa Tuhan telah menegakkan dia sebagai raja atas Israel” Darimana Daud tahu?
Yaitu ketika raja Hiram yaitu raja negeri Tirus memberikan dukungan kepada Daud di dalam membangun istananya.
Tuhan mempunyai cara yang sangat unik di dalam meneguhkan kita sebagai orang percaya di dalam seluruh pergumulan kita.
Tuhan bisa memakai siapapun juga dengan cara apapun juga supaya Tuhan memberitahukan kepada kita bahwa Dia telah memperhatikan kehidupan kita.
Tuhan bisa memakai orang-orang percaya di sekitar kita, namun Tuhan juga bisa memakai orang-orang yang di kantor, tetangga atau dari situasi kondisi yang kita hadapi.
Semuanya itu Tuhan ingin kita peka bahwa Dia adalah Tuhan yang mempedulikan hidup kita.
Mengapa kita harus hidup dekat dengan Tuhan? Supaya kita peka kepada cara Tuhan di dalam meneguhkan, menghibur dan memimpin hidup kita.
Sering kali kita menjadi orang-orang yang tidak peka ketika Tuhan memberikan kita pimpinan, karena kita tidak dekat dengan Dia.
Daud peka kepada cara Tuhan itu, ketika raja orang Tirus yaitu raja Hiram memberikan dukungan kepada Dia.
Maka Alkitab berkata “Tahulah Daud bahwa Tuhan telah menegakkan dia sebagai raja atas Israel” Mari kita memiliki kepekaan dengan cara Tuhan di dalam memimpin hidup kita.
2. Jangan melupakan perintah Tuhan di dalam kehidupan sehari-hari.
2 Samuel 5:13
Daud mengambil lagi beberapa gundik dan isteri dari Yerusalem, setelah ia datang dari Hebron dan bagi Daud masih lahir lagi anak-anak lelaki dan perempuan.
Mempunyai istri dan gundik yang banyak itu merupakan kebiasaan pada zaman itu yaitu kebiasaan dari bangsa-bangsa yang tidak percaya kepada Tuhan.
Namun kebiasaan ini juga ditiru oleh orang Israel salah satunya raja Daud. Padahal firman Tuhan dengan jelas mengatakan tentang peraturan seorang raja.
Ulangan 17:17
Juga janganlah ia mempunyai banyak isteri, supaya hatinya jangan menyimpang; emas dan perak pun janganlah ia kumpulkan terlalu banyak.
Daud saat itu sedang mengalami masa-masa yang sangat bagus bagi dia karena seluruh kekuasaan sangat besar dan dia mendapat dukungan dari orang lain. Sayang sekali Daud tidak mentaati perintah Tuhan.
Bagaimana dengan kita? Ketika hidup kita dalam keadaan yang baik atau dalam keadaan sungguh-sungguh diberkati, satu hal yang kita tidak boleh lupakan, mari kita jangan melanggar perintah Tuhan.
Mari kita hidup menuruti perintah Tuhan walaupun, ketika kita melanggar tidak ada konsekuensi langsung terhadap hidup kita.
Janganlah kita mentaati firman Tuhan kalau ada konsekuensi langsung yang tidak baik jikalau kita tidak mentaati tetapi, kita mentaati perintah Tuhan karena kita mengasihi Dia.
Kasih kepada Tuhan itulah yang mendorong kita untuk selalu memperhatikan apa yang Tuhan perintahkan kepada kita dalam segala situasi kondisi.
Dalam kondisi baik atau tidak baik satu hal sebagai orang percaya mari kita selalu memperhatikan perintah Tuhan dan mentaatinya.
Raja Daud sangat disayangkan dalam keadaan baik dan cemerlang dalam hidupnya karena Tuhan menyertai dia, tetapi dia melupakan apa yang Tuhan perintahkan kepada dia.
Janganlah tiru tindakan Daud ini, tetapi mari kita tiru Tuhan Yesus di dalam segala keadaan Dia selalu melakukan kehendak Bapa di Sorga, bahkan sampai di atas kayu salib Dia tetap taat kepada Bapa di Sorga.
Doakan dan renungkan.
* Hiram, raja negeri Tirus, mengirim utusan kepada Daud dan kayu alas, tukang-tukang kayu dan tukang-tukang batu; mereka mendirikan istana bagi Daud.
* Lalu tahulah Daud, bahwa TUHAN telah menegakkan dia sebagai raja atas Israel dan telah mengangkat martabat pemerintahannya.
Menegakkan AnakNya Adalah Bukti PenyertaanNya