Login

Daftar

All Episode

Audio Stream

Podcast
Lagu Indonesia
Podcast
Lagu Mandarin

00 : 00 : 00

Back

TAG

Renungan Harian
GKY Mangga Besar

Jumat, 3 Juni 2022

Tuhan Adalah Gembalaku


Tuhan Adalah Gembalaku

RENUNGAN HARIAN

GKY MANGGA BESAR

Jum'at, 3 Juni 2022


Roma 2:12-29

Hukuman Allah atas semua orang; Hukum Taurat dan sunat tidak menyelamatkan orang Yahudi.


Kita bersyukur mengenal Tuhan yang penuh kasih dan juga adil sehingga melalui pengenalan kita kepada Tuhan kita dapat belajar untuk menjadi orang yang mengasihi sekaligus adil.


Mungkin banyak orang yang berpikir bahwa Allah itu tidak adil jikalau keselamatan hanya ada di dalam Yesus Kristus sebagaimana dikatakan dalam Alkitab.


Apakah penghakiman yang Allah lakukan terlepas daripada keberadaan orang-orang dengan keunikannya keyakinannya?


Allah tidak berbuat demikian. Tuhan kita adalah Tuhan yang adil, meskipun ada orang yang berpikir bahwa Dia tidak adil karena Allah yang menentukan nilai-nilai bukan manusia.


Roma 2 : 12-29


12 Sebab semua orang yang berdosa tanpa hukum Taurat akan binasa tanpa hukum Taurat; dan semua orang yang berdosa di bawah hukum Taurat akan dihakimi oleh hukum Taurat.


13 Karena bukanlah orang yang mendengar hukum Taurat yang benar di hadapan Allah, tetapi orang yang melakukan hukum Tauratlah yang akan dibenarkan.


14 Apabila bangsa-bangsa lain yang tidak memiliki hukum Taurat oleh dorongan diri sendiri melakukan apa yang dituntut hukum Taurat, maka, walaupun mereka tidak memiliki hukum Taurat, mereka menjadi hukum Taurat bagi diri mereka sendiri.


15 Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela.


16 Hal itu akan nampak pada hari, bilamana Allah, sesuai dengan Injil yang kuberitakan, akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi dalam hati manusia, oleh Kristus Yesus.


17 Tetapi, jika kamu menyebut dirimu orang Yahudi dan bersandar kepada hukum Taurat, bermegah dalam Allah,


18 dan tahu akan kehendak-Nya, dan oleh karena diajar dalam hukum Taurat, dapat tahu mana yang baik dan mana yang tidak,


19 dan yakin, bahwa engkau adalah penuntun orang buta dan terang bagi mereka yang di dalam kegelapan,


20 pendidik orang bodoh, dan pengajar orang yang belum dewasa, karena dalam hukum Taurat engkau memiliki kegenapan segala kepandaian dan kebenaran.


21 Jadi, bagaimanakah engkau yang mengajar orang lain, tidakkah engkau mengajar dirimu sendiri? Engkau yang mengajar: "Jangan mencuri," mengapa engkau sendiri mencuri?


22 Engkau yang berkata: "Jangan berzinah," mengapa engkau sendiri berzinah? Engkau yang jijik akan segala berhala, mengapa engkau sendiri merampok rumah berhala?


23 Engkau bermegah atas hukum Taurat, mengapa engkau sendiri menghina Allah dengan melanggar hukum Taurat itu?


24 Seperti ada tertulis: "Sebab oleh karena kamulah nama Allah dihujat di antara bangsa-bangsa lain."


25 Sunat memang ada gunanya, jika engkau mentaati hukum Taurat; tetapi jika engkau melanggar hukum Taurat, maka sunatmu tidak ada lagi gunanya.


26 Jadi jika orang yang tak bersunat memperhatikan tuntutan-tuntutan hukum Taurat, tidakkah ia dianggap sama dengan orang yang telah disunat?


27 Jika demikian, maka orang yang tak bersunat, tetapi yang melakukan hukum Taurat, akan menghakimi kamu yang mempunyai hukum tertulis dan sunat, tetapi yang melanggar hukum Taurat.


28 Sebab yang disebut Yahudi bukanlah orang yang lahiriah Yahudi, dan yang disebut sunat, bukanlah sunat yang dilangsungkan secara lahiriah.


29 Tetapi orang Yahudi sejati ialah dia yang tidak nampak keyahudiannya dan sunat ialah sunat di dalam hati, secara rohani, bukan secara hurufiah. Maka pujian baginya datang bukan dari manusia, melainkan dari Allah.


Bagian Firman Tuhan ini menceritakan bagaimana orang beragama merasa bangga dengan agamanya dan orang yang lain bangga dengan keyakinannya.


Rasul Paulus menunjuk kepada orang Yahudi yang menerima kitab suci, mereka punya hak istimewa dan bangga dengan kitab suci mereka.


Bangga dalam kitab suci sangatlah baik, namun jika hidupnya tidak seturut dengan kitab suci maka mereka sedang mempermalukan nama Tuhan.


Ada yang bangga dengan tradisinya, namun kebanggaan dengan tradisi adalah satu hal, tetapi jika tidak menghidupi tradisi dengan murni adalah hal yang lain.


Sebagai orang percaya, kita bangga kepada kayu salib Yesus Kristus karena kasih-Nya begitu besar bagi kita.


Ketika kita bangga kepada salib Yesus Kristus maka kita haruslah hidup di dalam-Nya.


Pesan Firman Tuhan bagi kita:


  1. 1. Penghakiman Tuhan yang membinasakan manusia adalah adil yaitu sesuai dengan keyakinan manusia itu sendiri.


Roma 2:12-15


12 Sebab semua orang yang berdosa tanpa hukum Taurat akan binasa tanpa hukum Taurat; dan semua orang yang berdosa di bawah hukum Taurat akan dihakimi oleh hukum Taurat.


13 Karena bukanlah orang yang mendengar hukum Taurat yang benar di hadapan Allah, tetapi orang yang melakukan hukum Tauratlah yang akan dibenarkan.


14 Apabila bangsa-bangsa lain yang tidak memiliki hukum Taurat oleh dorongan diri sendiri melakukan apa yang dituntut hukum Taurat, maka, walaupun mereka tidak memiliki hukum Taurat, mereka menjadi hukum Taurat bagi diri mereka sendiri.


15 Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela.


Penghakiman Allah adalah penghakiman yang adil, objektif, dan sesuai dengan apa yang diyakini.


Seperti kepada orang yang memiliki hukum Taurat menyakini hukum Taurat maka ia dihakimi menurut hukum Taurat.


Bagi orang yang tidak memiliki hukum Taurat dia akan dihakimi oleh nilai-nilai yang dia miliki di dalam hatinya.


Bagi orang yang memiliki keyakinan dan peraturannya sendiri maka Allah akan menuntut mereka sesuai dengan keyakinannya.


Manusia harus mengakui bahwa tidak ada seorangpun yang bisa menyelamatkan diri, karena tidak seorangpun dapat menjalankan keyakinannya dengan sempurna baik mereka yang di bawah hukum Taurat maupun mereka yang tidak di bawah hukum Taurat.


Semua manusia melanggar keyakinannya sendiri dan Allah yang menghakimi menurut keyakinan masing-masing.


Ketika Allah menghakimi, tidak ada seorangpun yang sanggup melepaskan diri dari murkaNya.


Tidak seorangpun sanggup membela diri, karena Tuhan melihat perkara-perkara yang tersembunyi dalam hati manusia, bukan sekadar perkara-perkara yang kelihatan.


Tanpa Yesus, tanpa Juruselamat, tidak ada seorangpun yang dapat diselamatkan.


  1. 2. Penghakiman atas seluruh umat manusia dilaksanakan oleh Yesus Kristus yang menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi di dalam hati manusia.


Roma 2:16

Hal itu akan nampak pada hari, bilamana Allah, sesuai dengan Injil yang kuberitakan, akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi dalam hati manusia, oleh Kristus Yesus.


Tuhan akan menghakimi setiap manusia sesuai dengan keyakinannya dan Yesus akan menghakimi seluruh manusia.


Yesus Kristus akan datang yang kedua kalinya, Dia datang sebagai hakim atas segala sesuatu, baik yang hidup dan yang mati.


Dia akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi di dalam hati manusia, manusia tidak bisa memakai kedok apapun untuk menyelamatkan diri.


Ketika ditelaah sampai hati nuraninya, manusia mau tidak mau harus menyadari tanpa dia bergantung kepada kasih karunia Tuhan Yesus dia tidak pernah bisa menyelamatkan dirinya.


Marilah kita mengintropeksi diri hingga ke sanubari kita yang terdalam.


Apakah engkau sanggup melakukan seluruh keyakinan ataukah ada begitu banyak yang kau anggap keyakinan dan engkau sendiri melanggarnya di dalam hati dan pikiranmu?


Mungkin orang lain tidak dapat melihatnya, engkau pikir engkau telah selamat, Tuhan Yesus tidak menghakimi apa yang nampak tetapi Dia menghakimi apa yang ada di dalam hatimu.


Tidak seorangpun dapat lepas dari murka Allah kecuali dia bertobat dan memohon kepada Tuhan Yesus untuk mengampuni dosa dan menyucikan hatinya.


Hanya orang yang menerima kasih karunia Tuhan yang mengakui bahwa dia tidak berdaya dan menerima Yesus Kristus maka dia akan menjadi orang yang diselamatkan Tuhan.


Jadilah orang bijaksana. Kita tidak akan sanggup menghidupi seluruh keyakinan kita dengan murni sampai sanubari karena ada banyak kenajisan dan kita membutuhkan kasih karunia Tuhan.


Doakan dan renungkan.


* Penghakiman Tuhan yang membinasakan adalah adil yaitu sesuai dengan keyakinan manusia itu sendiri.


* Sebab semua orang yang berdosa tanpa hukum Taurat akan binasa tanpa hukum Taurat; dan semua orang yang berdosa di bawah hukum Taurat akan dihakimi oleh hukum Taurat.


PenghakimanNya Adil, PengampunanNya Mulia