Audio Stream
00 : 00 : 00

Tuhan Adalah Gembalaku
Tuhan Adalah Gembalaku
RENUNGAN HARIAN
GKY MANGGA BESAR
Selasa, 15 Februari 2022
Lukas 12:1-12
Pengajaran Khusus bagi Murid-murid.
Kita pernah mendengar dari Firman Allah, bagaimana Kristus yang kaya itu rela menjadi miskin karena kita, supaya kita yang miskin menjadi kaya di dalam Kristus.
Tentu yang Tuhan maksudkan bukan kekayaan materi, tetapi suatu kekayaan rohani yang tidak ternilai harganya, yang tidak dapat diberikan oleh dunia ini.
Satu kepuasan hidup yang Allah inginkan di dalam hidup kita. Sudahkah Saudara memilikinya?
Jumlah orang Kristen saat ini sangatlah banyak. Namun yang penting bukan seberapa banyak orang Kristen di dunia ini, tetapi seberapa besar pengaruh Injil yang telah diberikan oleh orang Kristen.
Kita mungkin punya pengalaman bahwa mempunyai banyak barang bukan berarti memiliki kelebihan, karena banyaknya barang bisa berarti banyak sampah, saat barang-barang tersebut tidak berfungsi.
Dengan banyaknya sampah membuat ruangan kita menjadi tidak efisien sehingga kita sulit untuk mencari tempat bagi barang-barang berharga.
Jadi bisa dikatakan bahwa kuantitas tidak selalu setara dengan kualitas/nilai.
Demikian juga sebagai orang Kristen. Tidak tergantung berapa lama engkau dan saya menjadi orang Kristen, tetapi apakah engkau dan saya bertumbuh, dan memiliki kualitas sebagai murid-murid Tuhan Yesus?
Lukas 12:1-12
1 Sementara itu beribu-ribu orang banyak telah berkerumun, sehingga mereka berdesak-desakan. Lalu Yesus mulai mengajar, pertama-tama kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: "Waspadalah terhadap ragi, yaitu kemunafikan orang Farisi.
2 Tidak ada sesuatu pun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi yang tidak akan diketahui.
3 Karena itu apa yang kamu katakan dalam gelap akan kedengaran dalam terang, dan apa yang kamu bisikkan ke telinga di dalam kamar akan diberitakan dari atas atap rumah.
4 Aku berkata kepadamu, hai sahabat-sahabat-Ku, janganlah kamu takut terhadap mereka yang dapat membunuh tubuh dan kemudian tidak dapat berbuat apa-apa lagi.
5 Aku akan menunjukkan kepada kamu siapakah yang harus kamu takuti. Takutilah Dia, yang setelah membunuh, mempunyai kuasa untuk melemparkan orang ke dalam neraka. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, takutilah Dia!
6 Bukankah burung pipit dijual lima ekor dua duit? Sungguhpun demikian tidak seekor pun dari padanya yang dilupakan Allah,
7 bahkan rambut kepalamu pun terhitung semuanya. Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.
8 Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Anak Manusia juga akan mengakui dia di depan malaikat-malaikat Allah.
9 Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, ia akan disangkal di depan malaikat-malaikat Allah.
10 Setiap orang yang mengatakan sesuatu melawan Anak Manusia, ia akan diampuni; tetapi barangsiapa menghujat Roh Kudus, ia tidak akan diampuni.
11 Apabila orang menghadapkan kamu kepada majelis-majelis atau kepada pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa, janganlah kamu kuatir bagaimana dan apa yang harus kamu katakan untuk membela dirimu.
12 Sebab pada saat itu juga Roh Kudus akan mengajar kamu apa yang harus kamu katakan."
Bagian Firman Tuhan yang kita baca hari ini memperlihatkan betapa populernya Tuhan Yesus.
Alkitab mencatat ribuan orang berdesak-desakan mengikuti Tuhan Yesus.
Dalam kesempatan seperti ini, apakah yang Tuhan sampaikan dimana di sana ada murid-muridNya dan juga sekian ribu orang?
Pesan Firman Tuhan pada hari ini :
1. Kemunafikan itu tidak ada nilainya alias kosong atau hampa.
Kemunafikan merupakan bagian dari kehidupan manusia. Munafik artinya seseorang memakai topeng. Tentu topeng baik yang dipakainya agar orang lain tidak bisa melihat siapa dirinya sesungguhnya.
Berapa banyak orang yang merasa sukses memperagakan sebagai orang yang rohani, baik, ramah, suci dan dia bangga dengan itu?
Hari ini Tuhan Yesus mengingatkan kita, kemunafikan itu pada akhirnya adalah kosong, tidak ada artinya dan tidak berguna.
Itulah yang Tuhan Yesus katakan kepada murid-muridNya di tengah orang banyak yang berduyun-duyun ikut Tuhan Yesus.
Mungkin saja murid-muridNya merasa bangga karena guru mereka sangat terkenal dan orang banyak mengikutiNya.
Tetapi Tuhan Yesus mengingatkan mereka bahwa sekian banyak orang yang mengikuti Yesus adalah orang-orang munafik, tidak sejati sebagai murid Yesus.
Semua itu hanya hampa, tidak ada artinya, tidak memberi pengaruh apapun.
Oleh karena itu, sebagai orang percaya, Tuhan Yesus menghendaki Saudara menjadi orang Kristen yang otentik dan sejati sehingga Saudara dan saya di dalam kuasa Roh Kudus memberikan pengaruh kepada dunia ini.
Ketidakotentikan orang Kristen apalagi dalam jumlah yang banyak, tidak memberikan berkat kabar baik bagi dunia ini.
Kita jangan bangga pada kuantitas yang banyak, tetapi kita harus berdoa supaya dari sekian banyak orang percaya, Tuhan mengubahkan.
Sehingga memiliki kualitas orang Kristen yang sungguh-sungguh, yang telah disucikan oleh Roh Kudus dan dapat dipakai untuk menyatakan kemuliaan-Nya.
Ingatlah! Kemunafikan pada akhirnya hanya kosong, hampa, tidak ada gunanya.
Tinggalkanlah kemunafikan itu! Jadilah orang Kristen yang sejati!
2. Keberadaan anak-anak terang tidak perlu disembunyikan, karena Tuhan menghendaki terang kita bercahaya.
Tuhan Yesus mengingatkan murid-muridNya bahwa tidak ada orang menaruh pelita, lalu disimpan sehingga tidak berfungsi. Demikian juga dengan apa yang dibisikkan di kamar, itu akan terekspos keluar.
Tuhan Yesus menekankan bahwa kehadiran anak-anak terang tidak bisa disembunyikan. Dia akan memberikan pengaruh pada dunia ini.
Tuhan Yesus mengatakan hal ini untuk memberikan suatu dorongan dan keyakinan pada murid-muridNya, bahwa mereka tidak perlu takut.
Sebagai orang Kristen, saya percaya di tempat-tempat tertentu, kita mengalami rasa takut. Takut karena dunia kontra atau tidak pro kepada orang-orang percaya.
Bahkan dari zaman ke zaman, di tempat-tempat tertentu, ada orang-orang percaya mengalami penganiayaan, diadili dan dihukum karena iman percayanya.
Tuhan Yesus mau mengatakan, “Engkau tidak perlu takut karena burung pipit lima ekor dua duit.” Artinya bagi manusia sepertinya tidak berharga, tetapi burung-burung ini diingat oleh Tuhan, apalagi kita.
Di sini Tuhan mau mengatakan bahwa kehadiran kita sebagai anak-anak terang tidak perlu disembunyikan karena Tuhan mau engkau menyatakannya dalam hikmat dan kasih Tuhan, di dalam kerendahan hati dan rasa hormat kepada orang lain.
Di mana pun Saudara berada pada saat ini, bukan kebetulan Anda berada di sana.
Tuhan ingin engkau bercahaya supaya lebih banyak orang boleh melihat kasih karunia Tuhan Yesus dan mereka boleh memuji nama Tuhan.
Doakan dan renungkan
*Saudara pasti pernah mendengar tentang munafik, bukan? Apa pendapat Saudara tentang hal tersebut?
*Kemunafikan merupakan bagian dari kehidupan manusia. Munafik artinya seseorang memakai topeng agar orang lain tidak bisa melihat siapa dirinya sesungguhnya.
Dihadapan Tuhan, semua topeng terbuka