Login

Daftar

All Episode

Audio Stream

Podcast
Lagu Indonesia
Podcast
Lagu Mandarin

00 : 00 : 00

Back

TAG

Renungan Harian
GKY Mangga Besar

Rabu, 24 November 2021

Tuhan adalah Gembalaku

Tuhan Adalah Gembalaku

RENUNGAN HARIAN

GKY MANGGA BESAR

Rabu, 24 November 2021


Yohanes 15:13-17

Perintah Supaya Saling Mengasihi


Sadarkah status kita adalah hal yang sangat penting dalam hidup?


Karena bagaimana pun perbuatan kita, tidak dapat mengubah status kita.


Status itu sifatnya legalitas dan absah, demikian juga status kita sebagai orang percaya di hadapan Tuhan.


Hanya Tuhan yang bisa memberikan status baru dalam hidup kita. Itulah kasih Tuhan yang sangat besar pada kita.


Alkitab memberikan beberapa ekspresi dari relasi orang percaya kepada Tuhan.


Kita disebut sebagai:

1.Anak-anak Allah

2.Orang-orang kudus

3.Mempelai wanita

4.Umat Tuhan

5.Murid-murid Tuhan Yesus

6.Tubuh Kristus

7.Sahabat Tuhan Yesus


Setiap ekspresi itu dilakukan dengan landasan yang sangat kokoh, sehingga ekspresi itu menjadi status yang penting bagi orang percaya.


Orang percaya disebut sebagai sahabat Tuhan Yesus. Apakah pernyataan ini sekedar pernyataan yang indah? Tentu tidak demikian.


Kita menjadi sahabat Tuhan Yesus, karena Tuhan Yesus sekalipun Ia adalah Allah itu sendiri, Ia datang menjadi manusia dan Ia menjadi sama dengan kita.


Alkitab berkata, Dia menjadi sahabat bagi orang berdosa.


Dengan demikian, Dia menjadikan diri-Nya sahabat kita, dan kita pun boleh menjadi sahabatNya.


Akar kata dari sahabat dalam bahasa Yunani yaitu “phileo” artinya kasih.


Ketika Tuhan berkata bahwa kitalah sahabat-Nya dan kita menjadi sahabat Tuhan, itu adalah relasi kasih antara Tuhan dengan kita.


Yohanes 15:13-17

13 Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.


14 Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.


15 Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.


16 Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.


17 Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain."


Kasih Kristus merupakan dasar segala-galanya dalam kehidupan orang percaya, karena:

1.Sebagai orang percaya kita boleh mengenal Dia.

2.Kita dimampukan untuk mengasihi Tuhan.

3.Kita saling mengasihi sebagai orang-orang percaya.

4.Kita mengasihi orang lain sebagaimana Tuhan mengasihi mereka juga.


Mengapa demikian?


Karena Tuhan Yesus berkata, “Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.”


Kita adalah orang-orang percaya yang sudah menerima kasih yang begitu besar.


Pesan Firman Tuhan pada hari ini:


1.Melakukan apa yang Tuhan Yesus perintahkan adalah bukti kita adalah sahabat-sahabatNya.


Yohanes 15:13-15, 17

13 Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.


14 Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.


15 Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.


17 Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain."


Melakukan perintah Tuhan bukanlah syarat untuk kita menjadi sahabat Tuhan Yesus, tetapi melakukan perintah Tuhan merupakan bukti bahwa kita adalah sahabat dari Tuhan Yesus.


Kita sudah menerima kasih Kristus yang begitu besar yaitu kasih yang mengorbankan nyawa-Nya bagi kita sekalian, sehingga dengan kasih itu kita sanggup mengasihi Dia, menjadi sahabatNya.


Kita menjadi orang yang saling mengasihi, karena kita adalah sahabat-sahabat Tuhan Yesus.


Kita melakukannya bukan karena terpaksa atau keharusan.


Kita melakukannya karena ada dorongan kasih dari hati kita sebagai seorang sahabat kepada Tuhan Yesus.


Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu.


Ketika kita mengalami kasih Tuhan maka kita menjadi sahabat Yesus Kristus.


Ketika kita menjadi sahabat Yesus Kristus, itu nyata waktu kita melakukan apa yang Tuhan mau.


Yang Tuhan mau adalahkasihilah satu sama lain.


Ketika engkau melakukan itu, engkau membuktikan dirimu adalah sahabat dari Tuhan Yesus.


2.Bukan kita yang memilih Tuhan Yesus, tetapi Tuhan Yesus memilih kita.


Yohanes 15:16

Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.


Kalimat ini kalimat istimewa, kalimat ini adalah kalimat yang nyata dari apa yang Yesus lakukan.


Bukan kita yang memilih Tuhan Yesus, tetapi Tuhan Yesus yang memilih kita. Mengapa Tuhan memilih kita?


Allah memilih kita di dalam Yesus Kristus karena Allah mengasihi kita, bukan karena apa yang kita punya, bukan karena kelebihan kita atau karena ada sesuatu dalam diri kita.


Ketika Tuhan memilih kita, itulah yang menjadi jaminan keselamatan karena Dialah yang memilih kita.


Tuhan punya rencana dalam hidup kita. Tuhan ingin supaya kita menghasilkan buah dan buah itu tetap adanya, bersifat kekal.


Oleh karena itu kita adalah orang-orang yang sangat diberkati Tuhan.


Kita bukan saja menerima keselamatan itu, tetapi di dalam keselamatan itu kita boleh menghasilkan buah yang sifatnya kekal.


Kita yang sudah percaya Tuhan Yesus, jangan berhenti sampai disitu.


Tuhan memilih kita bukan saja untuk diselamatkan, tetapi kita perlu menghasilkan buah bukan dengan kekuatan kita, tetapi Bapa yang bekerja di dalam kita sehingga kita boleh menghasilkan buah.


Mari hidupi hidup yang baru, sebagaimana yang Tuhan rancangkan dan engkau akan melihat betapa berharganya hidup baru yang Tuhan berikan kepada kita.


Doakan dan renungkan:


*Sahabat adalah harta terindah yang dimiliki manusia. Ada berapa banyak sahabat yang Saudara miliki hingga saat ini?


*Yesus berkata,”Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat,….”


Saat menghitung sahabat, Pastikan Yesus adalah Sahabat No 1 mu