Login

Daftar

All Episode

Audio Stream

Podcast
Lagu Indonesia
Podcast
Lagu Mandarin

00 : 00 : 00

Back

TAG

Renungan Harian
GKY Mangga Besar

Senin, 15 November 2021

Tuhan adalah Gembalaku

Tuhan Adalah Gembalaku

RENUNGAN HARIAN

GKY MANGGA BESAR

Senin, 15 November 2021


Yohanes 14:4-6

Rumah Bapa


Kita harus hidup oleh iman, karena dengan iman itulah menjadi terobosan untuk kita semakin mengenal Tuhan dan kebenaran Tuhan.


Tanpa iman tidak seorang pun berkenan kepada Allah.


Manusia pernah sangat mengagungkan rasio di abad 17, disebut dengan abad pencerahan, sehingga orang-orang mengagungkan rasio sebagai penentu dari ilmu pengetahuan.


Rasio menjadi penentu kebenaran, sehingga segala sesuatu yang tidak rasional dianggap bukan kebenaran dan tidak memiliki kesahihan sebagai ilmu pengetahuan.


Alkitab mengajarkan bahwa kebenaran itulah yang mutlak dan rasio harus tunduk pada kebenaran bukan sebaliknya.

Alkitab mengatakan bahwa iman yang dapat membawa kita kepada pengenalan akan kebenaran Allah.


Melalui iman, kita bisa memiliki pengetahuan dan pengenalan akan kebenaran dan pengetahuan akan Allah.


Yohanes 14:4-6

4 Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ."


5 Kata Tomas kepada-Nya: "Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?"


6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.


Pertanyaan Thomas pada bagian ini menjadi refleksi yang menarik bagi kita, karena Tuhan Yesus telah menyampaikan bahwa Ia akan pergi kepada Bapa.


Namun Thomas bertanya, “Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?"


Pesan Firman Tuhan pada hari ini:


1.Ketika akal budi tidak sanggup memahami kebenaran, kebenaran itu tetap ada dan tidak berubah, hanya akal budi yang tidak dapat mencapainya.


Yohanes 14:4-5

4 Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ."


5 Kata Tomas kepada-Nya: "Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?"


Bukankah Tuhan Yesus telah mengatakan kepada murid-muridNya bahwa Ia akan pergi kepada Bapa?

Namun Thomas tetap berkata bahwa ia tidak tahu ke mana Yesus pergi.


Apa yang terjadi dengan Thomas? Bukankah Yesus telah berkata begitu gamblang?


Apa yang Tuhan sampaikan itu adalah kebenaran dan disampaikan dengan jelas, namun Thomas tetap tidak tahu kemana Tuhan Yesus akan pergi.


Hal-hal yang tidak familiar dengan pikiran kita walaupun itu sebuah kebenaran dan telah dinyatakan kepada kita, seringkali kita merasa belum tahu,


padahal kita sudah dikasih tahu, atau kita tahu tetapi kita tidak memahaminya, bahkan kita bisa tidak percaya dengan apa yang disampaikan.


Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi pemahaman kita.


Oleh karena itu Firman Tuhan mengajarkan kita bahwa kita harus merespon kepada kebenaran akan Firman Allah dengan iman.


Waktu kita merespon dengan iman, itu adalah pintu masuk bagi kita untuk memahami kebenaran Firman Tuhan.


Ketika kita beriman dan percaya kepada Firman Tuhan, kita menundukkan diri kepada otoritas kebenaran Firman.


Roh Kudus akan mencelikkan mata rohani kita, lambat laun kita akan memiliki pengetahuan akan kebenaran Firman Tuhan itu.


Kita tidak bisa berkata, “Saya akan mengerti kebenaran Tuhan bersandar pada rasio kita.”


Karena rasio kita terbatas dan kebenaran Tuhan itu begitu dalam.


Pertama ketika kita mau mengenal kebenaran Tuhan, kita memakai iman kita, menundukkan diri di bawah kebenaran Tuhan, percaya, dan lambat laun kita mengenal kebenaran itu.


Kebenaran itu tetap ada disana dan ada walaupun kita belum memahaminya, kebenaran tidak berubah.


Kalau kita memahaminya, kita harus menundukkan diri kepada kebenaran Tuhan dengan iman.


2.Tidak ada seorangpun masuk ke sorga tanpa melalui Yesus Kristus, sebab jalan dan kebenaran dan hidup itu adalah Yesus Kristus.


Yohanes 14:6

Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”


Yesus mau katakan Yesus adalah satu-satunya jalan jikalau engkau mau masuk ke sorga.

Tidak ada seorang pun dapat datang kepada Bapa jika tidak melalui Yesus Kristus.


Tidak ada jalan lain karena Yesus berkata, “Akulah jalan itu”.


Yesus tidak berkata, “Aku menunjukkan jalan itu kepada kamu dan kamu jalan sendiri.”


“Akulah jalan itu” artinya kalau kamu percaya kepadaKu, kamu ada di jalan itu, kamu sedang menuju ke sorga.


Yesus juga berkata, “Akulah kebenaran itu”, kebenaran Yesus adalah kebenaran Allah.


Waktu engkau percaya kepada Yesus Kristus, engkau menerima kebenaran itu, dan kebenaran itu memerdekakan.


Ketika engkau percaya kepada Yesus, Roh Kudus mencelikkan matamu untuk mengenal akan kebenaran itu.


Yesus berkata, “Akulah kehidupan itu”, Yesus bukan menunjuk supaya bagaimana kita mendapat hidup, tapi Yesus memberitahukan bahwa diri-Nya adalah kehidupan itu.


Barangsiapa menerima Yesus maka ia menerima hidup itu, yaitu hidup Allah itu.


Tidak mungkin seorang pun bisa menerima hidup yang kekal tanpa Yesus Kristus karena hanya Yesus yang berkata, “Akulah hidup itu.”


Apa yang Yesus katakan itu, Dia katakan karena Dia adalah Allah itu sendiri.


Apa yang Yesus katakan tidak dapat dikatakan oleh manusia karena manusia hanya manusia.


Seberapa pun kudusnya dan religiusnya manusia, dia tetap manusia dan tidak sanggup memberikan hidup yang kekal itu.


Manusia hanya bisa menunjuk jalan, tetapi manusia tidak bisa memastikan.


Manusia bisa menafsir kebenaran tetapi tidak pernah mutlak mengerti kebenaran.


Namun Yesus bukan menunjuk jalan, kebenaran dan kehidupan, tetapi Dia mengatakan, “Akulah jalan, kebenaran dan hidup itu.”


Kita yang percaya kepada-Nya, menerima jalan, kebenaran dan hidup sehingga kita memiliki kepastian kita akan pergi ke sorga.


Tuhan masih memberikan kita kesempatan hidup di dunia ini, supaya kita juga jangan hidup duniawi.


Marilah kita hidup dengan cara pandang Tuhan karena tujuan hidup kita bukan di sini tetapi bersama-sama dengan Tuhan.


Ketika kita hidup di dunia, ada misi Tuhan supaya Saudara dan saya boleh menyaksikan karya Kristus itu sehingga banyak orang boleh mengalami apa yang Saudara dan saya alami.


Doakan dan renungkan:


*Mencari dan menuju tempat yang belum pernah kita kunjungi menjadi lebih mudah dengan adanya bantuan GPS. Tapi GPS tidak bisa membantu kita mencari jalan ke surga, bukan?



*Bersyukur, Tuhan Yesus berkata,"Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”


Jaminan Masa Depan, Yesus Adalah Jalan Ke Surga