Login

Daftar

All Episode

Audio Stream

Podcast
Lagu Indonesia
Podcast
Lagu Mandarin

00 : 00 : 00

Back

TAG Renungan Harian GKY Mangga Besar - Minggu, 01 November 2026

Tuhan Adalah Gembalaku

2 Korintus 2:12-17

Kecemasan dan kelegaan Paulus di Troas dan di Makedonia


Apakah Saudara pernah masuk ke ruangan yang baru saja diberikan aromatherapi?


Kita mungkin belum melihat di mana aromatherapi itu diletakkan, tapi kita langsung tahu karena ada wangi yang harum daripadanya.


Wangi yang lembut, ketika memenuhi ruangan membuat suasana rileks dan menyenangkan.


Ketika mencium sebuah aroma yang harum, secara alami hidung kita dapat menangkap keharuman tersebut dan otak kita mengenalinya sebagai sesuatu yang menyenangkan bahkan menenangkan.


Tidak heran, kita sering menikmati aroma-aroma yang harum, yang bahkan dengan sengaja mencari hal tersebut lewat aromatherapi yang kita letakkan dengan sengaja atau mungkin parfum yang kita gunakan sehari-hari dan berbagai hal lainnya.


Menariknya dalam 2 Korintus 2:12-17 Paulus menyebutkan bahwa dirinya dan orang percaya lainnya termasuk kita semua merupakan keharuman Kristus.


Melalui hidup dan pelayanan kita sebagai orang percaya, Allah itu menyebarkan keharuman akan Dia di mana-mana.


Apa maksudnya? Mari kita sama-sama merenungkan 2 Kor 2:12-17:


12 Ketika aku tiba di Troas untuk memberitakan Injil Kristus, aku dapati, bahwa Tuhan telah membuka jalan untuk pekerjaan di sana.


13 Tetapi hatiku tidak merasa tenang, karena aku tidak menjumpai saudaraku Titus. Sebab itu aku minta diri dan berangkat ke Makedonia.


14 Tetapi syukur bagi Allah, yang dalam Kristus selalu membawa kami di jalan kemenangan-Nya. Dengan perantaraan kami Ia menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia di mana-mana.


15 Sebab bagi Allah kami adalah bau yang harum dari Kristus di tengah-tengah mereka yang diselamatkan dan di antara mereka yang binasa.


16 Bagi yang terakhir kami adalah bau kematian yang mematikan dan bagi yang pertama bau kehidupan yang menghidupkan. Tetapi siapakah yang sanggup menunaikan tugas yang demikian?


17 Sebab kami tidak sama dengan banyak orang lain yang mencari keuntungan dari firman Allah. Sebaliknya dalam Kristus kami berbicara sebagaimana mestinya dengan maksud-maksud murni atas perintah Allah dan di hadapan-Nya.


Di dalam surat ini Paulus menjelaskan bahwa dia tiba di Troas, sebuah kota di wilayah Asia kecil untuk memberitakan Injil.


Paulus melihat bagaimana Tuhan membukakan jalan untuk dia melayani disana, tetapi ditengah pelayanannya itu ada satu hal yang tidak sesuai dengan harapannya.


Di sana dia berharap bisa bertemu dengan Titus anak rohaninya sekaligus rekan sepelayanannya, namun ternyata Paulus tidak bertemu dengan Titus disana.


Itu membuat Paulus merasa tidak tenang dan gelisah, walaupun begitu, dia tetap melanjutkan perjalanan pelayanannya ke Makedonia.


Menariknya, di tengah keadaan yang tidak sesuai dengan harapannya, keadaan yang membuat dia gelisah, Paulus tetap dapat bersyukur.


Apa yang membuat Paulus tetap dapat bersyukur?


Paulus bersyukur karena dia melihat bahwa Allah telah memimpinnya dan mau memakainya di dalam pelayanan, seperti yang tertulis di ayat ke-14.


Karena itu Paulus selanjutnya mengatakan bahwa, melalui dirinya dan orang percaya lainnya, Allah memakai mereka untuk menyebarkan keharuman pengenalan akan Tuhan di mana-mana.


Paulus tahu betul bahwa hidup dan pelayanannya yang terutama bukan tentang dirinya, keinginannya, keberhasilan pelayanannya, melainkan hidupnya yang terutama adalah tentang Kristus.


Dia sadar, setiap orang percaya merupakan orang-orang yang sudah menerima anugrah keselamatan Kristus.


Dan tidak hanya itu, Allah juga sebenarnya menjadikan orang-orang percaya sebagai alat yang di pakai-Nya untuk memperkenalkan Kristus kepada orang-orang di dunia ini.


Kita juga adalah orang-orang yang sudah menerima dan mengalami anugrah keselamatan dari Allah.


Yang menjadi pertanyaannya adalah, sudahkah kita menyadari bahwa Allah itu bukan hanya menyelamatkan kita, tetapi Dia juga mau memanggil kita untuk menyebarkan keharuman Kristus dalam hidup kita?


Sehingga dunia sekitar kita dapat mengenal Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat mereka.


Membawa keharuman Kristus memang bukan panggilan yang mudah.


Seperti yang Paulus katakan di ayat ke 15-16, keharuman Kristus berita tentang siapa Dia, apa yang sudah Dia lakukan bagi manusia, dapat memberikan respons yang berbeda bagi setiap orang.


Ada orang yang bersukacita mendengar dan melihat Kristus diberitakan melalui hidup kita, tetapi ada juga orang yang menolak, cuek, tidak tertarik bahkan tidak suka.


Tetapi disini kembali kita diingatkan bahwa tugas utama kita, bukanlah hanya memastikan bagaimana orang lain merespons keharuman Kristus itu.


Tugas utama kita adalah untuk terus membawa keharuman Kristus melalui perkataan, sikap dan kehidupan kita, baik secara langsung maupun tidak langsung dan untuk hasil akhirnya ada di dalam kedaulatan Tuhan.


Tetapi seperti yang Paulus katakan juga di Ayat ke-17, walaupun seperti itu Paulus tetap mau memperkenalkan Kristus melalui kehidupan dan pelayanannya dengan maksud yang murni.


Dengan tulus dan setia Paulus tidak mau mencari untung sama sekali karena dia tahu, dia memang di utus untuk memperkenalkan Kristus di hadapan Allah.


Pesan Firman Tuhan bagi kita:



1. Mari kita belajar untuk terus memperkenalkan Kristus lewat kehidupan kita dengan hati yang murni, tulus dan setia!


Kita adalah orang-orang yang di pakai Tuhan untuk membawa keharuman Kristus di tengah dunia ini.


Tentunya bukan hanya untuk mencari nama sendiri, bukan untuk mengejar keberhasilan dan penghargaan untuk diri sendiri.


Mungkin kita bisa berfikir kalau saya bawa jiwa, saya melayani Tuhan, itu supaya saya dihargai dan di puji oleh orang lain, Bukan!


Kita melakukan semua itu karena kita tahu, kita sudah terlebih dahulu menerima anugrah yang begitu besar dari Yesus Kristus, maka sekarang kita juga mau membawa keharuman Kristus kepada orang-orang di sekitar kita.


2. Jangan lupa untuk terus membawa keharuman Kristus di lingkungan sekitar kita!


Melalui perkataan, sikap, pelayanan dan seluruh kehidupan kita.


Kiranya banyak orang akhirnya bisa semakin mengenal siapa Kristus dan apa yang sudah Dia lakukan bagi kita.


Melalui pekerjaan Roh Kudus akhirnya mereka bisa datang kepada Tuhan, percaya kepada Tuhan dan mengakui Kristus sebagai satu-satunya Tuhan dan Juru Selamat.


Kiranya Tuhan menolong Kita, Amien!


Doakan dan renungkan


* Syukur bagi Allah, yang dalam Kristus selalu membawa kita di jalan kemenangan-Nya. Dengan perantaraan kita, Ia menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia di mana-mana.


* Tugas utama kita adalah membawa keharuman Kristus melalui perkataan, sikap dan kehidupan kita.


Keharuman Kristus Dinantikan