Audio Stream
00 : 00 : 00

Tuhan Adalah Gembalaku
Mazmur 69:14-37
Doa dalam kesesakan (part 2)
Pada tanggal 12 Juni 2025 ada sebuah kecelakaan pesawat Air India dan dinyatakan 241 penumpang meninggal dunia, dan satu-satunya orang yang hidup namanya Viswashkumar Ramesh umur 40 tahun.
Ramesh bersaksi dengan berkata, “Saya tidak pernah menyangka saya masih hidup.”
Dalam kisah ini ada satu orang yang memberikan kesaksian juga namanya Boomi Chauhan umur 30 tahun.
Dia adalah salah satu penumpang juga tetapi tidak bisa naik pesawat karena terlambat sampai di bandara dan ia adalah salah satu penumpang yang juga selamat.
Pada awalnya dia marah, kesal, kecewa, kehilangan uang tiket, dan bisa jadi dia kehilangan pekerjaannya karena tidak bisa sampai ke tempat tujuan.
Tetapi pada waktu dia mendengar berita itu, dia balik bersyukur, dia katakan, “Sekarang saya bersyukur, uang saya bisa hilang tetapi nyawa saya selamat.”
Dia juga berkata, “Betapa keselamatan dari maut itu jauh lebh berharga daripada apapun.”
Hari ini mari kita bersama-sama memikirkan Firman Tuhan tentang keselamatan dari maut.
Mazmur 69:14-37
14 Tetapi aku, aku berdoa kepada-Mu, ya TUHAN, pada waktu Engkau berkenan, ya Allah;
demi kasih setia-Mu yang besar jawablah aku dengan pertolongan-Mu yang setia!
15 Lepaskanlah aku dari dalam lumpur, supaya jangan aku tenggelam,
biarlah aku dilepaskan dari orang-orang yang membenci aku, dan dari air yang dalam!
16 Janganlah gelombang air menghanyutkan aku, atau tubir menelan aku,
atau sumur menutup mulutnya di atasku.
17 Jawablah aku, ya TUHAN, sebab kasih setia-Mu baik, berpalinglah kepadaku menurut rahmat-Mu yang besar!
18 Janganlah sembunyikan wajah-Mu kepada hamba-Mu, sebab aku tersesak; segeralah menjawab aku!
19 Datanglah kepadaku, tebuslah aku, bebaskanlah aku oleh karena musuh-musuhku.
20 Engkau mengenal celaku, maluku dan nodaku; semua lawanku ada di hadapan-Mu.
21 Cela itu telah mematahkan hatiku, dan aku putus asa; aku menantikan belas kasihan, tetapi sia-sia, menantikan penghibur-penghibur, tetapi tidak kudapati.
22 Bahkan, mereka memberi aku makan racun, dan pada waktu aku haus, mereka memberi aku minum anggur asam.
23 Biarlah jamuan yang di depan mereka menjadi jerat, dan selamatan mereka menjadi perangkap.
24 Biarlah mata mereka menjadi gelap, sehingga mereka tidak melihat; buatlah pinggang mereka goyah senantiasa!
25 Tumpahkanlah amarah-Mu ke atas mereka, dan biarlah murka-Mu yang menyala-nyala menimpa mereka.
26 Biarlah perkemahan mereka menjadi sunyi, dan biarlah kemah-kemah mereka tidak ada penghuninya.
27 Sebab mereka mengejar orang yang Kaupukul, mereka menambah kesakitan orang-orang yang Kautikam.
28 Tambahkanlah salah kepada salah mereka, dan janganlah sampai Engkau membenarkan mereka!
29 Biarlah mereka dihapuskan dari kitab kehidupan, janganlah mereka tercatat bersama-sama dengan orang-orang yang benar!
30 Tetapi aku ini tertindas dan kesakitan, keselamatan dari pada-Mu, ya Allah, kiranya melindungi aku!
31 Aku akan memuji-muji nama Allah dengan nyanyian, mengagungkan Dia dengan nyanyian syukur;
32 pada pemandangan Allah itu lebih baik dari pada sapi jantan, dari pada lembu jantan yang bertanduk dan berkuku belah.
33 Lihatlah, hai orang-orang yang rendah hati, dan bersukacitalah; kamu yang mencari Allah, biarlah hatimu hidup kembali!
34 Sebab TUHAN mendengarkan orang-orang miskin, dan tidak memandang hina orang-orang-Nya dalam tahanan.
35 Biarlah langit dan bumi memuji-muji Dia, lautan dan segala yang bergerak di dalamnya.
36 Sebab Allah akan menyelamatkan Sion dan membangun kota-kota Yehuda,
supaya orang-orang diam di sana dan memilikinya;
37 anak cucu hamba-hamba-Nya akan mewarisinya, dan orang-orang yang mencintai nama-Nya akan diam di situ.
Firman Tuhan dari mazmur ini merupakan doa ratapan dan permohonan Daud yang sangat mendesak karena penderitaan yang dialami akibat penganiayaan dan fitnah dari orang orang yang memusuhi dia.
Tetapi juga menjadi suatu transisi perasaan yang tadinya mengeluh karena rasa sakit, penderitaan lalu menjadi suatu kesukaan bagi Daud karena pertolongan Tuhan.
Ada nyanyian pujian yang Daud naikkan karena Tuhan telah memulihkan keadaaan umat-Nya.
Perhatikan ayat 14-19, disini adalah permohonan yang sifatnya mendesak untuk dilepaskan.
Daud berseru mohon belas kasihan Tuhan, mohon kasih setia Tuhan agar Dia tidak tenggelam di dalam penderitaan yang sedang dia alami.
Menarik sekali, ketika kita berada dalam situasi yang sulit, kita datang kepada Tuhan, memohon supaya kita tidak terus tenggelam di dalam kesulitan & penderitaan kita yang semakin parah.
Lalu Daud datang kepada Tuhan meminta Tuhan mengangkat dia dari lumpur. Lumpur adalah gambaran dalam kondisi tidak berdaya.
Lalu dikatakan, dari air yang dalam dan sumur yang melambangkan maut dan keputusasaan, ini adalah suatu penderitaan yang amat sangat serius.
Di ayat 20-30 keluhan atas musuh-musuhnya sekaligus ada permohonan Daud minta supaya Tuhan menghukum musuh-mushnya.
Disini Daud mengeluh karena penolakan yang kejam yang mereka lakukan terhadap dirinya.
Dia merasa dikhianati dan diberikan makan racun serta minum dari anggur yang asam ketika dia haus.
Ini sebenarnya adalah nubuatan apa yang terjadi kepada Yesus ketika Dia di salib, waktu Dia haus Dia katakan haus lalu mereka menyucukkan anggur asam kepada-Nya dan ini digenapi.
Penderitaan yang amat sangat berat dan dalam. Kita melihat gambaran ini digenapi di dalam Kristus.
Setelah Daud menggambarkan tentang bagaimana keluhannya, penderitaan yang dialami, disini Daud meminta supaya Tuhan menimpakan murka-Nya, membalas segala perbuatan musuh- musuhnya yang menambahkan kesakitannya.
Lalu Daud minta supaya nama-nama orang-orang itu dihapuskan dari kitab kehidupan.
Ayat 31-37 ini yang dikatakan sebagai masa transisi dari keluhan-keluhan lalu beralih kepada ungkapan pujian, ucapan syukur karena janji keselamatan yang Tuhan berikan kepada umat-Nya.
Di bagian ini Daud mengatakan bahwa pujian itu lebih berharga daripada sebuah korban.
Kemudian dia berjanji untuk memuji dan menyembah Tuhan dengan nyanyian dan ucapan syukur kepada Tuhan.
Lalu Daud menyaksikan bahwa pengharapan bagi orang benar Tuhan sediakan melalui karya-Nya, karena Allah mendengar orang yang tertindas, hina, dan Tuhan memberikan pertolongan kepada orang-orang yang dibebaskan dari maut.
Mazmur ini ditutup dengan nubuatan pemulihan bagi kota-kota Yehuda dan janji keselamatan kekal bagi keturanan dari hamba-hamba-Nya.
Menarik sekali ketika Daud merintih karena penderitaan dan tekanan yang sangat berat tetapi dipulihkan oleh Tuhan, oleh karena ada janji keselamatan Tuhan bagi orang-orang benar.
Gambaran tentang kehidupan kita hari ini, kita bergumul, bergelut dengan masalah kita, Tuhan ijinkan juga kita melewati masa-masa yang amat sangat berat dan kita merasa tidak mampu, tidak berdaya.
Kita menyadari kerapuhan hidup kita dan pada saat-saat ini, kita ingat akan kebaikan Tuhan, Tuhan yang berjanji menyertai kita.
Ketika Tuhan menyerahkan diri-Nya mati di salib untuk menanggung dosa kita, maka apa yang menjadi pergumulan kita hari ini, bagi Tuhan itu sesuatu yang terlalu kecil.
Kalau Dia menyerahkan nyawa-Nya buat kita, apalagi hal hal yang berkaitan dengan hidup kita sehari-hari, Tuhan pasti memberikan pertolongan pada waktunya.
Sadar atau tidak setiap hari kita dihadapkan pada kemungkinan adanya ancaman maut, ketika kita keluar dari rumah, kita naik kendaraan pribadi atau umum, bisa saja sesuatu yang tidak kita harapkan terjadi.
Kecelakaan terjadi karena itu sesuatu yang sifatnya umum atau ketika kita melakukan perjalanan jauh melalui darat maupun udara.
Sering kali ada sahabat, teman atau keluarga kita mengatakan, safe flight, safe trip, kenapa? karena memang merupakan sebuah doa yang singkat supaya kita terlepas dari maut ataupun kecelakaan.
Namun Kita harus sadar bahwa ada satu ancaman yang sangat bahaya dan fatal yaitu ancaman nyawa kita.
Sering kali kita tidak aware tentang hal ini, bisa saja terjadi saat kita duduk-duduk dirumah, sedang jalan atau sedang melakukan kegiatan bersama teman-teman kita dalam sebuah komunitas.
Ancaman maut ataupun ancaman kematian kekal selama-lamanya bisa terjadi kepada setiap orang yang berdosa.
Tetapi kita bersyukur kepada Tuhan, puji Tuhan, kita sudah percaya kepada Kristus, apa yang Kristus sudah kerjakan di kalvari, Dia menanggung dosa kita.
Dan ketika kita percaya, Dia menyucikan kita dari segala dosa kita, mengampuni dosa kita dan memberikan kita keselamatan kekal dari kebinasaan kekal.
Inilah pengharapan yang terindah yang sudah disediakan Tuhan bagi setiap orang yang percaya kepada Kristus.
Pesan Firman Tuhan Bagi kita:
Memang setiap orang diperhadapkan dengan ancaman maut, tetapi di dalam Kristus ada jaminan keselamatan yang Tuhan sudah sediakan bagi orang-orang percaya.
Doakan dan renungkan
* Kalimat di bawah ini adalah seruan Daud kepada kita, yang sedang bergumul/bergelut dengan masalah, melewati masa-masa yang amat sangat berat.
* Lihatlah, hai orang-orang yang rendah hati, dan bersukacitalah; kamu yang mencari Allah, biarlah hatimu hidup kembali!
Nantikan pertolonganNya