Login

Daftar

All Episode

Audio Stream

Podcast
Lagu Indonesia
Podcast
Lagu Mandarin

00 : 00 : 00

Back

TAG Renungan Harian GKY Mangga Besar - Sabtu, 22 Agustus 2026

Tuhan Adalah Gembalaku

Mazmur 63:1-12

Kerinduan kepada Allah


Kerinduan adalah sebuah keinginan yang kuat untuk mendapatkan sesuatu, berjumpa dengan orang yang dicintai. Di mana ada kerinduan, di situ ada cinta, dan juga sebaliknya.


Ada seorang bapak gereja mula-mula, Saint Augustine berkata:

“You have made us for yourself, O Lord, and our hearts are restless until they rest in You.”


Engkaulah yang menciptakan kami untuk diri-Mu ya Tuhan, dan hati kami terus gelisah hingga kami mendapatkan ketenangan di dalam Engkau.


Ini adalah suatu ungkapan dari dalam diri manusia yang secara sadar atau tidak, ada kerinduan kepada Tuhan.


Mazmur 63:1-12

Kerinduan kepada Allah


1 Mazmur Daud, ketika ia ada di padang gurun Yehuda.


2 Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair.


3 Demikianlah aku memandang kepada-Mu di tempat kudus, sambil melihat kekuatan-Mu dan kemuliaan-Mu.


4 Sebab kasih setia-Mu lebih baik dari pada hidup; bibirku akan memegahkan Engkau.


5 Demikianlah aku mau memuji Engkau seumur hidupku dan menaikkan tanganku demi nama-Mu.


6 Seperti dengan lemak dan sumsum jiwaku dikenyangkan, dan dengan bibir yang bersorak-sorai mulutku memuji-muji.


7 Apabila aku ingat kepada-Mu di tempat tidurku, merenungkan Engkau sepanjang kawal malam,


8 sungguh Engkau telah menjadi pertolonganku, dan dalam naungan sayap-Mu aku bersorak-sorai.


9 Jiwaku melekat kepada-Mu, tangan kanan-Mu menopang aku.


10 Tetapi orang-orang yang berikhtiar mencabut nyawaku, akan masuk ke bagian-bagian bumi yang paling bawah.


11 Mereka akan diserahkan kepada kuasa pedang, mereka akan menjadi makanan anjing hutan.


12 Tetapi raja akan bersukacita di dalam Allah; setiap orang, yang bersumpah demi Dia, akan bermegah, karena mulut orang-orang yang mengatakan dusta akan disumbat.


Mazmur ini adalah nyanyian kerinduan rohani Daud yang sangat mendalam, ketika berada di padang gurun dalam pelariannya.


Ketika Daud menemukan kerinduannya, ia memuji Allah di tengah ancaman musuh dan bersuka cita dalam perlindungan Tuhan.


Ayat 1-4 di sini Daud mengungkapkan kerinduan kepada Tuhan, ia menggambarkan kehausan jiwanya seperti tanah yang kering dan tandus tiada berair.


Di saat tidak menyenangkan seperti itu, Daud menaruh prioritas hanya kepada Tuhan, merindukan dan menikmati persekutuan dengan Tuhan dan ia mengakui kasih setia Tuhan lebih berharga dari hidup itu sendiri.


Ayat 5-8 di sini Daud bersuka cita memuji Tuhan karena pertolongan-Nya, Daud bersumpah untuk memuji dan menaikkan syukur seumur hidup kepada Tuhan, karena ia merasa dikenyangkan dan dipuaskan oleh karena ia menikmati intimasi persekutuan dengan Tuhan.


Ia memenuhi malam-malamnya dengan perenungan akan Tuhan dan bersuka cita karena ia yakin kepada Tuhan. Tuhan selalu menjadi perlindungan dan naungan sayap bagi Daud.


Ayat 9-12 merupakan keyakinan Daud akan kemenangan dan pembenaran yang Tuhan berikan kepada orang-orang benar.


Daud yakin bahwa orang-orang yang setia dan hidup benar kepada Tuhan, akan bermegah di dalam Tuhan karena Tuhan pasti memberi kemenangan dan perlindungan.


Tuhan juga tentu melakukan keadilan-Nya, dikatakan sementara mulut para pendusta akan dibungkamkan.


Dalam dunia yang melelahkan ini, masing-masing kita punya pergumulan. Kadang kita susah, kadang kita senang, kecewa, perjuangan hidup terasa berat, kering, tidak ada gairah.


Gairah dalam kehidupan rohani kita semakin padam, sadar atau tidak kondisi ini membuat kita ingin mencari Tuhan, karena hanya kepada Tuhan saja kita mendapatkan jawaban memuaskan dahaga hati dan kesegaran bagi jiwa.


Kita harus sadar kadang Tuhan ijinkan kita melewati padang gurun, agar kita ingat dan rindu kepada Tuhan.


Bila perjalanan hidup kita selalu biasa-biasa dan menyenangkan, seringkali kita lupa akan Tuhan, tetapi ketika kita sedang berada dalam situasi yang tidak nyaman dan sulit akan muncul keinginan untuk mencari Tuhan.


Tidak ada cara lain untuk mendapatkan ketenangan dan kesegaran jiwa, selain kepada Dia, mengalami intimasi dengan Tuhan.


Pesan Firman Tuhan:


Ketika kita menemukan Tuhan, maka Tuhan akan memberikan kepada kita kesegaran dan kepuasan dalam jiwa ini.


Doakan dan renungkan


* Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu,…seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair.


* Demikianlah aku memandang kepada-Mu di tempat kudus, sambil melihat kekuatan-Mu dan kemuliaan-Mu. Sebab kasih setia-Mu lebih baik dari pada hidup.


KasihMu lebih dari hidup