Login

Daftar

All Episode

Audio Stream

Podcast
Lagu Indonesia
Podcast
Lagu Mandarin

00 : 00 : 00

Back

TAG Renungan Harian GKY Mangga Besar - Rabu, 19 Agustus 2026

Tuhan Adalah Gembalaku

Mazmur 60:1-14

Doa memohon kemenangan


Kita baru saja menyaksikan perhelatan pertandingan sepak bola piala dunia. Dalam pertandingan, ada yang menang dan kalah. Tentu tim mana pun ingin ada di pihak yang menang.


Saat kita menyaksikan pertandingan tim dari Portugal dan Spanyol, kemenangan diperoleh oleh Spanyol. Banyak orang kecewa karena mereka mendukung Portugal.


Tidak hanya pendukungnya, tetapi bintang utama Portugal; yaitu Christiano Ronaldo, juga turut menyatakan kekecewaan. Ia katakan bahwa ia tidak dapat menyembunyikan perasaan kecewa karena kekalahan.


Lalu ia katakan bahwa menang atau kalah adalah sebuah hal yang biasa di dalam pertandingan. Kita perlu lebih siap akan hasil menang atau kalah.


Ungkapan seorang bintang yang harus menerima kekalahan, semakin menunjukkan bahwa tentu saja sebenarnya tim mana pun sebenarnya ingin sekali ada di pihak yang menang.


Kita akan merenung bersama tentang keindahan kemenangan bersama dengan Tuhan.


Mazmur 60:1-14


1 Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Bunga bakung kesaksian. Miktam dari Daud untuk diajarkan,


2 ketika ia memerangi orang Aram-Mesopotamia dan orang Aram-Zoba, dan ketika Yoab pada waktu pulang telah memukul kalah dua belas ribu orang Edom di Lembah Asin.


3 Ya Allah, Engkau telah membuang kami, menembus pertahanan kami; Engkau telah murka; pulihkanlah kami!


4 Engkau telah menggoncangkan bumi dan membelahnya; perbaikilah retak-retaknya, sebab bumi telah goyang.


5 Engkau telah membuat umat-Mu mengalami penderitaan yang berat, Engkau telah memberi kami minum anggur yang memusingkan.


6 Kepada mereka yang takut kepada-Mu telah Kauberikan panji-panji, tanda untuk berlindung terhadap panah. Sela


7 Supaya terluput orang-orang yang Kaucintai, berikanlah keselamatan dengan tangan kanan-Mu dan jawablah kami!

8 Allah telah berfirman di tempat kudus-Nya: "Aku hendak beria-ria, Aku hendak membagi-bagikan Sikhem, dan lembah Sukot hendak Kuukur.


9 Punya-Ku Gilead dan punya-Ku Manasye, Efraim ialah pelindung kepala-Ku, Yehuda ialah tongkat kerajaan-Ku;


10 Moab ialah tempat pembasuhan-Ku, kepada Edom Aku melemparkan kasut-Ku,

karena Filistea Aku bersorak-sorai."

11 Siapakah yang akan membawa aku ke kota yang berkubu? Siapakah yang menuntun aku ke Edom?


12 Bukankah Engkau, ya Allah, yang telah membuang kami, dan yang tidak maju, ya Allah, bersama-sama bala tentara kami?


13 Berikanlah kepada kami pertolongan terhadap lawan, sebab sia-sia penyelamatan dari manusia.


14 Dengan Allah akan kita lakukan perbuatan-perbuatan gagah perkasa, sebab Ia sendiri akan menginjak-injak para lawan kita.


Mazmur ini adalah pengajaran dari Daud yang menyampaikan permohonan agar Tuhan memberikan kemenangan kepadanya. Hal ini juga menjelaskan kedaulatan Allah atas bangsa-bangsa.


Kemudian, ia memberikan kesaksian bahwa bersama Allah saja, umat Tuhan dapat melakukan perbuatan-perbuatan besar atau gagah perkasa.


Ayat 1-5 berisi doa permohonan kemenangan dan pemulihan bagi umat Tuhan. Daud mengeluhkan penderitaan dan kekalahan yang dialami orang Israel. Ia menggambarkan seolah-olah bumi goncang dan Tuhan telah menolak mereka.


Di tengah kehancuran ini, Daud berseru meminta kemenangan, pemulihan, dan keselamatan untuk mereka. Ia meminta agar Tuhan menjawab seruan doa permohonan umat Tuhan.


Ayat 6-8 berisi keyakinan Daud akan kepastian janji dan kedaulatan Tuhan bagi umat-Nya. Daud mengingat janji Tuhan yang kudus, yang dijanjikan kepada bangsa Israel.


Ia janjikan kepada bapak-bapak leluhur bahwa Tuhan sudah janji untuk setia, berdaulat atas segala sesuatu, dan tetap memimpin umat-Nya.


Ia menegaskan otoritas Allah atas wilayah musuh-musuhnya seperti Sikem, Sukot, dan lainnya; serta penaklukan bangsa-bangsa di sekitarnya seperti Moab, Edom. Ia katakan bahwa mereka ada di bawah kendali Tuhan.


Ayat 9-12, Daud mengungkapkan keyakinannya akan kemenangan bersama Tuhan. Walaupun gambaran pada ayat 1-2 adalah tentang bagaimana kondisi musuhnya, saat ia melihat perspektif dari kacamata iman kepada Tuhan, ia menyadari bahwa pertolongan manusia memang sia-sia.


Kemenangan militer tidak mungkin dicapai dengan kekuatan diri sendiri. Sebaliknya, ia sangat yakin ketika Allah ada di pihak orang-orang benar, pasti Tuhan akan memberikan kemenangan kepada umat Tuhan.


Mazmur ini menunjukkan pernyataan iman yang sangat kuat, bahwa bersama dengan Allah, mereka akan melakukan perbuatan yang gagah perkasa.


Hal ini karena kuasa dan kedaulatan Tuhan atas segala bangsa dan segala sesuatu yang ada di bumi. Mereka katakan bahwa bersama dengan Tuhan, mereka akan menginjak-injak kekuatan musuhnya.


Ini adalah bukti bahwa Tuhan selalu ada di pihak orang-orang yang percaya kepada-Nya dan benar di hadapan-Nya. Hidup yang kita jalani, mirip dengan sebuah peperangan. Bukan dalam hal fisik, melainkan secara rohani.


Ada saat kita menang, ada saat kita kalah. Ada saat kita merasa tidak berdaya, saat semua yang terjadi adalah hal yang tidak kita inginkan, seperti mengalami kekalahan, seperti Daud.


Jika berada dalam situasi tersebut, kita jangan menyerah. Hal ini karena Tuhan kita peduli setiap persoalan kita dan berjanji memberikan kemenangan kepada kita.


Pesan Firman Tuhan bagi kita


1. Mari kita belajar untuk membawa seluruh pergumulan kita dan minta Tuhan yang bertindak serta beracara dalam persoalan kita.


Di dalam peperangan rohani, ketika kita berseru kepada Tuhan, maka ia akan bertindak dengan cara-Nya.


Sebaliknya, ketika kita tidak pernah berserah, kita adalah pengendalinya. Sehebat apapun cara kita, semua menjadi sia-sia.


2. Saat kita berseru, berserah, dan datang kepada Tuhan, Tuhan sanggup menolong. Percaya bahwa Tuhan akan melakukan hal-hal di luar pemikiran atau ekspektasi kita.


Sesuatu yang ajaib, karena Ia memiliki cara yang unik untuk memberikan kemenangan demi kemenangan.


Tentu, bukan dengan kekuatan dan kuat gagah kita, melainkan karena bersama dengan Tuhan di sepanjang hidup kita setiap hari.


Mazmur 60:14


14 Dengan Allah akan kita lakukan perbuatan-perbuatan gagah perkasa, sebab Ia sendiri akan menginjak-injak para lawan kita.


Maukah kita mengalami kemenangan dan pemuliaan dari Tuhan?


Doakan dan renungkan


* Berikanlah kepada kami pertolongan terhadap lawan, sebab sia-sia penyelamatan dari manusia.


* Dengan Allah akan kita lakukan perbuatan-perbuatan gagah perkasa.


Hanya Engkau Penyelamatku