Audio Stream
00 : 00 : 00

Tuhan Adalah Gembalaku
Mazmur 47:1-10
Allah, Raja seluruh bumi
Tahukah mengapa kita harus beribadah? Setiap hari Minggu bangun pagi dan bersiap untuk ibadah. Apakah untuk menunjukkan bahwa kita orang beragama?
Ibadah adalah ekspresi iman dan pengenalan kita akan Allah. Faith dan knowledge, mengenai siapa Tuhan yang kita percaya.
Saat kita mengalami pengenalan dan kebaikan Tuhan dalam hidup, kita dipanggil Tuhan untuk beribadah kepada Allah.
Mazmur 47:1-10
1 Untuk pemimpin biduan. Dari bani Korah. Mazmur.
2 Hai segala bangsa, bertepuktanganlah, elu-elukanlah Allah dengan sorak-sorai!
3 Sebab TUHAN, Yang Mahatinggi, adalah dahsyat, Raja yang besar atas seluruh bumi.
4 Ia menaklukkan bangsa-bangsa ke bawah kuasa kita, suku-suku bangsa ke bawah kaki kita,
5 Ia memilih bagi kita tanah pusaka kita, kebanggaan Yakub yang dikasihi-Nya. Sela
6 Allah telah naik dengan diiringi sorak-sorai, ya TUHAN itu, dengan diiringi bunyi sangkakala.
7 Bermazmurlah bagi Allah, bermazmurlah, bermazmurlah bagi Raja kita, bermazmurlah!
8 Sebab Allah adalah Raja seluruh bumi, bermazmurlah dengan nyanyian pengajaran!
9 Allah memerintah sebagai raja atas bangsa-bangsa, Allah bersemayam di atas takhta-Nya yang kudus.
10 Para pemuka bangsa-bangsa berkumpul sebagai umat Allah Abraham. Sebab Allah yang empunya perisai-perisai bumi; Ia sangat dimuliakan.
Ini adalah mazmur yang bersifat ajakan kepada umat Tuhan dari segala bangsa, untuk beribadah kepada Allah yang berkuasa atas ciptaanNya.
Melalui puji-pujian disertai sukacita dan penghormatan yang tinggi kepada Allah.
Ayat 1 dan 2 menunjukkan ekspresi ibadah karena keagungan Tuhan. Pemazmur mengajak untuk bertepuk tangan, bersorak-sorai, berukacita memuji Tuhan.
Hal ini merupakan respon orang-orang percaya kepada Tuhan, untuk menyembah dengan pujian atas keagungan yang maha tinggi.
Ayat 3 sampai 5, merupakan ajakan untuk beribadah kepada Tuhan karena perbuatan-perbuatan Tuhan yang telah memberikan kemenangan kepada umat-Nya.
Allah dinyatakan sebagai Pribadi yang bertindak membela bangsa Israel, menaklukkan musuh-musuh, dan memberikan tanah pusaka yang merupakan tanah warisan secara turun temurun.
Sebenarnya ini adalah berita mesianik mengenai hal yang Tuhan Yesus kerjakan bagi kita.
Saat kita percaya kepada Kristus, kita menjadi ahli waris Kerajaan Allah. Ini menunjukkan perbuatan dan kebaikan Tuhan yang dinyatakan bagi umat-Nya.
Ayat 6 sampai 9, merupakan ajakan beribadah kepada Allah sebagai Raja seluruh bumi. Ayat 6 menggambarkan Allah naik ke takhtaNya diiringi dengan sorak-sorai dan bunyi sangkakala.
Ini menjelaskan tentang Allah yang memiliki otoritas, berkuasa atas umat dan ciptaanNya.
Secara teologis, ini menggambarkan kemenangan mutlak dan kedaulatan Allah di dalam Kristus yang sifatnya absolut atas seluruh ciptaan-Nya.
Ini menjelaskan tentang kuasa di dalam dan melalui Kristus yang telah mengalahkan kuasa maut dan memberikan kemenangan kepada kita sebagai orang-orang percaya.
Kemudian, dikatakan bahwa Ia naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa; yang merupakan lambang kuasa tunggal yang berkuasa atas seluruh umat yang percaya kepada Tuhan, bahkan seluruh umat manusia di dunia.
Sejauh mana pengenalan kita akan Allah dan pengalaman kita akan kebaikan Allah; akan menunjukkan kesungguhan kita beribadah kepada Allah.
Kesungguhan kita dalam beribadah untuk memuji dan menyembah Tuhan, akan membuat kita mengalami dan merasakan keindahan Tuhan di dalam ibadah.
Mari kita renungkan, bagaimana sikap ibadah selama ini? Mungkin kita merasa kering dan tidak bergairah, mengapa hal itu terjadi? Apakah karena musik atau WL yang kurang baik dalam melayani?
Pesan Firman Tuhan bagi kita
1. Sikap yang tulus dan sungguh-sungguh memuji dan menyembah Tuhan, itu sangat tergantung pada sikap hati kita.
2. Mari kita mereset kembali sikap ibadah kita, agar kita punya sikap hati yang sungguh-sungguh, penuh dengan sukacita dalam menaikkan pujian dan penghormatan kita kepada Tuhan.
Maka, kita akan mengalami atmosfer ibadah yang berbeda. Mengalami keindahan Tuhan dalam ibadah.
Doakan dan renungkan
* Hai segala bangsa, bertepuktanganlah, elu-elukanlah Allah dengan sorak-sorai!
* Bermazmurlah bagi Allah, bermazmurlah bagi Raja kita, bermazmurlah!
Hati penuh pujian