Audio Stream
00 : 00 : 00

Tuhan Adalah Gembalaku
Mazmur 41:1-14
Doa minta penyembuhan
Renungan Firman hari ini terambil dari:
Mazmur 41:1-14
1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud.
2 Berbahagialah orang yang memperhatikan orang lemah! TUHAN akan meluputkan dia pada waktu celaka.
3 TUHAN akan melindungi dia dan memelihara nyawanya, sehingga ia disebut berbahagia di bumi; Engkau takkan membiarkan dia dipermainkan musuhnya!
4 TUHAN membantu dia di ranjangnya waktu sakit; di tempat tidurnya Kaupulihkannya sama sekali dari sakitnya.
5 Kalau aku, kataku: "TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!"
6 Musuhku mengatakan yang jahat tentang aku: "Bilakah ia mati, dan namanya hilang lenyap?"
7 Orang yang datang menjenguk, berkata dusta; hatinya penuh kejahatan, lalu ia keluar menceritakannya di jalan.
8 Semua orang yang benci kepadaku berbisik-bisik bersama-sama tentang aku, mereka merancangkan yang jahat terhadap aku:
9 "Penyakit jahanam telah menimpa dia, sekali ia berbaring, takkan bangun-bangun lagi."
10 Bahkan sahabat karibku yang kupercayai, yang makan rotiku, telah mengangkat tumitnya terhadap aku.
11 Tetapi Engkau, ya TUHAN, kasihanilah aku dan tegakkanlah aku, maka aku hendak mengadakan pembalasan terhadap mereka.
12 Dengan demikian aku tahu, bahwa Engkau berkenan kepadaku, apabila musuhku tidak bersorak-sorai karena aku.
13 Tetapi aku, Engkau menopang aku karena ketulusanku, Engkau membuat aku tegak di hadapan-Mu untuk selama-lamanya.
14 Terpujilah TUHAN, Allah Israel, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya! Amin, ya amin.
Sering kali Alkitab memberikan rujukan bahwa Tuhan selalu ada di pihak orang lemah atau miskin.
Baik dalam Perjanjian Lama, maupun Kitab Injil; Tuhan Yesus selalu membela orang lemah, sakit, atau tersingkirkan.
Kita tidak boleh salah sangka bahwa Tuhan selalu berpihak pada mereka yang lemah atau miskin, dalam segala konteks situasi.
Sebagai orang percaya, kita tidak pernah bisa menerima social gospel. Social Gospel adalah penyampaian kabar baik, terutama mengenai masalah-masalah sosial.
Hal ini dianggap lebih penting daripada kelahiran kembali oleh Roh Kudus. Ini bukan pesan Firman Tuhan.
Mazmur 41:2
2 Berbahagialah orang yang memperhatikan orang lemah! TUHAN akan meluputkan dia pada waktu celaka.
Tuhan memang membela orang lemah, tetapi harus dilihat konteks ayat tersebut. Konteksnya adalah Raja Daud yang sedang berada dalam kelemahan.
Siapakah Raja Daud? Raja Daud adalah orang percaya, mengasihi, dan bersandar kepada Tuhan.
Dalam Perjanjian Lama, orang yang lemah dan miskin diantara bangsa Israel adalah orang-orang yang tidak memiliki pembela; baik itu adalah penguasa, maupun para pemimpin agama.
Mereka datang dan memohon belas kasihan Tuhan. Dalam konteks inilah, Tuhan ada di pihak orang-orang seperti mereka.
Maka, dikatakan bahwa berbahagialah orang yang memperhatikan orang lemah, yaitu mereka yang bersandar kepada Tuhan.
Mereka tidak bersandar kepada kekuatan manusia, kuasa, maupun kepada materi; melainkan bergantung kepada Tuhan. Inilah yang dialami oleh Raja Daud. Ia merasa lemah.
Mazmur 41:6
6 Musuhku mengatakan yang jahat tentang aku: "Bilakah ia mati, dan namanya hilang lenyap?"
Tidak ada hal yang dapat diandalkan oleh Raja Daud. Ia hanya punya iman bahwa Tuhan membela orang-orang yang mengasihinya, meskipun orang ini sedang dalam kelemahan.
2 Korintus 12:10
10 Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.
Rasul Paulus menjelaskan kelemahan tidak mengindikasikan kita sebagai orang yang tidak berdaya, melainkan sebagai orang kuat.
Hal ini karena kuasa dan pembelaan Kristus, ada bersama-sama dengan orang percaya.
Di tengah kelemahan dan pergumulan kita, dimana tidak ada seorang pun yang membela kita; kita selalu tahu Tuhan ada di pihak orang-orang percaya yang mengasihi Tuhan.
Lukas 6:27
27 "Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu;
Pesan Firman Tuhan bagi kita
1. Jangan bersandar kepada kekuatan diri sendiri. Jangan pongah kepada kemampuan kita, tetapi biarlah kita selalu ingin menyenangkan Tuhan.
Di dalam segala keterbatasan kita, jangan pernah tawar hati; Tuhan membela orang-orang percaya yang mengasihi Tuhan, yang ingin melakukan hal yang Tuhan inginkan.
2. Lakukan hal yang Tuhan mau dan percayalah, Dia ada bersama-sama dengan kita.
Doakan dan renungkan
* Berbahagialah orang yang memperhatikan orang lemah! TUHAN akan meluputkan dia pada waktu celaka.
* TUHAN akan melindungi dia dan memelihara nyawanya, sehingga ia disebut berbahagia di bumi; Engkau takkan membiarkan dia dipermainkan musuhnya!
Tuhan peduli pada orang peduli