Audio Stream
00 : 00 : 00

Tuhan Adalah Gembalaku
Mazmur 37:1-9
Kebahagiaan orang fasik semu
1 Dari Daud. Jangan marah karena orang yang berbuat jahat, jangan iri hati kepada orang yang berbuat curang;
2 sebab mereka segera lisut seperti rumput dan layu seperti tumbuh-tumbuhan hijau.
3 Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia,
4 dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.
5 Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;
6 Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang.
7 Berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikanlah Dia; jangan marah karena orang yang berhasil dalam hidupnya, karena orang yang melakukan tipu daya.
8 Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan.
9 Sebab orang-orang yang berbuat jahat akan dilenyapkan, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN akan mewarisi negeri.
Apa atau siapakah yang menggerakkan hidup kita? Seringkali tanpa sadar, hidup kita digerakkan oleh orang-orang di sekitar kita yang bertindak tidak berkenan di hati kita dan kita memberikan respon yang negatif.
Raja Daud mengingatkan kita, jangan marah karena orang berbuat jahat, jangan iri hati kepada orang yang berbuat curang.
Ketika kita mendengar kalimat ini, apa yang menjadi respon kita? Seringkali orang berkata bukankah hak saya untuk marah, hak saya bila saya iri hati bila orang mencurangi saya?
Sebetulnya, kita masuk dalam perangkap orang itu yang tidak kita sadari, kita digerakkan oleh orang yang bukan panutan kita., tetapi oleh orang-orang yang menyakiti kita, yang berbuat jahat dan tidak adil.
Kita menjadi marah dan itu yang menggerakkan hidup kita, sehingga kita menjadi rugi, karena dengan respon negatif kita itu menjadi terikat dengan apa yang dilakukan orang lain yang tidak baik itu dan akhirnya kita juga berbuat tidak baik.
Kita harus menjadi orang-orang yang dilepaskan daripada lingkungan kita yang menggerakkan kita untuk berbuat sesuatu yang tidak baik.
Kita harus digerakkan bukan oleh lingkungan kita, tetapi oleh Tuhan yang telah menetapkan tujuan hidup bagi kita.
Tentu tujuan hidup yang Tuhan berikan kepada kita bukan tujuan hidup yang sementara yang hina, tetapi tujuan hidup yang mulia.
Bagaimana kita bisa menjadi orang-orang yang merdeka, sehingga kita bisa berjalan dalam jalan yang Tuhan tetapkan, mencapai tujuan yang mulia itu?
Mazmur 37:3
Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia,
1. Percaya kepada Tuhan dan lakukan yang baik.
Jangan pikirkan yang lain, yang harus kita pikirkan adalah percaya kepada Tuhan. Pikirkan apa yang baik yang bisa kita lakukan.
Orang lain boleh berbuat apa saja, kita tidak dapat mengontrol perilaku dan perbuatan orang lain, tetapi sebagai orang percaya kita harus dikontrol oleh Roh Kudus.
Selalu pikirkan apa yang baik yang bisa kita kerjakan yang berkenan kepada Tuhan.
Mazmur 37:4
dan bergembiralah karena TUHAN, maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.
2. Kegembiraan kita itu harus dalam Tuhan.
Karena Tuhan, kita gembira. Kegembiraan kita jangan bergantung kepada perbuatan orang lain.
Bila kegembiraan kita bergantung kepada orang lain, hidup kita akan terombang-ambing seperti gelora laut.
Hati yang gembira itu adalah obat yang manjur dalam hidup kita.
Hati yang gembira menjadikan kita produktif, menjadi orang dengan kapasitas penuh dan yang lebih indah lagi:
Kalau kita bergembira karena Tuhan, maka Tuhan akan memberikan kepada kita apa yang diinginkan oleh hati kita.
3. Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan, percayalah kepada-Nya dan Ia akan bertindak.
Ciri-ciri orang yang menyerahkan hidupnya kepada Tuhan adalah ia tidak mengandalkan dirinya, tidak mengandalkan lingkungannya, tetapi ia mengandalkan Tuhan.
Ia tidak menjadi kuatir, tidak menjadi takut, tetapi ia berjalan di dalam anugerah Tuhan, di dalam keyakinan kepada Tuhan.
Hidup kita bergantung kepada Tuhan.
Hidup kita bergantung kepada kebaikan Tuhan.
Mazmur 37:6
Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang.
Bukan kita yang membela hak kita, bukan kita yang mengejar itu.
Pesan Firman Tuhan:
1. Yang kita kejar adalah hidup menyenangkan hati Tuhan.
2. Kita perlu dikendalikan oleh kuasa Roh Kudus, sehingga kita melihat bagaimana Tuhan bekerja dalam hidup kita.
Doakan dan renungkan
* Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia,
* Bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.
Percaya dan Bergembira