Login

Daftar

All Episode

Audio Stream

Podcast
Lagu Indonesia
Podcast
Lagu Mandarin

00 : 00 : 00

Back

TAG Renungan Harian GKY Mangga Besar - Selasa, 21 Juli 2026

Tuhan Adalah Gembalaku

Mazmur 33: 1-22

Puji-pujian kepada Allah Israel


Mazmur 33: 1-22


1 Bersorak-sorailah, hai orang-orang benar, dalam TUHAN! Sebab memuji-muji itu layak bagi orang-orang jujur.


2 Bersyukurlah kepada TUHAN dengan kecapi, bermazmurlah bagi-Nya dengan gambus sepuluh tali!


3 Nyanyikanlah bagi-Nya nyanyian baru; petiklah kecapi baik-baik dengan sorak-sorai!


4 Sebab firman TUHAN itu benar, segala sesuatu dikerjakan-Nya dengan kesetiaan.


5 Ia senang kepada keadilan dan hukum; bumi penuh dengan kasih setia TUHAN.


6 Oleh firman TUHAN langit telah dijadikan, oleh nafas dari mulut-Nya segala tentaranya.


7 Ia mengumpulkan air laut seperti dalam bendungan, Ia menaruh samudera raya ke dalam wadah.


8 Biarlah segenap bumi takut kepada TUHAN, biarlah semua penduduk dunia gentar terhadap Dia!


9 Sebab Dia berfirman, maka semuanya jadi; Dia memberi perintah, maka semuanya ada.


10 TUHAN menggagalkan rencana bangsa-bangsa; Ia meniadakan rancangan suku-suku bangsa;


11 tetapi rencana TUHAN tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun-temurun.


12 Berbahagialah bangsa, yang Allahnya ialah TUHAN, suku bangsa yang dipilih-Nya menjadi milik-Nya sendiri!


13 TUHAN memandang dari sorga, Ia melihat semua anak manusia;


14 dari tempat kediaman-Nya Ia menilik semua penduduk bumi.


15 Dia yang membentuk hati mereka sekalian, yang memperhatikan segala pekerjaan mereka.


16 Seorang raja tidak akan selamat oleh besarnya kuasa; seorang pahlawan tidak akan tertolong oleh besarnya kekuatan.


17 Kuda adalah harapan sia-sia untuk mencapai kemenangan, yang sekalipun besar ketangkasannya tidak dapat memberi keluputan.


18 Sesungguhnya, mata TUHAN tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya,


19 untuk melepaskan jiwa mereka dari pada maut dan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan.


20 Jiwa kita menanti-nantikan TUHAN. Dialah penolong kita dan perisai kita!


21 Ya, karena Dia hati kita bersukacita, sebab kepada nama-Nya yang kudus kita percaya.


22 Kasih setia-Mu, ya TUHAN, kiranya menyertai kami, seperti kami berharap kepada-Mu.


Kita bersyukur bisa kembali berjumpa dan lebih bersyukur lagi kita berjumpa untuk merenungkan firman Tuhan.


Apakah hari ini kita adalah orang yang bersyukur kepada Tuhan; kita memuji Tuhan atas segala apa yang kita alami? Mazmur ini hendak mengajak kita bersorak-sorai bersyukur kepada Tuhan.


Bukankah sering kali dalam hidup, kita suka membandingkan diri kita dengan orang lain? Kita suka berpikir, jikalau saya seperti dia, saya rasa hidup saya lebih baik.


Jikalau saya punya kuasa, saya rasa saya bisa atur hidup saya. Kalau saja saya ini punya uang banyak, saya bisa bahagia hidup saya.


Mazmur 33: 16-17


16Seorang raja tidak akan selamat oleh besarnya kuasa; seorang pahlawan tidak akan tertolong oleh besarnya kekuatan.


17 Kuda adalah harapan sia-sia untuk mencapai kemenangan, yang sekalipun besar ketangkasannya tidak dapat memberi keluputan.


Firman Tuhan mengingatkan kita bahwa kita sering kali salah berpikir dan salah berharap. Pemazmur ingin mengingatkan kepada kita bahwa hidup kita sangat bergantung kepada kasih setia Tuhan.


Ketika Anda dan saya menghayati, merasakan, dan mengalami kasih setia Tuhan, maka kita setiap hari menjadi orang yang selalu bersyukur bahkan bersorak-sorai bagi nama Tuhan.


Pemazmur memberitahukan kepada kita bagaimana kita bisa tahu akan kasih setia Tuhan.


Mazmur 33: 4


Sebab firman TUHAN itu benar, segala sesuatu dikerjakan-Nya dengan kesetiaan.


Tuhan itu setia, dan kita tahu dari Firman-Nya. Dia melakukan persis seperti apa yang Ia firmankan. Kita bisa bergantung kepada Tuhan. Tetapi bukan itu saja


Mazmur 33: 5


Ia senang kepada keadilan dan hukum; bumi penuh dengan kasih setia TUHAN.


Artinya: Tuhan yang berfirman itu adalah Tuhan yang adil. Tuhan yang adil adalah Tuhan yang juga menghormati hukum-hukum yang Dia sampaikan kepada kita.


Dia konsisten dengan apa yang Dia katakan, dan hukum-hukum-Nya itu adil adanya.


Di dunia ini, kita menemukan banyak ketidakadilan. Bahkan di tempat yang seharusnya keadilan itu ada, justru seringkali kita temukan keadilan lenyap seperti terbawa badai.


Tetapi Tuhan kita adalah Tuhan yang adil dari apa yang Dia kerjakan dan dari apa yang Dia firmankan.


Firman Tuhan juga berkata kepada kita di ayat yang keenam bahwa Tuhan kita dapat diandalkan karena Dia Tuhan yang perkasa dan penuh kuasa.


Alkitab katakan oleh firman Tuhan, langit telah dijadikan. Oleh nafas dari mulut-Nya, segala tentaranya, Ia mengumpulkan air laut seperti dalam bendungan, serta Ia menaruh samudra raya ke dalam wadah.


Mazmur 33 : 9


Sebab Dia berfirman, maka semuanya jadi; Dia memberi perintah, maka semuanya ada.


Alkitab memberitahukan kepada kita bahwa Firman Allah bukan hanya memberitahukan hukum atau perintah-perintah apa yang patut kita lakukan.


Firman Allah itu penuh kuasa, sehingga apa yang Dia katakan itu terjadi dan pasti terjadi.


Apa yang perlu kita khawatirkan dalam hidup ini? Ketika kita menyadari Tuhan yang kita percaya adalah Tuhan yang seperti ini, tiap hari kita akan berkata, "Tuhan, aku ingin memuji Engkau; Tuhan, aku ingin bersyukur kepada-Mu."


Ketika aku ingat kepada-Mu, hidupku menjadi ringan, bebanku terangkat, dan saya sanggup menghadapi hari-hari hidupku, apa pun situasi dan kondisinya.


Sebab Tuhan penuh kasih setia, dapat diandalkan, Maha Dahsyat, penuh kuasa, dan setia kepada Firman-Mu.


Mari hayati siapakah Tuhan yang kita percaya itu.


Doakan dan renungkan


*Dia berfirman, maka semuanya jadi; Dia memberi perintah, maka semuanya ada.


* Tuhan kita penuh kasih setia, Mahadahsyat dan selalu dapat diandalkan. Masihkah kekuatiran dan ketakutan menguasai hati kita?


Tuhan Andalan-ku