Login

Daftar

All Episode

Audio Stream

Podcast
Lagu Indonesia
Podcast
Lagu Mandarin

00 : 00 : 00

Back

TAG Renungan Harian GKY Mangga Besar - Senin, 20 Juli 2026

Tuhan Adalah Gembalaku

Mazmur 32:1-11

Kebahagiaan orang yang diampuni dosanya


Renungan firman Tuhan hari ini terambil dari:

Mazmur 32:1-11


1 Dari Daud. Nyanyian pengajaran. Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya,

yang dosanya ditutupi!


2 Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN, dan yang tidak berjiwa penipu!


3 Selama aku berdiam diri, tulang-tulangku menjadi lesu karena aku mengeluh sepanjang hari;


4 sebab siang malam tangan-Mu menekan aku dengan berat, sumsumku menjadi kering, seperti oleh teriknya musim panas. Sela

A

5 Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: "Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku," dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. Sela


6 Sebab itu hendaklah setiap orang saleh berdoa kepada-Mu, selagi Engkau dapat ditemui; sesungguhnya pada waktu banjir besar terjadi, itu tidak melandanya.


7 Engkaulah persembunyian bagiku, terhadap kesesakan Engkau menjaga aku, Engkau mengelilingi aku, sehingga aku luput dan bersorak. Sela

8 Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu.


9 Janganlah seperti kuda atau bagal yang tidak berakal, yang kegarangannya harus dikendalikan dengan tali les dan kekang, kalau tidak, ia tidak akan mendekati engkau.

10 Banyak kesakitan diderita orang fasik, tetapi orang percaya kepada TUHAN dikelilingi-Nya dengan kasih setia.


11 Bersukacitalah dalam TUHAN dan bersorak-soraklah, hai orang-orang benar; bersorak-sorailah, hai orang-orang jujur!


Mazmur 32 ayat 6 berkata demikian:

Sebab itu hendaklah setiap orang saleh berdoa kepada-Mu, selagi Engkau dapat ditemui; sesungguhnya pada waktu banjir besar terjadi, itu tidak melandanya.


Ayat ini membuat kita mengintrospeksi diri. Apakah ketika kita berdoa, doa sebagai sesuatu yang penting dalam hidup kita atau kita hanya berdoa ketika kita dalam situasi yang genting?


Doa tidak lagi menjadi sesuatu yang penting, namun baru dilakukan ketika kondisi mendesak.


Pemazmur mengajar kita sebagai orang-orang saleh untuk datang kepada Tuhan dalam doa, karena Tuhan ingin ditemui oleh kita.


Pada ayat 1-2 dikatakan, “…Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi! Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN…”


Pemazmur ingin mengatakan bahwa perkenanan Tuhan adalah pintu anugerah bagi kita.


Apakah kita melihat pintu anugerah itu begitu berharga, sehingga doa menjadi bagian terpenting dalam hidup kita untuk menghampiri Tuhan?


Secara konteks, mazmur ini adalah mazmur pengakuan dosa kepada Tuhan.


Kita diingatkan agar jangan sampai kita menunda-nunda datang kepada Tuhan dalam doa untuk mengakui dosa kita.


Jangan kita anggap sepele akan dosa-dosa kita dengan membiarkannya.


Sehingga saat waktunya banjir dan badai melanda hidup kita, barulah kita datang kepada Tuhan.


Mazmur 32:9

Janganlah seperti kuda atau bagal yang tidak berakal, yang kegarangannya harus dikendalikan dengan tali les dan kekang, kalau tidak, ia tidak akan mendekati engkau.

Perhatikan bagian “…kalau tidak, ia tidak akan mendekati engkau.”


Kita adalah anak-anak Tuhan yang memiliki Bapa di sorga. Relasi kita dengan Tuhan merupakan relasi yang istimewa karena Dia mengasihi kita dan kita mengasihi Dia.


Oleh karena itu, jangan sampai pada titik tertentu Tuhan membawa kita kembali mendekat pada-Nya dengan menggunakan cara-cara yang membuat kita tersadar bahwa kita sudah salah jalan.


Kita tidak seperti kuda atau bagal yang perlu dikendalikan dengan tali les dan kekang, tetapi kita adalah anak-anak Tuhan yang cinta, taat, dan dekat dengan Bapa di sorga.


Yohanes 16:24

Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatu pun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu.


Pada ayat ini Tuhan berkata kepada kita untuk meminta pada-Nya agar sukacita kita menjadi penuh.


Pesan Firman Tuhan bagi kita

1. Doa menghampiri Tuhan dengan sukacita itu satu paket dalam hidup kita.


Kita kurang sukacita karena kita kurang berdoa.


2. Ketika pintu anugerah itu terbuka, doa menjadi prioritas yang terutama dan hal yang penting dalam hidup kita, supaya penuhlah sukacita kita.


Kita berdoa bukan hanya pada saat genting, tetapi kita selalu berdoa karena itu penting dalam hidup kita.


Doakan dan renungkan


* Pemazmur mengajarkan kita untuk datang kepada Tuhan dalam doa, karena Tuhan rindu bersekutu dengan umat-Nya.


* Doa bukan hanya untuk saat-saat genting, tetapi merupakan kebutuhan penting dalam kehidupan setiap orang percaya.


Penting Bukan Karena Genting