Login

Daftar

All Episode

Audio Stream

Podcast
Lagu Indonesia
Podcast
Lagu Mandarin

00 : 00 : 00

Back

TAG Renungan Harian GKY Mangga Besar - Minggu, 19 Juli 2026

Tuhan Adalah Gembalaku

Mazmur 31:1-25

Aman dalam tangan Tuhan


1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud.


2 Pada-Mu, TUHAN, aku berlindung, janganlah sekali-kali aku mendapat malu.

Luputkanlah aku oleh karena keadilan-Mu,


3 Sendengkanlah telinga-Mu kepadaku, bersegeralah melepaskan aku!

Jadilah bagiku gunung batu tempat perlindungan, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku!


4 Sebab Engkau bukit batuku dan pertahananku,

dan oleh karena nama-Mu Engkau akan menuntun dan membimbing aku.


5 Engkau akan mengeluarkan aku dari jaring yang dipasang orang terhadap aku, sebab Engkaulah tempat perlindunganku.


6 Ke dalam tangan-Mulah kuserahkan nyawaku; Engkau membebaskan aku, ya TUHAN, Allah yang setia.


7 Engkau benci kepada orang-orang yang memuja berhala yang sia-sia, tetapi aku percaya kepada TUHAN.


8 Aku akan bersorak-sorak dan bersukacita karena kasih setia-Mu, sebab Engkau telah menilik sengsaraku, telah memperhatikan kesesakan jiwaku,


9 dan tidak menyerahkan aku ke tangan musuh, tetapi menegakkan kakiku di tempat yang lapang.


10 Kasihanilah aku, ya TUHAN, sebab aku merasa sesak; karena sakit hati mengidaplah mataku, meranalah jiwa dan tubuhku.


11 Sebab hidupku habis dalam duka dan tahun-tahun umurku dalam keluh kesah; kekuatanku merosot karena sengsaraku, dan tulang-tulangku menjadi lemah.


12 Di hadapan semua lawanku aku tercela, menakutkan bagi tetangga-tetanggaku, dan menjadi kekejutan bagi kenalan-kenalanku; mereka yang melihat aku di jalan lari dari padaku.


13 Aku telah hilang dari ingatan seperti orang mati, telah menjadi seperti barang yang pecah.


14 Sebab aku mendengar banyak orang berbisik-bisik, ada kegentaran dari segala pihak! mereka bersama-sama bermufakat mencelakakan aku, mereka bermaksud mencabut nyawaku.


15 Tetapi aku, kepada-Mu aku percaya, ya TUHAN, aku berkata: "Engkaulah Allahku!"


16 Masa hidupku ada dalam tangan-Mu, lepaskanlah aku dari tangan musuh-musuhku dan orang-orang yang mengejar aku!


17 Buatlah wajah-Mu bercahaya atas hamba-Mu, selamatkanlah aku oleh kasih setia-Mu!


18 TUHAN, janganlah membiarkan aku mendapat malu, sebab aku berseru kepada-Mu;

biarlah orang-orang fasik mendapat malu dan turun ke dunia orang mati dan bungkam.


19 Biarlah bibir dusta menjadi kelu, yang mencaci maki orang benar dengan kecongkakan dan penghinaan!

20 Alangkah limpahnya kebaikan-Mu yang telah Kausimpan bagi orang yang takut akan Engkau,

yang telah Kaulakukan bagi orang yang berlindung pada-Mu, di hadapan manusia!


21 Engkau menyembunyikan mereka dalam naungan wajah-Mu terhadap persekongkolan orang-orang; Engkau melindungi mereka dalam pondok terhadap perbantahan lidah.


22 Terpujilah TUHAN, sebab kasih setia-Nya ditunjukkan-Nya kepadaku dengan ajaib pada waktu kesesakan!


23 Aku menyangka dalam kebingunganku: "Aku telah terbuang dari hadapan mata-Mu." Tetapi sesungguhnya Engkau mendengarkan suara permohonanku, ketika aku berteriak kepada-Mu minta tolong.

24 Kasihilah TUHAN, hai semua orang yang dikasihi-Nya! TUHAN menjaga orang-orang yang setiawan, tetapi orang-orang yang berbuat congkak diganjar-Nya dengan tidak tanggung-tanggung.


25 Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai semua orang yang berharap kepada TUHAN!


Hidup kita tidak pernah luput dari pergumulan, Mazmur 31 ini berbicara bagaimana Daud juga menghadapi pergumulan.


Tentu kita tidak perlu menceritakan bagaimana pergumulan Raja Daud yang sangat berat dan bagaimana Raja Daud mempunyai kekuatan untuk tetap teguh di dalam pergumulan yang tidak mudah baginya.


Di ayat 15-16, diberitahukan rahasia bagaimana Raja Daud bisa memiliki kekuatan yang besar.


15 Tetapi aku, kepada-Mu aku percaya, ya TUHAN, aku berkata: "Engkaulah Allahku!"


16 Masa hidupku ada dalam tangan-Mu, lepaskanlah aku dari tangan musuh-musuhku dan orang-orang yang mengejar aku!


Kata kunci ayat ini adalah kata “PERCAYA”, di dalam bahasa inggris tidak diterjemahkan “BELIEVE” tetapi diterjemahkan “TRUST” atau dalam bahasa indonesia diterjemahkan “BERSANDAR”.


Kenapa Raja Daud kuat? karena dia bersandar kepada yang Maha Kuat yaitu kepada Tuhan.


Disitu Raja Daud berkata, “masa hidup-ku ada dalam tangan-Mu”, bukan di tangan orang lain.


Ancaman boleh banyak di hidup Daud, ada banyak orang yang mau mengambil nyawanya.


Tetapi Raja Daud tahu, dia bukan bersandar kepada kekuatan dirinya sendiri untuk melindungi diri sendiri tetapi dia bersandar kepada Tuhan dan dia tahu masa hidupnya ada di dalam genggaman Tuhan.


Kita harus belajar, bukan believe tetapi belajar TRUST, kita menaruh hidup kita di dalam genggaman tangan Tuhan.


Sering kali kita tidak mau menaruh hidup kita di dalam genggaman tangan Tuhan, yang kita lakukan adalah kita menggengam sendiri hidup kita.


Disitu kita menghadapi hidup yang tidak teguh dan hidup di dalam bahaya yang luar biasa.


Apa yang Daud alami ketika dia menaruh persandarannya kepada Tuhan dan menaruh hidupnya ke dalam tangan Tuhan?


Ayat 20 dikatakan, “Alangkah limpahnya kebaikan-Mu yang telah Kausimpan bagi orang yang takut akan Engkau, yang telah Kaulakukan bagi orang yang berlindung pada-Mu, di hadapan manusia!”


Pesan Firman Tuhan bagi kita:


Pertama, ayat ke-20, “Alangkah limpahnya kebaikan Tuhan”.


Apakah kita mau mengalami kebaikan Tuhan? Kita harus ada di genggaman tangan Tuhan dan menaruh hidup kita di dalam tangan-Nya barulah kita mengalami kebaikan Tuhan.


Kedua, ayat ke-21, “Engkau menyembunyikan mereka dalam naungan wajah-Mu”.


Orang yang dalam genggaman tangan Tuhan, dia dilindungi oleh Tuhan, maukah kita mengalaminya?


Ketiga, ayat ke-22, “Kasih setia-Nya ditunjukkan-Nya kepadaku dengan ajaib pada waktu kesesakan!”


Waktu kita sesak kita mengalami Tuhan setia kepada Kita.


Keempat, ayat ke-23, “Tetapi sesungguhnya Engkau mendengarkan suara permohonanku”.


Luar biasa bukan? Luar biasa orang yang TRUST kepada Tuhan, Tuhan dengar doanya.


Mari belajar bukan saja believe, tetapi kita TRUST kepada Tuhan.



Doakan dan renungkan


* Tetapi aku, kepada-Mu aku percaya, ya TUHAN, aku berkata: "Engkaulah Allahku!"


* Hidup Raja Daud penuh dengan ancaman yang menakutkan tapi dia tetap kuat karena dia percaya dan bersandar kepada Tuhan yang mendengar doanya.


Engkaulah Allahku