Login

Daftar

All Episode

Audio Stream

Podcast
Lagu Indonesia
Podcast
Lagu Mandarin

00 : 00 : 00

Back

TAG Renungan Harian GKY Mangga Besar - Sabtu, 18 Juli 2026

Tuhan Adalah Gembalaku

Mazmur 30:1-13

Nyanyian syukur karena selamat dari bahaya


Betapa kita bersyukur karena Tuhan berbuat baik kepada kita, sehingga jika kita ada sebagaimana kita hari ini, jangan lupa ada kebaikan Tuhan.


Mazmur 30:1-13


1 Mazmur. Nyanyian untuk pentahbisan Bait Suci. Dari Daud.


2 Aku akan memuji Engkau, ya TUHAN, sebab Engkau telah menarik aku ke atas, dan tidak memberi musuh-musuhku bersukacita atas aku.


3 TUHAN, Allahku, kepada-Mu aku berteriak minta tolong, dan Engkau telah menyembuhkan aku.


4 TUHAN, Engkau mengangkat aku dari dunia orang mati, Engkau menghidupkan aku di antara mereka yang turun ke liang kubur.


5 Nyanyikanlah mazmur bagi TUHAN, hai orang-orang yang dikasihi-Nya, dan persembahkanlah syukur kepada nama-Nya yang kudus!


6 Sebab sesaat saja Ia murka, tetapi seumur hidup Ia murah hati; sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai.


7 Dalam kesenanganku aku berkata: “Aku takkan goyah untuk selama-lamanya!”


8 TUHAN, oleh karena Engkau berkenan, Engkau telah menempatkan aku di atas gunung yang kokoh; ketika Engkau menyembunyikan wajah-Mu, aku terkejut.


9 Kepada-Mu, ya TUHAN, aku berseru, dan kepada Tuhanku aku memohon:


10 “Apakah untungnya kalau darahku tertumpah, kalau aku turun ke dalam lobang kubur? Dapatkah debu bersyukur kepada-Mu dan memberitakan kesetiaan-Mu?


11 Dengarlah, TUHAN, dan kasihanilah aku, TUHAN, jadilah penolongku!”


12 Aku yang meratap telah Kauubah menjadi orang yang menari-nari, kain kabungku telah Kaubuka, pinggangku Kauikat dengan sukacita.


13 supaya jiwaku menyanyikan mazmur bagi-Mu dan jangan berdiam diri. TUHAN, Allahku, untuk selama-lamanya aku mau menyanyikan syukur bagi-Mu.


Ketika saya membaca mazmur ini, saya merasa ada suatu suasana kegirangan dan kemenangan.


Mazmur 30:7


Dalam kesenanganku aku berkata: “Aku takkan goyah untuk selama-lamanya!”


Tuhan adalah Tuhan yang mampu mengubah hidup kita 180 derajat, dari meratap menjadi menari.


Mazmur 30:12


Aku yang meratap telah Kauubah menjadi orang yang menari-nari, kain kabungku telah Kaubuka, pinggangku Kauikat dengan sukacita,


Liang kubur menjadi dendang mazmur.


Mazmur 30:4-5


4 TUHAN, Engkau mengangkat aku dari dunia orang mati, Engkau menghidupkan aku di antara mereka yang turun ke liang kubur.


5 Nyanyikanlah mazmur bagi TUHAN, hai orang-orang yang dikasihi-Nya, dan persembahkanlah syukur kepada nama-Nya yang kudus!


Air mata tangisan menjadi mata air sorak-sorai.



Mazmur 40:6


Sebab sesaat saja Ia murka, tetapi seumur hidup Ia murah hati; sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai.


Suasana sukacita dan kemenangan terjadi ketika Tuhan melakukan sebuah perubahan dalam kehidupan pemazmur, atau bahasa lainnya adalah transformasi.


Dari mazmur ini kita belajar bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan, namun kehidupan orang percaya tidak selalu mulus, tanpa tantangan, penderitaan dan masa-masa sulit.


Justru pada masa-masa seperti itu, kita harus tahu:


1. Dia adalah Tuhan yang sanggup melakukan transformasi supaya kita bisa merasakan kemenangan dalam hidup ini.


Sehingga sukacita dan iman kita bertumbuh dan kita berkata kita tidak akan goyah, bukankah ini rasa kemenangan itu?


2. Jangan takut menghadapi terpaan hidup, Dia di atas segala sesuatu.


Doakan dan renungkan


* Aku yang meratap telah Kauubah menjadi orang yang menari-nari, kain kabungku telah Kaubuka, pinggangku Kauikat dengan sukacita.


* Tuhan yang peduli, mampu mengubah kondisi hidup kita 180 derajat, dari meratap menjadi menari penuh sukacita.


Ia Mengubah 180