Login

Daftar

All Episode

Audio Stream

Podcast
Lagu Indonesia
Podcast
Lagu Mandarin

00 : 00 : 00

Back

TAG Renungan Harian GKY Mangga Besar - Rabu, 15 Juli 2026

Tuhan Adalah Gembalaku

Mazmur 27:1-14

Aman dalam perlindungan Allah


Renungan Firman hari ini terambil dari:

Mazmur 27:1-14

1 Dari Daud. TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?


2 Ketika penjahat-penjahat menyerang aku untuk memakan dagingku, yakni semua lawanku dan musuhku, mereka sendirilah yang tergelincir dan jatuh.


3 Sekalipun tentara berkemah mengepung aku, tidak takut hatiku; sekalipun timbul peperangan melawan aku, dalam hal itu pun aku tetap percaya.

4 Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya.


5 Sebab Ia melindungi aku dalam pondok-Nya pada waktu bahaya; Ia menyembunyikan aku dalam persembunyian di kemah-Nya, Ia mengangkat aku ke atas gunung batu.


6 Maka sekarang tegaklah kepalaku, mengatasi musuhku sekeliling aku; dalam kemah-Nya aku mau mempersembahkan korban dengan sorak-sorai; aku mau menyanyi dan bermazmur bagi TUHAN.

7 Dengarlah, TUHAN, seruan yang kusampaikan, kasihanilah aku dan jawablah aku!


8 Hatiku mengikuti firman-Mu: "Carilah wajah-Ku"; maka wajah-Mu kucari, ya TUHAN.


9 Janganlah menyembunyikan wajah-Mu kepadaku, janganlah menolak hamba-Mu ini dengan murka; Engkaulah pertolonganku, janganlah membuang aku dan janganlah meninggalkan aku,

ya Allah penyelamatku!


10 Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku.


11 Tunjukkanlah jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, dan tuntunlah aku di jalan yang rata

oleh sebab seteruku.


12 Janganlah menyerahkan aku kepada nafsu lawanku, sebab telah bangkit menyerang aku saksi-saksi dusta, dan orang-orang yang bernafaskan kelaliman.


13 Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup!


14 Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!


Pada awal Mazmur, Raja Daud mengaku:

Mazmur 27:1

1 Dari Daud. TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?


Dalam hidup kita, kita memiliki pengakuan tentang siapa Tuhan. Ada yang meyakini bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan atau bagi dirinya, Tuhan adalah segalanya.


Ada juga yang mengatakan bahwa Tuhan menyertai dan memberkati dirinya. Apakah pengakuan tersebut benar memiliki dampak di dalam hidup kita?


Saat Daud berkata bahwa Tuhan adalah terang dan keselamatannya, maka dampaknya adalah rasa tidak takut kepada kegelapan dan musuh yang mengancam.


Saat Daud berkata bahwa Tuhan adalah benteng hidupnya, maka ia berkata, “Terhadap siapakah aku harus gemetar?”


Benteng menggambarkan sesuatu yang dibangun orang secara teguh dan kokoh. Saat Tuhan adalah benteng itu sendiri, sudah seharusnya ia tidak gemetar menghadapi musuh.


Sering kali, kita memiliki pengakuan dari pernyataan hidup kita. Badai, tekanan, pergumulan, dan tantangan hidup; sering kali malah menjadikan kita khawatir, tawar hati, dan frustasi.


Raja Daud tidak berhenti di pernyataan atau pengakuan akan siapa Tuhan bagi dirinya.


Namun, pengakuan itu diimplementasikan di dalam kehidupannya sehari-hari. Ada sebuah proses bersama-sama dengan Tuhan.


Mazmur 27:7-8


7 Dengarlah, TUHAN, seruan yang kusampaikan, kasihanilah aku dan jawablah aku!


8 Hatiku mengikuti firman-Mu: "Carilah wajah-Ku"; maka wajah-Mu kucari, ya TUHAN.


Ayat 7 dan 8 mengajarkan implementasi yang dilakukan oleh Daud:

Daud mengikuti hal yang Tuhan inginkan, yaitu mencari wajah Tuhan di dalam doa;


Pengakuan iman kita akan siapa Tuhan, tidak boleh menghentikan kita untuk menghampiri Tuhan dan mengikuti hal yang Tuhan inginkan.


Tuhan menginginkan sesuatu yang esensial dalam hidup kita, yaitu mencari wajah-Nya. Sering kali kita mengungkapkan pengakuan kita, tapi kita tidak pernah mencari wajah-Nya.


Saat topan melanda, rumah rubuh dan iman kita terseok-seok.


Mazmur 27:13-14


13 Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup!


14 Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!


Implementasi berikutnya adalah iman. Daud percaya akan melihat kebaikan Tuhan di negeri orang-orang yang hidup.


Iman adalah sesuatu yang supranatural, ada akal budi tetapi melampaui akal budi. Iman bukan tentang hal yang kita lihat; tetapi karena kita melihat Tuhan, pengharapan itu jadi ada.


Pesan Firman Tuhan bagi kita

1. Kita harus berjalan dengan iman. Iman yang disandarkan kepada Tuhan yang memperkenalkan diri. Maka, kita percaya akan melihat kebaikan Tuhan.


2. Mari jangan berhenti sebatas pengakuan dan pernyataan iman, melainkan tetap berjalan dengan iman, dalam proses bersama Tuhan dan melakukan hal yang Tuhan mau.


Doakan dan renungkan

* Daud percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup.


* Seperti Daud, mari kita berjalan dengan iman. Iman yang disandarkan kepada Tuhan yang telah memperkenalkan diriNya.


KebaikanNya Selalu Ada Untuk Ku