Login

Daftar

All Episode

Audio Stream

Podcast
Lagu Indonesia
Podcast
Lagu Mandarin

00 : 00 : 00

Back

TAG Renungan Harian GKY Mangga Besar - Minggu, 12 Juli 2026

Tuhan Adalah Gembalaku

Mazmur 24:1-10

Kedatangan Raja Kemuliaan dalam Bait Allah


1 Mazmur Daud. TUHANlah yang empunya bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya.


2 Sebab Dialah yang mendasarkannya di atas lautan dan menegakkannya di atas sungai-sungai.


3 "Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?"


4 "Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu.


5 Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia.


6 Itulah angkatan orang-orang yang menanyakan Dia, yang mencari wajah-Mu, ya Allah Yakub." Sela


7 Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan!


8 "Siapakah itu Raja Kemuliaan?" "TUHAN, jaya dan perkasa, TUHAN, perkasa dalam peperangan!"


9 Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan!


10 "Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan?" "TUHAN semesta alam, Dialah Raja Kemuliaan!" Sela


Mazmur 24 di mulai dengan pernyataan bahwa alam semesta ini pemiliknya adalah Tuhan dan diciptakan oleh Tuhan.


Mazmur ini sangat menarik, diawali dengan siapa pemilik dan pencipta alam semesta ini, tetapi di akhir mazmur ini berbicara tentang Tuhan yang menciptakan itu, Dia akan datang kembali.


Mazmur 24:2 mengatakan bahwa, “Tuhanlah yang empunya, bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya,” Dia pemiliknya!


Dan Mazmur 24:2 mengatakan juga, “Dialah yang mendasarkannya diatas lautan dan menegakkannya diatas sungai-sungai” Dia penciptanya! Apa artinya?


Ketika Alkitab berbicara tentang air atau lautan atau sungai-sungai, itu berbicara tentang sesuatu yang bisa bergoncang, tidak stabil, bisa bergemuruh.


Dan Tuhan mendasarkannya diatas lautan, apa artinya?


Tuhan!, Dia melampaui gemuruh lautan, Dia malampaui ketidakstabilan lautan atau sungai-sungai.


Ciptaan-Nya menjadi teguh meskipun seharusnya ciptaan ini tidak teguh, bisa bergoncang. Siapa yang meneguhkannya? Tuhan!


Ciptaan ini sudah begitu lama ada, sudah begitu lama bereksistensi dan sampai hari ini bisa begitu lama dalam keadaan seperti ini.


Jangan lupa, ada Tuhan, Sang Pencipta itu yang mendasarkannya diatas lautan dan menegakkannya diatas sungai-sungai.


Meskipun lautan bisa bergoncang, sungai bisa bergoncang, tapi Tuhan Dia memeliharanya.


Yang kita ingin renungkanlah adalah Pemazmur memulai dengan Tuhan yang maha besar, Dia menciptakan segala sesuatu dan pada akhir mazmur ini Tuhan berbicara, Dia akan datang kembali.


Di tengah-tengah mazmur ini, pemazmur bertanya, siapakah yang boleh naik keatas gunung Tuhan? Siapakah yang boleh berdiri ditempatnya yang kudus? (mazmur 24:3)


Seakan-akan Pemazmur sedang berbicara, kita ini sedang berada diantara Allah yang menciptakan segala sesuatu pada masa yang lalu dan Allah yang akan datang kembali di masa yang akan datang.


Tidak seperti pemahaman orang-orang yang menganut atheisme yang mengangap Tuhan setelah mencipta, Tuhan tidak peduli dengan ciptaannya.


Alkitab memberitahukan, Dia menciptakan segala sesuatu, Dia memperhatikan apa yang terjadi, suatu hari dia akan datang kembali dalam kemuliaan-Nya.


Dan tentu ketika Dia datang kembali itu adalah waktu penghakiman bagi umat manusia.


Hari ini Pemazmur berkata, “Siapakah yang boleh naik keatas gunung Tuhan? Siapakah yang boleh beridiri ditempatnya yang kudus?”. (mazmur 24:3)


Ini menjadi introspeksi bagi kita. Mazmur 24:5, “Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia.”


Pesan Firman Tuhan bagi kita:

1. Apakah saya sudah diselamatkan oleh Tuhan?


Juruslamat kita sudah datang yaitu Yesus Kristus, Dialah jalan dan kebenaran dan hidup.


Apakah kamu sudah menerimanya?.

2. Apakah saya sadar bahwa hdup kita ini satu kali arus dipertanggungjawabkan dihadapan Tuhan?


Alkitab berkata, orang yang bersih tangannya dan murni hatinya dan orang-orang ini akan diberkati yaitu orang yang percaya kepada Tuhan dan hidup didalam takut akan Tuhan.


Kita harus sadar bahwa Tuhan yang telah menciptakan segala sesuatu, Dia tidak berhenti disana.


Hari ini, Dia sedang memperhatikan hidup kita dan suatu hari nanti Dia akan datang kembali dan menilai seluruh kehidupan kita.


Bagaimanakah kita hidup hari ini?


Doakan dan renungkan


* TUHANlah yang empunya bumi serta segala isinya... Dialah yang mendasarkannya di atas lautan dan menegakkannya di atas sungai-sungai.


* Ketika Alkitab berbicara tentang air, mengisyaratkan sesuatu yang tidak stabil, selalu bergoncang. Tapi Tuhan melampaui ketidakstabilan tersebut, dan Tuhan berkenan meneguhkan orang-orang percaya.


Tuhan meneguhkan kita