Audio Stream
00 : 00 : 00

Tuhan Adalah Gembalaku
Mazmur 16:1-11
Bahagia orang saleh
1 Miktam. Dari Daud. Jagalah aku, ya Allah, sebab pada-Mu aku berlindung.
2 Aku berkata kepada TUHAN: “Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang baik bagiku selain Engkau!”
3 Orang-orang kudus yang ada di tanah ini, merekalah orang mulia yang selalu menjadi kesukaanku.
4 Bertambah besar kesedihan orang-orang yang mengikuti allah lain; aku tidak akan ikut mempersembahkan korban curahan mereka yang dari darah, juga tidak akan menyebut-nyebut nama mereka di bibirku.
5 Ya TUHAN, Engkaulah bagian balasan warisan dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku.
6 Tali pengukur jatuh bagiku di tempat-tempat yang permai; ya, milik pusakaku menyenangkan hatiku.
7 Aku memuji TUHAN, yang telah memberi nasihat kepadaku, ya, pada waktu malam hati nuraniku mengajari aku.
8 Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.
9 Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram;
10 sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan.
11 Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa.
Setiap kita sebagai orang percaya pasti pernah meminta perlindungan kepada Tuhan, hal ini merupakan kewajaran dan kepatutan.
Mazmur ini berbicara tentang pemazmur yang juga memohon pemeliharaan dan perlindungan kepada Tuhan.
Mazmur 16:1
Miktam. Dari Daud. Jagalah aku, ya Allah, sebab pada-Mu aku berlindung.
Bagaimana sikap hati yang seharusnya, ketika kita meminta perlindungan dari Tuhan?
Mazmur 16:2
Aku berkata kepada TUHAN: “Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang baik bagiku selain Engkau!”
Yang menarik adalah kata TUHAN yang pertama dan Tuhan yang kedua, pemazmur memakai terminologi (istilah khusus) yang berbeda.
Ada 2 terminologi yang dipakai oleh pemazmur, yaitu:
1. TUHAN: YHWH (Yehovah).
2. Tuhan: Adonai, bisa diartikan sebagai Tuhan atau tuan.
Apa artinya pesan ini bagi kita?
1. Pemazmur mempunyai hati bahwa Tuhan itu adalah tuannya dan pemazmur adalah hambanya. (ayat 2)
Ketika kita memohon kepada Tuhan, apakah kita rela menghamba kepada Tuhan sebagai tuan kita?
Di situlah kita dapat berlindung kepada-Nya karena kita adalah milik-Nya, kita adalah hamba-hamba kepunyaan-Nya. Hamba harus mengabdi kepada tuannya.
2.Mazmur 16:5
Ya TUHAN, Engkaulah bagian warisanku dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku.
Tuhan itu segala-galanya bagi pemazmur, bukan yang lain. Tidak ada yang lebih berharga daripada Tuhan, Tuhan yang paling penting dalam hidup pemazmur.
Inilah warisan pemazmur, kelimpahan hanya pada Tuhan adalah piala pemazmur.
Ketika kita memohon perlindungan kepada Tuhan, apakah ada yang lain yang lebih berharga daripada Tuhan?
3.Mazmur 16:8
Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.
Ini hal yang penting sekali, pemazmur selalu memandang kepada Tuhan, tidak hanya sekali-sekali.
Memandang kepada Tuhan artinya berharap kepada Tuhan, memohon pimpinan Tuhan dalam hidupnya.
Ia berdiri di sebelah kananku artinya pemazmur sangat menghormati Tuhan, Tuhan adalah andalannya, ada di kananku.
Ketika kita memohon perlindungan Tuhan, apakah kita menghormati dan mengandalkan Dia sepenuhnya?
Mazmur 16 termasuk mazmur mesianik (sekumpulan kitab dalam Perjanjian Lama yang secara langsung dan tidak langsung bernubuat tentang kedatangan, kehidupan, penderitaan dan kerajaan Yesus Kristus), ada 1 ayat yang merujuk kepada Kristus yang akan datang, yaitu:
Mazmur 16:10
sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan.
Ini terjadi pada Yesus Kristus, ketika Ia mati hanya 3 hari, setelah itu Ia bangkit dari antara orang mati.
Pemazmur meyakini bahwa bahkan kematian pun tidak sanggup menahan kuasa Tuhan, pemazmur mempunyai iman bahwa Tuhan segala-galanya, tidak ada yang lain dan daripada-Nya perlindungan itu.
Maukah kita punya sikap hati yang seperti itu? Dengan demikian kita mengalami Tuhan yang ajaib itu, mengalami kasih-Nya, kuasa-Nya yang melampaui segala-galanya.
Doakan dan renungkan
* Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.
* Pemazmur selalu berharap dan memohon pimpinan Tuhan dalam hidupnya dan Ia sangat menghormati Tuhan yang berada di sebelah kanannya.
Siapa Andalan Anda?