Login

Daftar

All Episode

Audio Stream

Podcast
Lagu Indonesia
Podcast
Lagu Mandarin

00 : 00 : 00

Back

TAG Renungan Harian GKY Mangga Besar - Sabtu, 13 Juni 2026

Tuhan Adalah Gembalaku

Matius 27:62-66

Kubur Yesus dijaga


Dan tidak ada satu makhluk pun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.


Ada memori masa kecil saya, sewaktu berumur tiga tahun. Meskipun saya mengingatnya setelah saya besar, karena orang tua saya menceritakan dan potongan-potongan memori itu teringat di kepala.


Waktu itu saya sedang batuk dan tidak diperbolehkan makan dan permen dan cokelat, tetapi saya menerima permen dari sekolah minggu. Mama saya sedang berlatih piano untuk pelayanan, saya bertanya “Apakah boleh makan permen ini?”


Karena mama sedang tidak melihat, saya pikir aman. Sampai mama saya menemukan bungkus permen tersebut dan saya langsung ditegur karena sudah berbohong.


Mungkin ini kisah sederhana, namun saya menyadari tidak ada satu hal pun yang bisa saya bohongi di depan orang tua saya, pada akhirnya mereka bisa tahu entah bagaimana caranya.


Matius 27:62-66

Kubur Yesus dijaga


62 Keesokan harinya, yaitu sesudah hari persiapan, datanglah imam-imam kepala dan orang-orang Farisi bersama-sama menghadap Pilatus,


63 dan mereka berkata: “Tuan, kami ingat, bahwa si penyesat itu sewaktu hidup-Nya berkata: Sesudah tiga hari Aku akan bangkit.


64 Karena itu perintahkanlah untuk menjaga kubur itu sampai hari yang ketiga; jikalau tidak, murid-murid-Nya mungkin datang untuk mencuri Dia, lalu mengatakan kepada rakyat: Ia telah bangkit dari antara orang mati, sehingga penyesatan yang terakhir akan lebih buruk akibatnya dari pada yang pertama.”


65 Kata Pilatus kepada mereka: “Ini penjaga-penjaga bagimu, pergi dan jagalah kubur itu sebaik-baiknya.”


66 Maka pergilah mereka dan dengan bantuan penjaga-penjaga itu mereka memeterai kubur itu dan menjaganya.


Setelah Yesus dikuburkan, Matius mencatat bahwa pemimpin agama Yahudi meminta kepada Pilatus untuk menjaga kubur itu, menariknya hanya kitab Matius yang mencatat kisah ini, tidak dicatat dalam kitab lain.


Untuk menunjukkan secara sengaja kepada para pembaca Yahudi pada waktu itu, bahwa berita tentang jasad Yesus yang dicuri adalah berita palsu.


Menariknya, orang yang mengingat perkataan Yesus yang akan bangkit di hari ketiga itu adalah para pemimpin agama Yahudi, bukan para murid Yesus.


Tidak diceritakan bagaimana para pemimpin Yahudi mengetahui tentang perkataan itu, tetapi yang kita ketahui adalah mereka pernah mendengar dan sengaja memberitahukan kepada Pilatus.


Di sini, para pemimpin agama Yahudi tidak sedang menunjukkan mereka percaya Yesus akan bangkit pada hari ketiga.


Tetapi mereka khawatir kalau jasad Yesus akan dicuri, sehingga kabar yang tersiar adalah Yesus bangkit dan berita sesat itu semakin meluas dan lebih buruk dampaknya daripada kabar-kabar penyesatan sebelumnya.


Matthew 27:65 (NASB1995)

Pilate said to them, “You have a guard; go, make it as secure as you know how.”


Matthew 27:65 (NRSV)

Pilate said to them, “You have a guard of soldiers; go, make it as secure as you can.”


Diyakini oleh beberapa penafsir, kata-kata Pilatus: ini penjaga-penjaga bagimu. Kalimat sebenarnya adalah: you have a guard of soldier yang artinya adalah Pilatus menyuruh mereka memakai penjaga-penjaga mereka sendiri yaitu penjaga-penjaga bait suci.


Maka para penafsir meyakini, penjaga-penjaga kubur Yesus itu bukanlah penjaga-penjaga Romawi, tetapi justru penjaga-penjaga bait suci di agama Yahudi. Ini semua menjelaskan ayat:


Matius 28:11

Ketika mereka di tengah jalan, datanglah beberapa orang dari penjaga itu ke kota dan memberitahukan segala yang terjadi itu kepada imam-imam kepala.


Kalau penjaga-penjaga itu adalah tentara Romawi, maka seharusnya mereka melaporkan kepada Pilatus, bukan kepada para imam kepala.


Selain itu, kubur Yesus juga diberi segel, berupa tali yang diikat kepada batu yang menghalangi pintu masuk dan pada permukaan batu makam dengan lilin yang dicap segel Romawi sebagai jangkar di kedua ujungnya, sehingga setiap upaya pengrusakan dapat terdeteksi.


Setelah pada akhirnya Yesus bangkit, dan para penjaga memberitahukan kepada imam-imam kepala.


Maka kemudian diceritakan kepada kita bahwa para pemimpin agama Yahudi memberi sejumlah besar uang kepada para penjaga tersebut dan mereka diperintahkan untuk mengabarkan berita palsu.


Matius 28:13

dan berkata: “Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur.


Dan memang pada akhirnya cerita inilah yang tersiar diantara orang-orang Yahudi sampai hari itu.


Para pemimpin Yahudi berpikir bahwa mereka bisa menipu orang, ketika nampak secara jelas Yesus bangkit, mereka tetap memilih untuk mengabarkan berita yang palsu.


Pada saat itu para pemimpin agama Yahudi berpikir mereka berhasil dan menang, mereka mengira telah membungkam kabar kebangkitan Yesus, tetapi pada kenyataannya mereka hanya mempermalukan diri sendiri. Karena yang tertulis di Firman Tuhan adalah nyata sesuai kebenarannya.


Tidak peduli seberapa keras para pemimpin Yahudi berusaha menutupi kebenaran, tidak bisa menghalangi kebenaran yang sebenarnya untuk nampak ke permukaan.


Tetap ada perempuan-perempuan yang menjadi saksi, beberapa murid lain yang berjumpa dengan Yesus, sehingga kabar kebangkitan itu dipastikan sesuai dengan kesaksian mereka dan sampai saat ini kita percaya Yesus benar bangkit.


Firman ini mengingatkan kita bahwa segala sesuatu yang disembunyikan yang berusaha ditutupi, kebenaran akan nampak pada akhirnya.


Karena di dalam Tuhan, kebenaran itu bercahaya, tidak ada satupun yang bisa menghalangi kebenaran untuk terungkap.


Lukas 12:2

Tidak ada sesuatupun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak ada sesuatupun yang tersembunyi yang tidak akan diketahui.


Firman Tuhan hari ini memberitahukan kepada kita, meskipun para pemimpin Yahudi berusaha keras menutupi, tetapi mereka tidak mampu menghalangi kuasa Tuhan yang bekerja secara nyata dan dipercayai oleh orang-orang yang mau percaya.


Pesan Firman Tuhan:


1.Tuhan memanggil kita untuk hidup jujur dan berintegritas.


Inilah panggilan bagi kita, mungkin dalam pekerjaan kita ada godaan besar untuk memanipulasi kenyataan untuk kepentingan pribadi, atau dalam posisi menutupi kebohongan untuk menghindari hukuman yang memalukan akan akibatnya.


2. Alkitab telah menyatakan kepada kita, bahwa segala yang tersembunyi akan nampak pada waktunya.




Doakan dan renungkan


* Imam-imam kepala dan orang-orang Farisi menghadap Pilatus, agar kubur Yesus dijaga sampai hari yang ketiga.


* Hal ini untuk menghindari kemungkinan murid-muridNya datang untuk mencuri Dia, lalu mengatakan kepada rakyat: Ia telah bangkit dari antara orang mati...”


Strategi menutupi kebangkitanNya