Login

Daftar

All Episode

Audio Stream

Podcast
Lagu Indonesia
Podcast
Lagu Mandarin

00 : 00 : 00

Back

TAG Renungan Harian GKY Mangga Besar - Minggu, 10 Mei 2026

Tuhan Adalah Gembalaku

Matius 23:15

Yesus mengecam ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi (part 3)


Hari ini kita akan sama-sama membaca dan merenungkan bagian Firman Tuhan yang terambil dalam injil:


Matius 23:15


15 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu mengarungi lautan dan menjelajah daratan, untuk mentobatkan satu orang saja menjadi penganut agamamu dan sesudah ia bertobat, kamu menjadikan dia orang neraka, yang dua kali lebih jahat dari pada kamu sendiri.


Kira-kira, hal apakah yang sering kali membuat kita menaruh usaha atau effort kita jauh lebih besar daripada hal-hal sebelumnya?


Biasanya ada dua hal, yang pertama kita akan memperjuangkan sesuatu kalau itu menguntungkan atau akan menguntungkan kita.


Yang kedua, kita akan sungguh-sungguh berjuang mati-matian, memperjuangkan sesuatu demi orang yang kita sayangi atau demi kebaikan dan keuntungan orang yang kita sayangi.


Namun menariknya, yang terjadi dalam kelompok orang-orang munafik, ahli-ahli taurat dan juga orang-orang farisi adalah hal yang tidak demikian.


Mereka berjuang bahkan dikatakan mengarungi lautan dan mereka berusaha menyusuri daratan untuk mentobatkan satu orang yang kemudian di bawa menganut paham dan ajaran mereka.


Namun itu sama sekali tidak menguntungkan bagi diri mereka maupun orang tersebut, mengapa?


Karena mereka sedang mencari fans club, mereka hanya mencari kelompok orang-orang yang bisa dikumpulkan menjadi pengikut mereka, bukan pengikut Mesias.


Kelompok orang-orang yang baru bertobat ini biasanya, di dalam ketidakmengertian dan kesederhanaan mereka, mereka mudah sekali diarahkan menjadi kelompok orang yang fanatik.


Kelompok orang yang membabi buta membela paham yang mereka baru anut yang sebenarnya belum tentu mereka mengerti.


Makanya sangat banyak orang-orang yang baru mengerti sedikit kemudian mereka berkoar-koar bahkan tidak mau lagi belajar atau tertutup dari kebenaran.


Ini adalah kelompok orang yang dikatakan menjadi orang neraka yang dua kali lebih jahat.


Artinya apa saudara? Lebih auban, lebih mati-matian, tetapi benar-benat tertutup dari kebenaran.


Setiap kebenaran yang disampaikan, dianggapnya sebagai sebuah serangan.


Mereka tidak mau lagi membuka diri terhadap kebenaran, terhadap apa yang seharusnya mereka boleh pertimbangkan sebagai sebuah kebenaran.


Inilah yang menjadi masalah dan Tuhan katakan celakalah kelompok orang yang demikian.


Kenapa? Karena mereka membawa kelompok orang bukan mengenal pada kebenaran namun semakin menjauh dari kebenaran.


Ucapan “celaka” yang Tuhan Yesus ucapkan untuk kedua kalinya adalah sebuah ucapan yang seharusnya menjadi bahan refleksi bagi diri kita.


Mari kita sama-sama merefleksikan bagaimana hidup kita, apakah yang kita berikan kepada sesama kita, apakah yang menjadi pengaruh bagi sesama kita.


Mari perhatikan dua huruf mandarin yang sama pelafalannya, sama bunyinya, jangan sampai kita sama seperti orang farisi, ahli taurat dan kelompok orang munafik yang sama seperti api.


Dalam bahasa mandarinnya adalah (huǒ) api, yang dengan semangat bukan membawa mereka mendekat atau bertemu dengan sang kebenaran, namun api yang membinasakan, yang membuat mereka jauh atau menjauh lari dari kebenaran.


Mari kita menjadi orang yang活( huó) dari生活(shēng huó), ini adalah kelompok orang yang menjalani hidup yang aktif, lawan dari kata死(sǐ) atau mati, artinya hidup yang bukan hanya bernafas namun hidup yang bermanfaat.


Pesan Firman Tuhan bagi kita:

1. Mari kita memberi pengaruh, mengenalkan orang-orang yang belum mengenal Sang Kebenaran.


Yang merelakan hidup-Nya, yang sudah mati di kayu salib untuk menebus setiap kita, menggantikan kita, sehingga kita yang seharusnya binasa bisa selamat.

2. Mari kita menjadi pribadi yang hidup, aktif dan juga bermanfaat dengan memberi pengaruh positif, membawa mereka kenal dengan Sang Kebenaran.



Doakan dan renungkan


* Celakalah ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, mereka mentobatkan satu orang dan menjadikannya dua kali lebih jahat dari pada mereka.


* Kenapa? Karena mereka tidak membawa orang tersebut mengenal Kristus sebagai kebenaran tapi membawanya menjauh dari kebenaran.


Pertobatan Palsu