Audio Stream
00 : 00 : 00

Tuhan Adalah Gembalaku
Matius 23:13-14
Yesus mengecam ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi (part 2)
13 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Sorga di depan orang. Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha untuk masuk.
14 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu menelan rumah janda-janda sedang kamu mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Sebab itu kamu pasti akan menerima hukuman yang lebih berat.
Salah paham bisa diperbaiki dengan klarifikasi, tapi gagal paham sering lahir dari keengganan untuk mendengar.
Gagal paham bermula dari banyak ‘bicara’ sedikit mendengar.
Kalau dikelompokkan, ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi masuk dalam golongan orang yang gagal paham dengan apa yang Tuhan Yesus lakukan, dengan apa yang mereka pelajari dan ajarkan. Kelompok mereka dikatakan sebagai orang yang celakalah.
Setelah Tuhan Yesus mengajarkan di ayat 1-12 bahwa betapa pentingnya kita tidak hanya meneladani Mesias yang merendahkan diri-Nya, maka di ayat ke 13-36 kita akan menemukan bagaimana Tuhan Yesus mengucapkan 7 kata celaka.
CELAKALAH!
1. Bukan kutukan;
2. Bukan tentang kebahagiaan/rasa puas Tuhan Yesus tentang akhir yang menanti hidup mereka;
3. Sebaliknya, ada belas kasihan dari Tuhan Yesus untuk orang-orang ini (ahli-ahli Taurat, orang Farisi dan kelompok orang munafik).
Ada 3 kelompok orang yang disebutkan oleh Tuhan Yesus, yaitu:
1. Ahli-ahli Taurat
2. Orang-orang Farisi
3. Kelompok orang munafik
Kelompok orang munafik sebenarnya mencakup ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi yang:
1. Tidak tulus;
2. Melakukan sesuatu untuk mendapat pujian dari orang lain.
Kelompok orang munafik adalah kelompok orang yang melakukan segala sesuatu dengan ada maksud di balik semuanya.
Ketika kita membaca bagian ini, maka kita menemukan bahwa kelompok orang-orang yang celaka karena mereka “menutup pintu.”
Ini adalah sebuah ungkapan bahwa 3 kelompok orang ini adalah kelompok orang yang menghalangi/tidak mempermudah orang untuk masuk ke dalam sebuah tempat.
Ini adalah kelompok orang yang sengaja mempersulit orang lain, karena:
Mereka mempelajari dan mengajarkan kebenaran Firman Tuhan dimana sebenarnya mereka menyadari ada nubuatan-nubuatan Tuhan dan pelayanan-Nya,
namun karena Tuhan Yesus tidak sesuai dengan ekspektasi (harapan) tentang Mesias yang mereka agung-agungkan, maka mereka menutup kebenaran tersebut.
Mereka bahkan mendiskreditkan (menjelekkan), memojokkan Tuhan Yesus, maka kelompok pengikut mereka menjadi ikut-ikutan mendiskreditkan Tuhan Yesus dan menutup diri terhadap kebenaran.
Supaya kita tidak termasuk dalam golongan orang yang munafik, yang “menutup pintu”, maka mari kita menanggalkan topeng seperti yang digunakan orang munafik.
Tanggalkan topengmu (MASK), yaitu:
M: Maksud yang tidak murni ketika melayani sesama;
Maksud yang tidak sesuai dengan kasih kepada Allah dan sesama.
A: Agama tanpa hati;
Yaitu semua kegiatan agama yang kita lakukan yang sifatnya hanya rutinitas tanpa kita maknai.
Mari kita beri makna pada setiap doa-doa, pelayanan, saat teduh dan ibadah yang lakukan.
S: Sombong;
Yang mendiskreditkan orang lain, yang tidak sesuai dengan sudut pandang kita.
K: Kekerasan hati.
Yang tidak mau menyelaraskan (menyesuaikan) diri dengan kebenaran Firman Tuhan.
Doakan dan renungkan
* Celakalah kamu,.. karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Sorga di depan orang. Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha untuk masuk.
* Kelompok orang-orang ini disebut celaka karena mereka “menutup pintu” bagi dirinya dan mempersulit orang lain.
Biarkan pintu sorga terbuka