Audio Stream
00 : 00 : 00

Tuhan adalah Gembalaku
Tuhan Adalah Gembalaku
RENUNGAN HARIAN
GKY MANGGA BESAR
Sabtu, 28 Agustus 2021
Keluaran 35 : 4 - 29
Persembahan khusus untuk
mendirikan Kemah Suci dan untuk
kebaktian di dalamnya.
Hidup kita adalah persembahan yang
menyenangkan hati Tuhan.
Marilah kita menghidupi ini,
kehidupan yang berkenan kepada
Tuhan.
Karena memang hidup kita adalah
milik Tuhan.
Bersyukurlah kalau apa yang kita
kerjakan boleh memperkenankan
Tuhan.
Sebagai orang Kristen, setiap kita
pasti sering memberikan
persembahan kepada Tuhan.
Baik itu digereja ketika kita ibadah
dan memberikan persembahan,
juga persembahan-persembahan lain
yang merupakan persembahan
sukarela yang kita berikan kepada
Tuhan.
Ada juga persembahan yang kita
sebut sebagai persepuluhan yang
adalah milik Tuhan yang kita
kembalikan kepada Dia.
Apakah saudara memiliki kesukaan
untuk memberikan persembahan
kepada Tuhan?
Hal ini menjadi penting karena
kesukaan menjadi sesuatu yang
memberikan nilai kepada
persembahan itu.
Kesukaan itu menunjukkan bahwa
kita sungguh-sungguh meminati
untuk memberikan persembahan
kepada Tuhan.
Kesukaan kita untuk memberi
persembahan juga memberikan nilai
bahwa kita memang sungguh-
sungguh mengasihi dan kita ingin
memberi kepada Tuhan.
Kesukaan itu muncul ketika kita mulai
memahami akan persembahan itu
sendiri.
Pembacaan Alkitab pada hari ini
Keluaran 35: 4 - 29
4 Berkatalah Musa kepada segenap
jemaah Israel: "Inilah firman yang
diperintahkan TUHAN, bunyinya:
5 Ambillah bagi TUHAN
persembahan khusus dari barang
kepunyaanmu; setiap orang yang
terdorong hatinya harus
membawanya sebagai persembahan
khusus kepada TUHAN: emas, perak,
tembaga,
6 kain ungu tua, kain ungu muda,
kain kirmizi, lenan halus, bulu
kambing;
7 kulit domba jantan yang diwarnai
merah, kulit-kulit lumba-lumba, kayu
penaga,
8 minyak untuk penerangan,
rempah-rempah untuk minyak
urapan dan untuk ukupan dari wangi-
wangian,
9 permata krisopras dan permata
tatahan untuk baju efod dan untuk
tutup dada.
10 Segala orang yang ahli di antara
kamu haruslah datang untuk
membuat segala yang diperintahkan
TUHAN,
11 yakni Kemah Suci, atap kemahnya
dan tudungnya, kaitannya, dan
papannya, kayu lintangnya, tiangnya
dan alasnya;
12 tabut dengan kayu
pengusungnya, tutup pendamaian
dan tabir penudung;
13 meja dengan kayu pengusungnya,
segala perkakasnya dan roti sajian;
14 kandil untuk penerangan dengan
perkakasnya, lampunya dan minyak
untuk penerangan;
15 mezbah pembakaran ukupan
dengan kayu pengusungnya, minyak
urapan dan ukupan dari wangi-
wangian; tirai pintu untuk pintu
Kemah Suci;
16 mezbah korban bakaran dengan
kisi-kisi tembaganya, kayu
pengusungnya dan segala
perkakasnya, bejana pembasuhan
dengan alasnya;
17 layar pelataran, tiangnya, alasnya
dan tirai pintu gerbang pelataran itu;
18 patok Kemah Suci dan patok
pelataran dan talinya;
19 pakaian jabatan untuk
menyelenggarakan kebaktian
tempat kudus, dan pakaian kudus
bagi imam Harun, dan pakaian anak-
anaknya untuk memegang jabatan
imam."
20 Lalu pergilah segenap jemaah
Israel dari depan Musa.
21 Sesudah itu datanglah setiap
orang yang tergerak hatinya,
orang yang terdorong jiwanya,
membawa persembahan khusus
kepada TUHAN untuk pekerjaan
melengkapi Kemah Pertemuan dan
untuk segala ibadah di dalamnya dan
untuk pakaian kudus itu.
22 Maka datanglah mereka, baik
laki-laki maupun perempuan, setiap
orang yang terdorong hatinya,
dengan membawa anting-anting
hidung, anting-anting telinga, cincin
meterai dan kerongsang, segala
macam barang emas; demikian juga
setiap orang yang
mempersembahkan persembahan
unjukan dari emas bagi TUHAN.
23 Juga setiap orang yang
mempunyai kain ungu tua, kain ungu
muda, kain kirmizi, lenan halus, bulu
kambing, kulit domba jantan yang
diwarnai merah dan kulit lumba-
lumba, datang membawanya.
24 Setiap orang yang hendak
mempersembahkan persembahan
khusus dari perak atau tembaga,
membawa persembahan khusus yang
kepada TUHAN itu, dan setiap orang
yang mempunyai kayu penaga
membawanya juga untuk segala
pekerjaan mendirikan itu.
25 Setiap perempuan yang ahli,
memintal dengan tangannya sendiri
dan membawa yang dipintalnya itu,
yakni kain ungu tua, kain ungu muda,
kain kirmizi dan lenan halus.
26 Semua perempuan yang tergerak
hatinya oleh karena ia berkeahlian,
memintal bulu kambing.
27 Pemimpin-pemimpin membawa
permata krisopras dan permata
tatahan untuk baju efod dan untuk
tutup dada,
28 rempah-rempah dan minyak
untuk penerangan, untuk minyak
urapan dan untuk ukupan dari wangi-
wangian.
29 Semua laki-laki dan perempuan,
yang terdorong hatinya akan
membawa sesuatu untuk segala
pekerjaan yang diperintahkan TUHAN
dengan perantaraan Musa untuk
dilakukan — mereka itu, yakni
orang Israel, membawanya sebagai
pemberian sukarela bagi TUHAN.
Ada banyak perintah Tuhan yang
sifatnya keharusan, artinya tidak
boleh tidak dilakukan.
Namun dalam Firman Tuhan
ini adalah perintah Tuhan yang
sifatnya berdasarkan kerelaan.
Ini adalah persembahan untuk ibadah
kepada Tuhan, yakni untuk
membangun Kemah Suci dengan
seluruh perlengkapan yang ada.
Namun semuanya itu berdasarkan
kerelaan dari umat Tuhan.
Mari kita pelajari apa yang menjadi
prinsip-prinsip penting terkait dengan
persembahan kita kepada Tuhan.
Apakah pesan Firman Tuhan hari
ini bagi kita ?
1.Persembahan kepada Tuhan lahir
dari hati yang rela karena
digerakkan oleh Tuhan.
Keluaran 35 : 5mengatakan :
Ambillah bagi TUHAN persembahan
khusus dari barang kepunyaanmu;
setiap orang yang terdorong hatinya
harus membawanya sebagai
persembahan khusus kepada TUHAN:
emas, perak, tembaga,
Menarik sekali Alkitab berkata, setiap
orang yang terdorong hatinya.
Persembahan kepada Tuhan itu
digerakkan oleh pekerjaan Roh Tuhan
dalam setiap orang percaya.
Pekerjaan Roh Tuhan mendorong
seseorang untuk membawa
persembahan kepada Tuhan.
Sehingga persembahan kepada
Tuhan bukanlah berbicara
hal-hal yang sifatnya alamiah,
sebagaimana mungkin orang-orang
berbuat amal, berbuat baik kepada
orang-orang sederhana, tetapi
persembahan kepada Tuhan
berbeda.
Persembahan kepada Tuhan adalah
pekerjaan Tuhan di dalam diri orang
percaya, sehingga ketika kita bisa
memberikan persembahan,
sesungguhnya itu adalah pekerjaan
Roh Tuhan dalam diri kita.
Ketika kita membawa persembahan
kepada Tuhan, ada kasih Tuhan yang
meliputi kita sehingga kita memiliki
kesukaan membawa persembahan
itu kepada Tuhan.
Ketika kita hidup dekat dengan Dia,
bertumbuh di dalam Dia, maka kita
dapat memiliki kesukaan untuk
memberi persembahan, karena kasih
Tuhan itu menggerakkan hati kita
untuk memberikannya.
2.Persembahan kepada Tuhan
berdasarkan kepada apa yang kita
punya.
Keluaran 35 : 23mengatakan :
Juga setiap orang yang mempunyai
kain ungu tua, kain ungu muda, kain
kirmizi, lenan halus, bulu kambing,
kulit domba jantan yang diwarnai
merah dan kulit lumba-lumba,
datang membawanya.
Tuhan tidak menuntut kita memberi
persembahan sesuatu yang tidak kita
punyai.
Tetapi Tuhan mengatakan bagi yang
mempunyai.
Setiap kita pasti mempunyai sesuatu
yang Tuhan berikan kepada kita, yang
Tuhan percayakan kepada kita.
Dan apa yang kita punyai adakalanya
dibutuhkan bagi pekerjaan Tuhan
dan memang pada umumnya kita
memberikan persembahan berupa
uang.
Namun semuanya itu juga
berdasarkan pada apa yang kita
punyai, bukan apa yang tidak kita
punyai.
Disitulah kita belajar satu hal, ketika
kita bisa memberikan persembahan,
itu karena kita memiliki sesuatu.
Dan apa yang kita miliki tentu berkat
Tuhan
Ketika kita mau persembahan,
kita bisa punya kesukaan, Mengapa ?
Karena ketika kita membawanya kita
ingat, ternyata Tuhan yang memberi
kepada kita.
Sehingga saya bisa membawa
persembahan dan menjadi hal
istimewa karena kita bisa membawa
apa yang kita punya.
Tuhan layakkan untuk bisa dipakai
dalam pekerjaan Tuhan.
Apa yang kita miliki, yang kita punya?
Mari kita rindukan untuk bisa dipakai
Tuhan bagi pekerjaanNya.
Kita bawa, kita persembahkan sesuai
dengan karunia yang Tuhan berikan
kepada kita.
3.Persembahkan kepada Tuhan
karunia rohani yang kita miliki bagi
pembangunan tubuh Kristus.
Keluaran 35 : 10berkata :
Segala orang yang ahli di antara
kamu haruslah datang untuk
membuat segala yang diperintahkan
TUHAN,
Keluaran 35 : 26:
Semua perempuan yang tergerak
hatinya oleh karena ia berkeahlian,
memintal bulu kambing.
Perhatikan bagaimana Kemah Suci
dan seluruh perangkatnya dibangun
berdasarkan karunia rohani yaitu,
keahlian daripada orang-orang yang
berada diantara umat Tuhan, baik itu
laki-laki maupun perempuan.
Ketika seseorang memiliki keahlian,
sesungguhnya itu adalah pemberian
Tuhan.
Dan ketika keahlian itu dipakai untuk
pekerjaan Tuhan, itu menjadi karunia
rohani utnuk membangun umat
Tuhan.
Sebagai orang Kristen, setiap kita
memiliki karunia rohani.
Karunia Rohani Tuhan berikan
kepada kita supaya kita bawa untuk
kita persembahkan dalam pelayanan
kita.
Dan ketika setiap orang Kristen
terlibat di dalamnya, betapa kayanya
gereja Tuhan.
Kaya dalam arti, orang Kristen bisa
saling menguatkan, saling
membangun dan gereja terus
menjadi berkat bagi banyak orang.
Setiap kita memiliki karunia berbeda-
beda, tetapi ketika karunia itu
dipersembahkan kepada Tuhan, itu
menjadi mozaik yang indah yang
menyatakan kemuliaan dan kebaikan
Tuhan melalui gerejaNya.
Maukah saudara mempersembahkan
karunia rohani saudara bagi
pekerjaan Tuhan?
Doakan dan renungkan:
*Apakah Saudara mengagumi suatu
karya mozaik? Apa yang membuatnya
indah? Bukankah karena garis, warna,
bentuk serta teksturnya yang tersusun
rapih membentuk suatu image?
*Sebagaimana potongan-potongan
mozaik, setiap kita memiliki karunia
berbeda-beda, tetapi ketika karunia itu
dipersembahkan kepada Tuhan,
disatukan olehNya menjadi mozaik
yang indah yang menyatakan kemuliaan
dan kebaikan Tuhan melalui gerejaNya.
Karunia menjadi indah saat dipersembah-
kan kepada Pemberinya.