Login

Daftar

All Episode

Audio Stream

Podcast
Lagu Indonesia
Podcast
Lagu Mandarin

00 : 00 : 00

Back

TAG Renungan Harian GKY Mangga Besar - Rabu, 22 April 2026

Tuhan Adalah Gembalaku

Matius 19: 27-30

Upah Mengikut Yesus


Setelah peristiwa orang muda kaya yang pergi dengan sedih, Petrus berkata kepada Yesus, “Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau; jadi apakah yang akan kami peroleh?”


Pertanyaan ini sangat jujur dan kemungkinan muncul di dalam hati kita. Apa yang sebenarnya diperoleh oleh orang yang mengikut Tuhan Yesus?


Apakah semua pengorbanan itu sia-sia? Apakah Tuhan benar-benar memperhatikan setiap langkah ketaatan kita?


Matius 19: 27-30


27 Lalu Petrus menjawab dan berkata kepada Yesus: "Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau; jadi apakah yang akan kami peroleh?"


28 Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel.


29 Dan setiap orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal.


30 Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu."


Dalam kehidupan sehari-hari, hampir semua keputusan memiliki pertukaran. Seseorang yang memilih pekerjaan, mungkin harus meninggalkan pekerjaan lain.


Seseorang yang pindah ke kota baru, mungkin harus meninggalkan kenyamanan yang lama. Setiap pilihan membawa sesuatu yang ditinggalkan dan diperoleh. Mengikut Yesus juga demikian.


Ada hal yang harus dilepaskan dan Petrus bertanya tentang hal yang akan diperoleh saat mengikut Kristus. Tuhan Yesus tidak menegur Petrus yang bertanya. Ia memberikan jawaban berpengharapan.


Yesus berkata, “…sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya…” Ia menunjuk kepada masa depan yang besar.


Saat Kerajaan Allah dinyatakan sepenuhnya, mereka yang setia mengikut-Nya akan mendapatkan bagian di dalam kemuliaan itu.


Yesus memperluas janji itu. Bukan hanya untuk kedua belas murid, melainkan untuk semua orang yang mengikut Dia.


Matius 19:29


29 Dan setiap orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal.


Hal ini berarti setiap orang yang rela menempatkan Kristus di atas segala sesuatu dalam hidupnya, akan memperoleh seratus kali lipat dan memperoleh hidup kekal.


Tentu ini bukan membahas tentang materi atau kekayaan berlipat ganda. Namun, maksud Tuhan adalah keluarga rohani, sukacita, damai sejahtera, dan hidup kekal bersama Tuhan.


Sebagai anak-anak Tuhan yaitu orang yang mengutamakan Kristus di dalam hidup, hidup kekal adalah sesuatu kepastian yang akan diterima.


Matius 19:30


30 Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu."


Kerajaan Allah sering membalik ukuran dunia. Orang yang terlihat kecil di dunia, bisa menjadi besar di hadapan Tuhan. Orang yang terlihat besar di dunia, bisa kehilangan hal yang paling penting.


Firman ini mengingatkan kita akan dua hal:

1. Mengikut Yesus memang memiliki harga. Kita harus meninggalkan kenyamanan, rencana pribadi, bahkan relasi- relasi tertentu. Mengikut Yesus bukan jalan yang mudah.


2. Tidak ada pengorbanan yang sia-sia di hadapan Tuhan. Tuhan Yesus berkata bahwa apa pun yang kita tinggalkan karena nama-Nya, Tuhan melihatnya. Tuhan bukan Tuhan yang berutang kepada kita.


Tuhan adalah Bapa yang tidak pernah melupakan kesetiaan anak-anakNya. Hal yang kita lepaskan bagi Kristus, tidak akan pernah hilang. Tuhan sanggup mengembalikan dengan cara yang lebih besar.


Petrus bertanya akan hal yang diperoleh. Tuhan Yesus menjawab bahwa mengikuti-Nya bukan sebuah kerugian.


Apakah selama ini kita merasa rugi dan menyesal mengikut Kristus? Mengikut Kristus tidak pernah membuat kita rugi.


Pesan Firman Tuhan bagi kita

1. Apa pun yang kita tinggalkan demi Kristus tidak pernah lebih besar dari apa yang akan kita peroleh di dalam Dia


Pada akhirnya, hadiah terbesar bukan berkat-berkat di dunia. Hadiah terbesar adalah kita bisa hidup kekal bersama Tuhan selama-lamanya, berelasi dengan Tuhan Allah kita seutuhnya.


2. Kiranya kita semua boleh terus dengan setia mengikut Yesus, percaya bahwa setiap langkah ketaatan kita tidak pernah sia-sia di hadapan-Nya.



Doakan dan renungkan


* Yesus berkata,”Setiap orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal.”


* Apa pun yang kita tinggalkan demi Kristus tidak pernah lebih besar dari apa yang akan kita peroleh di dalam Dia.


Tidak akan menyesal