Login

Daftar

All Episode

Audio Stream

Podcast
Lagu Indonesia
Podcast
Lagu Mandarin

00 : 00 : 00

Back

TAG Renungan Harian GKY Mangga Besar - Senin, 20 Oktober 2025

Tuhan Adalah Gembalaku

Markus 10:28-31

Upah mengikut Yesus


Dalam kehidupan manusia ini ada 2 model yang saling bertolak belakang satu dengan lainnya.


Yang pertama adalah orang yang memulai sesuatu dengan baik, tetapi tidak dapat mengakhiri dengan baik.


Sebaliknya ada orang yang tidak dapat memulai dengan baik, tetapi mampu mengakhirinya dengan baik.


Dalam Alkitab Tuhan Yesus mengingatkan murid-murid-Nya tentang hal yang sama. Bahwa ada kemungkinan orang-orang yang ikut Yesus itu memulai dengan baik, tetapi tidak mengakhiri dengan baik.


Ada juga orang yang awalnya ikut Yesus dengan baik, tetapi mengakhirinya dengan baik.


Markus 10:28-31


28 Berkatalah Petrus kepada Yesus: “Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!”


29 Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya,


30 orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal.


31 Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.”


Setelah murid-murid-Nya ikut Yesus, mereka melihat pengajaran-pengajaran-Nya yang begitu menakjubkan, bahkan menyaksikan kuasa Yesus yang luar biasa itu.


Lalu pada waktu mereka bersama-sama Yesus, mereka menanyakan sesuatu kepada-Nya; yang diwakili oleh Petrus.


Markus 10:28


28 Berkatalah Petrus kepada Yesus: “Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!”


Memang pertanyaan ini tidak lengkap, mereka tidak tanyakan kalau kami meninggalkan segala sesuatu untuk ikut Yesus, apa keuntungannya?


Namun menariknya adalah di sini Tuhan Yesus menjawab mereka:


Markus 10:29-30


29 Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya,


30 orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal.


Ada 2 hal yang sangat penting yang Tuhan Yesus sampaikan:


1. Ada keuntungan ketika mengikut Yesus, yaitu ada janji yang Tuhan berikan untuk mendapat hidup kekal di masa yang akan datang.


2. Mengikut Yesus itu ada tantangannya yang berkaitan dengan konsistensi untuk mengikut Yesus.


Ada 3 pertimbangan yang berkaitan dengan tantangan yang harus dihadapi:


1. Tantangan memilih harta, rumah, dan ladang mereka atau mengikut Yesus.


2. Tantangan mengutamakan keluarga atau mengikut Yesus.


3. Tantangan mengikut Yesus adalah akan ada penganiayaan, penderitaan ketika mengambil keputusan untuk mengikut Yesus.


Secara singkat Tuhan Yesus memberikan jawaban kepada mereka bahwa mengikut Yesus itu ada keuntungannya, tetapi juga ada tantangan yang harus dihadapi.


Itu sebabnya mengapa Tuhan Yesus katakan di:


Markus 10:31


31 Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.”


Di sini Tuhan Yesus memberikan suatu penjelasan kepada mereka bahwa konsekuensi ikut Yesus itu memang tidak mudah.


Sehingga ada kemungkinan orang yang memulai ikut Yesus dengan baik, tetapi karena merasa tuntutan begitu berat atau mereka merasa tidak mampu untuk mengikuti tuntutan mengikut Yesus, maka mereka mengakhirinya dengan tidak baik.


Sebaliknya ada orang yang mungkin ikut Yesus dengan tidak terlalu semangat atau tidak sungguh-sungguh, tetapi karena mereka mendapat kekuatan, kesungguhan bertahan, mereka mengakhiri perjuangan hidup untuk ikut Yesus dengan baik.


2 Timotius 4:7


7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.


Inilah yang sebenarnya Tuhan inginkan dari kita, ketika kita percaya kepada Kristus memang ada keuntungan yang Tuhan sudah sediakan.


Keuntungannya adalah hari ini Dia menjamin hidup kita, Dia berjanji untuk menyertai dan memelihara kita.


Dia berjanji untuk memberikan damai sejahtera dalam hidup kita, ketika kita menghadapi perjalanan hidup yang penuh dengan tantangan.


Tetapi keuntungan yang dibutuhkan semua orang adalah kepastian jaminan hidup yang kekal. Satu hal yang kita harus sadari, bahwa kehidupan yang sementara ini memang penuh tantangan.


Tetapi ketika kita setia ikut Yesus, maka perjuangan iman kita ikut Yesus tidak akan sia-sia, karena di depan sana Dia telah menyediakan kita jaminan hidup yang kekal.


Di samping memang ada keuntungan yang Tuhan sediakan bagi kita, kita harus sadar bahwa hidup ini tidak mudah, hidup kita penuh tantangan.


Ketika kita menghadapi kesulitan/tantangan dalam hidup ini, pertanyaannya adalah apakah kita berani untuk menempatkan Yesus Kristus lebih utama dari segala-galanya?


Apakah kita dapat memprioritaskan kepentingan Kristus daripada kepentingan pribadi?


Memang terkadang kita harus menghadapi dilematis di antara kepentingan keluarga, pekerjaaan, ataupun harta kita untuk Yesus.


Pesan Firman Tuhan bagi kita:


1. Dalam hal mengikut Yesus, Tuhan ingin supaya kita secara totalitas untuk mengutamakan Dia di atas segala-galanya.


Ketika kita mengutamakan Dia di atas segala-galanya, maka Tuhan akan mengembalikan segala apa yang menjadi concern kita berlipat-lipat, kita tidak dapat membandingkan berapa banyak itu; tetapi janji Tuhan adalah janji yang tidak terbatas.


Di dalam kita menghadapi tantangan hidup, mungkin ada kesulitan, mungkin ada penderitaan yang kita hadapi.


1. Apakah kita lebih memprioritaskan hal-hal yang bersifat kekal atau kepada hal-hal yang bersifat fana/sementara?


2. Sebagai orang Kristen seberapa besar komitmen kita untuk mengikut Yesus?


3. Dalam mengikut Yesus ada harga yang harus dibayar?


Ketika kita tidak rela bayar harga, maka kita menjadi orang yang mulai ikut Yesus dengan baik, tetapi tidak mampu mengakhirinya dengan baik.


Tapi kalau kita ikut Yesus dan rela bayar harga, maka kita memulai perjuangan perjalanan iman mengikut Yesus dengan baik, dan mengakhirinya dengan baik pula.


2. Kiranya kita tetap memiliki spirit/semangat yang sama seperti awal kita ikut Yesus sampai akhir hidup kita.



Doakan dan renungkan


* Murid-murid Tuhan Yesus berkata, “Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!


* Sebagai orang Kristen seberapa besar komitmen kita untuk mengikut Yesus? Apakah kita lebih memprioritaskan hal-hal yang bersifat kekal atau hal-hal yang bersifat fana?


Komitmen bayar harga