Login

Daftar

All Episode

Audio Stream

Podcast
Lagu Indonesia
Podcast
Lagu Mandarin

00 : 00 : 00

Back

TAG Renungan Harian GKY Mangga Besar - Rabu, 27 Agustus 2025

Tuhan Adalah Gembalaku

Filipi 3:1-11

Timotius dan Efaproditus. Kebenaran yang sejati (part 1)


Saat membuka mata hari ini, apakah kita sudah mengucap syukur dan bersukacita karena hari ini adalah hari yang dijadikan Tuhan?


Tuhan memberikan kesempatan kepada kita agar kita mengalami sukacita.


Filipi 3:1-11


1 Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah dalam Tuhan.

(3-1b) Menuliskan hal ini lagi kepadamu tidaklah berat bagiku dan memberi kepastian kepadamu.


2 Hati-hatilah terhadap anjing-anjing, hati-hatilah terhadap pekerja-pekerja yang jahat, hati-hatilah terhadap penyunat-penyunat yang palsu,


3 karena kitalah orang-orang bersunat, yang beribadah oleh Roh Allah, dan bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak menaruh percaya pada hal-hal lahiriah.


4 Sekalipun aku juga ada alasan untuk menaruh percaya pada hal-hal lahiriah.

Jika ada orang lain menyangka dapat menaruh percaya pada hal-hal lahiriah, aku lebih lagi:


5 disunat pada hari kedelapan, dari bangsa Israel, dari suku Benyamin, orang Ibrani asli, tentang pendirian terhadap hukum Taurat aku orang Farisi,


6 tentang kegiatan aku penganiaya jemaat, tentang kebenaran dalam mentaati hukum Taurat aku tidak bercacat.


7 Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus.


8 Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,


9 dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan.


10 Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,


11 supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.


Kualitas sebuah barang, memiliki keaslian dan kepalsuan sesuai dengan tingkatannya:

1. Asli atau original
2. KW Super Premium
3. KW Super
4. KW Semi Super
5. KW 1
6. KW 2


Semua yang ada di dalam dunia, dapat dipalsukan. Uang dapat dipalsukan. Foto dapat diambil untuk dibuatkan identitas palsu.


Wajah juga bisa disamarkan atau diatur penampilannya dengan filter, agar bisa ditampilkan di dalam Instagram. Sulit untuk menemukan yang asli.


Paulus memberitahu kita mengenai sukacita yang asli atau sejati, yang seharusnya dimiliki oleh orang-orang percaya.


Filipi 3:1-11 menekankan bahwa sukacita sejati hanya akan dapat dimiliki ketika kita menyadari prinsip 2K, diantaranya

1. Keselamatan sejati;


Dalam ayat 1-6, Paulus menekankan, mengingatkan ulang hingga memberi peringatan, supaya orang Kristen tidak mudah goyah, hanya karena hal-hal yang bersifat lahiriah.


Orang-orang Kristen atau anak-anak Allah, harus menyadari identitas yang mereka terima dari Kristus.


Identitas tersebut bukan karena mereka sudah melakukan sesuatu atau layak untuk mendapatkan sesuatu.


Identitas itu ditentukan dan diberikan oleh Kristus. Keselamatan yang dimiliki bersifat sejati dan diberikan dengan gratis, namun bukan murahan.


Keselamatan yang diberikan kepada kita adalah keselamatan dengan pengorbanan Kristus di atas kayu salib.


Keselamatan ini harusnya menjadi dasar kita dalam melakukan segala sesuatu, seperti melayani orang-orang di sekitar kita dengan sukacita.


Dasar yang Paulus ambil adalah Kritus dengan sangat rendah hati, mau melayani dan menyelamatkan kita.

2. Kesuksesan yang sejati;


Dalam ayat 7-11, Paulus mengingatkan kita agar tidak menjadi orang Kristen yang stress dan ketakutan.


Jangan menjadi orang yang berlomba-lomba fokus untuk mendapatkan sesuatu yang sifatnya sementara.


Bekerja dengan giat dan memberi hasil, itu baik. Hidup kita tidak ditentukan dari hal tersebut.


Kesuksesan kita adalah ketika kita bisa mengenal siapa Tuhan kita, kuasa kebangkitan-Nya, dan mengalami segala sesuatu bersama Tuhan kita.


Kesuksesan sejati bukan ketika kita menikmati segala sesuatu. Namun, dimiliki ketika di dalam segala keadaan, kita bisa beradaptasi karena kita tahu ada sandaran, topangan, dukungan yang sangat kokoh dari Tuhan.


Kesuksesan sejati bukan ketika orang memuji kita. Namun, sekalipun semua orang meninggalkan kita, kita tetap fokus kepada tujuan hidup kita dan Tuhan yang sudah menyelamatkan hidup kita.


Prinsip 2K ini tidak akan tercapai tanpa memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan. Rindukah kita, saat mengalami sukacita sejati, kita semakin dekat kepada Tuhan?


Apakah kita semakin rindu untuk berbincang dengan Tuhan dalam doa-doa kita?


Bukan hanya untuk menceritakan hal yang menjadi kebutuhan kita, karena Dia adalah Tuhan yang tahu kebutuhan kita.


Melainkan, kerinduan untuk membangun relasi dan komunikasi dengan Tuhan.


Hubungan pribadi kita dengan Tuhan akan menolong kita dalam memberi makna atau memaknai kehidupan kita.



Pesan Firman Tuhan bagi kita:

1. Mari mulai untuk membaca Firman Tuhan, berdoa dan berelasi dengan Tuhan setiap hari.


Bukan memulai denganhandphonedan berbagai kegiatan kita.


2. Di tengah segala kesibukan kita, mari kita belajar berhenti, memberi ruang dan waktu bagi Pencipta kita untuk berkomunikasi dengan diri kita.


Kiranya Tuhan menolong kita untuk memiliki relasi yang intim dengan Tuhan yang adalah Pencipta kita.


Doakan dan renungkan


* Sukses sejati adalah ketika kita mengenal Tuhan dan kuasa kebangkitan-Nya.


* Sehingga dalam segala keadaan, kita bisa bertahan karena kita tahu ada sandaran, topangan, dan dukungan yang kokoh dari Tuhan.


Tangan yang kokoh

Tuhan menopang

Selalu ada Harapan

Dia sandaran ku