Login

Daftar

All Episode

Audio Stream

Podcast
Lagu Indonesia
Podcast
Lagu Mandarin

00 : 00 : 00

Back

TAG

Renungan Harian
GKY Mangga Besar

Senin, 2 Agustus 2021

Tuhan adalah Gembalaku


Tuhan Adalah Gembalaku

RENUNGAN HARIAN

GKY MANGGA BESAR

Senin, 2 Agustus 2021


Keluaran 24:1-18

Upacara Pengikatan Perjanjian

antara Tuhan dengan Bangsa Israel.


Kita bersyukur mempunyai Tuhan

yang setia kepada Firman-Nya,

kepada janji-Nya.

Tuhan ingin kita sebagai orang-orang

percaya, juga setia kepada-Nya.


Orang percaya adalah orang yang

telah ditebus oleh darah Yesus

Kristus.

Penebusan tersebut merupakan kasih

karunia Allah, dimana Allah dengan

inisiatif sendiri membuat perjanjian

yang kekal di dalam darah Yesus

Kristus.

Bagaimana kita menghidupi

kehidupan kita setelah mengalami

penebusan itu?


Keluaran 24:1-18


1.Berfirmanlah Ia kepada Musa:

"Naiklah menghadap TUHAN,

engkau dan Harun, Nadab dan Abihu

dan tujuh puluh orang dari para tua-

tua Israel dan sujudlah kamu

menyembah dari jauh.


2.Hanya Musa sendirilah yang

mendekat kepada TUHAN,

tetapi mereka itu tidak boleh

mendekat, dan bangsa itu tidak boleh

naik bersama-sama dengan dia."


3.Lalu datanglah Musa dan

memberitahukan kepada bangsa itu

segala firman TUHAN dan segala

peraturan itu, maka seluruh bangsa

itu menjawab serentak: "Segala

firman yang telah diucapkan TUHAN

itu, akan kami lakukan."


4.Lalu Musa menuliskan segala

firman TUHAN itu. Keesokan harinya

pagi-pagi didirikannyalah mezbah di

kaki gunung itu, dengan dua belas

tugu sesuai dengan kedua belas suku

Israel.


5.Kemudian disuruhnyalah orang-

orang muda dari bangsa Israel, maka

mereka mempersembahkan korban

bakaran dan menyembelih lembu-

lembu jantan sebagai korban

keselamatan kepada TUHAN.


6.Sesudah itu Musa mengambil

sebagian dari darah itu, lalu

ditaruhnya ke dalam pasu, sebagian

lagi dari darah itu disiramkannya

pada mezbah itu.


7.Diambilnyalah kitab perjanjian itu,

lalu dibacakannya dengan didengar

oleh bangsa itu dan mereka

berkata: "Segala firman TUHAN akan

kami lakukan dan akan kami

dengarkan."


8.Kemudian Musa mengambil darah

itu dan menyiramkannya pada

bangsa itu serta berkata: "Inilah

darah perjanjian yang diadakan

TUHAN dengan kamu, berdasarkan

segala firman ini."


9.Dan naiklah Musa dengan Harun,

Nadab dan Abihu dan tujuh puluh

orang dari para tua-tua Israel.


10.Lalu mereka melihat Allah Israel;

kaki-Nya berjejak pada sesuatu yang

buatannya seperti lantai dari batu

nilam dan yang terangnya seperti

langit yang cerah.


11.Tetapi kepada pemuka-pemuka


orang Israel itu tidaklah diulurkan-

Nya tangan-Nya; mereka

memandang Allah, lalu makan dan

minum.


12.TUHAN berfirman kepada Musa:

"Naiklah menghadap Aku, ke atas

gunung, dan tinggallah di sana, maka

Aku akan memberikan kepadamu loh

batu, yakni hukum dan perintah,

yang telah Kutuliskan untuk diajarkan

kepada mereka."


13.Lalu bangunlah Musa dengan

Yosua, abdinya, maka naiklah Musa

ke atas gunung Allah itu.


14.Tetapi kepada para tua-tua itu ia

berkata: "Tinggallah di sini

menunggu kami, sampai kami

kembali lagi kepadamu; bukankah

Harun dan Hur ada bersama-sama

dengan kamu, siapa yang ada

perkaranya datanglah kepada

mereka."


15.Maka Musa mendaki gunung dan

awan itu menutupinya.


16.Kemuliaan TUHAN diam di atas

gunung Sinai, dan awan itu

menutupinya enam hari lamanya;

pada hari ketujuh dipanggil-Nyalah

Musa dari tengah-tengah awan itu.


17.Tampaknya kemuliaan TUHAN

sebagai api yang menghanguskan di

puncak gunung itu pada

pemandangan orang Israel.


18.Masuklah Musa ke tengah-tengah

awan itu dengan mendaki gunung

itu. Lalu tinggallah ia di atas gunung

itu empat puluh hari dan empat

puluh malam lamanya.


Tuhan meneguhkan kembali

komitmen bangsa Israel di dalam

perjanjiannya dengan Tuhan.

Perjanjian itu dilakukan oleh Allah,

disahkan dengan pencurahan darah.

Hal ini menggambarkan perjanjian

yang kekal, perjanjian baru,

yang dimeteraikan oleh darah Yesus

Kristus.


Pesan Firman Tuhan pada hari ini:



1.Mendekat kepada Tuhan

merupakan undangan istimewa dari

Tuhan sendiri.


Keluaran 24:1-2

1.Berfirmanlah Ia kepada Musa:

"Naiklah menghadap TUHAN,

engkau dan Harun, Nadab dan Abihu

dan tujuh puluh orang dari para tua-

tua Israel dan sujudlah kamu

menyembah dari jauh.


2.Hanya Musa sendirilah yang

mendekat kepada TUHAN,

tetapi mereka itu tidak boleh

mendekat, dan bangsa itu tidak boleh

naik bersama-sama dengan dia."


Dari Firman di atas kita jadi mengerti

bahwa kalau bukan Tuhan yang

mengundang mereka untuk

menghadap, mereka tidak bisa

menghadap.

Alkitab dengan jelas mengatakan

bahwa ada orang-orang tertentu

yang diundang Tuhan untuk

menghadap Dia.

Khusus kepada Musa,

Tuhan mengijinkannya mendekat

secara khusus kepadaNya.

Di sini menggambarkan bahwa

mendekat kepada Tuhan bukan

karena jasa baik atau semata-mata

inisiatif kita melainkan inisiatif Tuhan,

karena Tuhan berkenan kepada kita.


Keluaran 24:9-11


9.Dan naiklah Musa dengan Harun,

Nadab dan Abihu dan tujuh puluh

orang dari para tua-tua Israel.


10.Lalu mereka melihat Allah Israel;

kaki-Nya berjejak pada sesuatu yang

buatannya seperti lantai dari batu

nilam dan yang terangnya seperti

langit yang cerah.


11.Tetapi kepada pemuka-pemuka

orang Israel itu tidaklah diulurkan-

Nya tangan-Nya; mereka

memandang Allah, lalu makan dan

minum.


Mendekat kepada Tuhan adalah

suatu anugerah yang sangat

istimewa.

Alkitab mengatakan mereka diijinkan

melihat Tuhan, dan Tuhan tidak

mengulurkan tangan-Nya kepada

mereka, artinya mereka tidak

dibinasakan karena mereka melihat

Tuhan.


Hari ini Tuhan Yesus memanggil kita

mendekat kepada Dia karena Dia ada

di tengah-tengah kita.

Tidak ada seorangpun dikatakan

melihat Tuhan di dalam esensi-Nya,

tetapi Anak tunggal Bapa yang duduk

di pangkuan Bapa.

Dialah yang menyatakan Allah.


Ketika kita boleh mendekat kepada-

Nya, itu adalah panggilan khusus bagi

kita.

Sehingga kita boleh mengalami Dia,

mengalami anugerah-Nya,

mengalami kasih-Nya.

Setiap saat kita datang kepada Tuhan

marilah kita mengingat akan

panggilanNya, panggilan anugerah

Nya.


khusus bagi kita.

Sehingga dengan antusias dan

sukacita kita menghampiriNya

dengan kerinduan untuk mendekat

kepada-Nya.


2.Tuhan menjumpai umat-Nya untuk

menyampaikan Firman-Nya.


Keluaran 24:3-4

3.Lalu datanglah Musa dan

memberitahukan kepada bangsa itu

segala firman TUHAN dan segala

peraturan itu, maka seluruh bangsa

itu menjawab serentak: "Segala

firman yang telah diucapkan TUHAN

itu, akan kami lakukan."


4.Lalu Musa menuliskan segala

firman TUHAN itu. Keesokan harinya

pagi-pagi didirikannyalah mezbah di

kaki gunung itu, dengan dua belas

tugu sesuai dengan kedua belas suku

Israel.


Keluaran 24:12

12.TUHAN berfirman kepada Musa:

"Naiklah menghadap Aku, ke atas

gunung, dan tinggallah di sana, maka

Aku akan memberikan kepadamu loh

batu, yakni hukum dan perintah,

yang telah Kutuliskan untuk diajarkan

kepada mereka."


Tuhan mengundang Musa untuk

berjumpa dengan Dia karena Tuhan

ingin menyampaikan FirmanNya.


Ketika Tuhan memanggil kita untuk

mendekat kepada-Nya, maka Tuhan

ingin menyampaikan Firman-Nya

kepada kita.

Oleh sebab itu marilah kita membuka

hati dan telinga kepada Firman

Tuhan.

Sehingga ketika kita datang kepada

Dia, kita menjadi orang yang siap

untuk mentaati Firman Tuhan,

siap untuk melakukan kehendak-Nya.

Orang-orang yang dekat kepada Dia

adalah orang-orang yang melakukan

kehendak Bapa di Surga.


Bagaimana dengan Saudara, apakah

Saudara datang kepada Tuhan dan

siap untuk mendengar dan hidup di

dalam FirmanNya?

Itulah yang Tuhan inginkan ketika

Tuhan memanggil kita berdekat

kepada Dia.


3.Sebagai umat Tuhan, kita memiliki

perjanjian dengan Tuhan untuk

tetap setia melakukan Firman-Nya.


Keluaran 24:7-8

7.Diambilnyalah kitab perjanjian itu,

lalu dibacakannya dengan didengar

oleh bangsa itu dan mereka

berkata: "Segala firman TUHAN akan

kami lakukan dan akan kami

dengarkan."


8.Kemudian Musa mengambil darah

itu dan menyiramkannya pada

bangsa itu serta berkata: "Inilah

darah perjanjian yang diadakan

TUHAN dengan kamu, berdasarkan

segala firman ini."


Melakukan Firman Tuhan adalah

ekspresi dari sikap yang telah

menerima perjanjian dengan Tuhan.


Yohanes 15:14

Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau

kamu berbuat apa yang

Kuperintahkan kepadamu.


Firman di atas bukan berarti:

untuk menjadi sahabat Tuhan Yesus,

syaratnya adalah melakukan

perintah-perintahNya.

Namun maksudnya adalah:

jika kita adalah sahabat Tuhan Yesus,

maka kita menjadi orang yang

didorong dan terdorong untuk

melakukan perintah-perintahNya.

Seorang sahabat itu menaruh kasih

kepada sahabatnya.


Kita adalah sahabat-Nya dan nyata

ketika kita melakukan perintah-

perintahNya.

Apakah tanda-tanda itu sudah ada di

dalam kehidupan Saudara sebagai

sahabat Yesus?


Doakan dan renungkan:

*Banyak orang rela antri berjam-

jam bahkan berhari-hari untuk

membeli undangan agar bisa

bersalaman atau menatap dari

dekat orang yang dia kagumi.


*Pernahkah terpikir oleh kita,

berapa lama kita harus antri dan

berapa harga undangan untuk bisa

mendekat kepada Tuhan?


*Dari Firman hari ini, kita mengerti

bahwa kalau bukan Tuhan yang

mengundang, kita tidak mungkin

mendekat kepadaNya.


Jangan Tunggu! Carilah Tuhan selama

Dia berkenan untuk ditemui.