Login

Daftar

All Episode

Audio Stream

Podcast
Lagu Indonesia
Podcast
Lagu Mandarin

00 : 00 : 00

Back

TAG

Renungan Harian
GKY Mangga Besar

Minggu,
07 Maret 2021

Tuhan adalah Gembalaku


Tuhan Adalah Gembalaku

RENUNGAN HARIAN

GKY MANGGA BESAR

Minggu, 07 Maret 2021


Matius 23: 23-36

Yesus Mengecam

Ahli Ahli Taurat dan

Orang Orang Farisi Part 4


Sebagai orang Kristen

hidup kita diperhatikan orang.

Setidaknya oleh keluarga kita.

Mereka melihat kita sebagai

orang orang yang beriman.

Sehingga kita tidak luput

dari penilaian orang orang

sekitar kita.


Ada 2 sisi bahaya

dalam menjalani hidup

kita sebagai orang Kristen


Ketika kita lalai dalam

hidup kita sebagai

orang Kristen.


Maka orang bisa menghina

bukan hanya kita

tapi juga keKristenan.

Kita dapat menjadi

batu sandungan

bagi orang lain.


Kita menjadi orang Kristen

yang hidupnya munafik

ketika kita hanya mencari

pendapat orang lain

tentang kita yang baik.


Pendapat mereka

bukanlah keberadaan kita

yang sesungguhnya.


Mungkin mereka berkata

kita adalah orang Kristen

yang serius beribadah.

Tapi kenyataannya

tidak demikian.


Orang berkata kita

sebagai orang Kristen

adalah orang yang

begitu peduli dengan

orang lain.

Tapi kenyataannya

tidak demikian.


Kita harus waspada

dengan 2 potensi

yang berbahaya ini.


Janganlah kita menjadi

orang Kristen yang tidak

memuliakan Bapa di Sorga.


Matius 23:23-36

23) Celakalah kamu,

hai ahli-ahli Taurat

dan orang-orang Farisi,

hai kamu orang-orang munafik,

sebab persepuluhan dari selasih,

adas manis dan jintan kamu bayar,

tetapi yang terpenting

dalam hukum Taurat

kamu abaikan, yaitu:

keadilan dan belas kasihan

dan kesetiaan.

Yang satu harus dilakukan

dan yang lain jangan diabaikan.


24) Hai kamu

pemimpin-pemimpin buta,

nyamuk kamu tapiskan

dari dalam minumanmu,

tetapi unta yang di dalamnya

kamu telan.


25) Celakalah kamu,

hai ahli-ahli Taurat

dan orang-orang Farisi,

hai kamu orang-orang munafik,

sebab cawan dan pinggan

kamu bersihkan sebelah luarnya,

tetapi sebelah dalamnya

penuh rampasan dan kerakusan.


26) Hai orang Farisi yang buta,

bersihkanlah dahulu

sebelah dalam cawan itu,

maka sebelah luarnya

juga akan bersih.


27) Celakalah kamu,

hai ahli-ahli Taurat

dan orang-orang Farisi,

hai kamu orang-orang munafik,

sebab kamu sama seperti kuburan

yang dilabur putih,

yang sebelah luarnya

memang bersih tampaknya,

tetapi yang sebelah dalamnya

penuh tulang belulang

dan pelbagai jenis kotoran.


28) Demikian jugalah kamu,

di sebelah luar

kamu tampaknya benar

di mata orang,

tetapi di sebelah dalam

kamu penuh kemunafikan

dan kedurjanaan.


29) Celakalah kamu,

hai ahli-ahli Taurat

dan orang-orang Farisi,

hai kamu orang-orang munafik,

sebab kamu membangun

makam nabi-nabi

dan memperindah tugu

orang-orang saleh


30) dan berkata:

Jika kami hidup di zaman

nenek moyang kita,

tentulah kami tidak ikut

dengan mereka dalam

pembunuhan nabi-nabi itu.


31) Tetapi dengan demikian

kamu bersaksi terhadap

diri kamu sendiri,

bahwa kamu adalah keturunan

pembunuh nabi-nabi itu.


32) Jadi, penuhilah juga

takaran nenek moyangmu!


33) Hai kamu ular-ular,

hai kamu keturunan ular beludak! Bagaimanakah mungkin

kamu dapat meluputkan diri

dari hukuman neraka?


34) Sebab itu, lihatlah,

Aku mengutus kepadamu

nabi-nabi, orang-orang bijaksana

dan ahli-ahli Taurat:

separuh di antara mereka

akan kamu bunuh

dan kamu salibkan,

yang lain akan kamu sesah

di rumah-rumah ibadatmu

dan kamu aniaya

dari kota ke kota,


35) supaya kamu menanggung

akibat penumpahan darah

orang yang tidak bersalah

mulai dari Habel,

orang benar itu,

sampai kepada Zakharia

anak Berekhya,

yang kamu bunuh di antara

tempat kudus dan mezbah.


36) Aku berkata kepadamu:

Sesungguhnya semuanya ini

akan ditanggung angkatan ini!"


Tuhan Yesus berkali kali

menyebut para ahli Taurat

dan orang orang Farisi

dengan sebutan,

"Hai, Orang orang munafik."


Bahkan Yesus memanggil

mereka dengan sebutan

"Ular beludak".


Yesus menegur mereka

dengan sangat keras

karena Tuhan

mengasihi mereka.


Mereka mirip dengan

orang orang Israel

pada Perjanjian Lama

yang disebut dengan

"Tegar Tengkuk."


Sangat sulit diajar,

bahkan tidak mau diajar.

Merasa diri benar dan

bahkan bisa menyalahkan

Yesus Kristus.


Pesan Firman Tuhan

Pada Hari Ini


1. Ibadah kita harus selaras

dengan karakter, sifat

serta ketaatan kita


Matius 23:23

23) Celakalah kamu,

hai ahli-ahli Taurat

dan orang-orang Farisi,

hai kamu orang-orang munafik,

sebab persepuluhan dari selasih,

adas manis dan jintan kamu bayar,

tetapi yang terpenting

dalam hukum Taurat

kamu abaikan, yaitu:

keadilan dan belas kasihan

dan kesetiaan.

Yang satu harus dilakukan

dan yang lain jangan diabaikan.


Kehidupan kita sebagai

orang kristen bisa saja

tidak beda jauh dengan

orang orang Farisi.


Kita bisa saja lebih

mementingkan 1 sisi

dengan ekstrim.


Ada orang kristen yang

sangat mementingkan ibadah.

Sangat ketat dengan ibadah.

Tetapi lupa dengan

karakter hidup, perilaku

dan sifatnya sehari hari.


Ada juga orang kristen

yang mementingkan perilaku

hidup sehari hari tetapi dia

malas beribadah kepada Tuhan.


Yang mana yang benar

diantara mereka?


Tuhan Yesus mengajarkan

yang satu kamu lakukan,

yang lain juga harus

kamu lakukan.


Kita tidak bisa menjadi

orang kristen yang begitu

taat beribadah, tapi

mempunyai sifat sifat

yang sangat buruk

di dunia ini.

Karena orang akan heran.


Bagaimana mungkin

orang yang bergaul

dengan Tuhan tetapi

sifatnya jauh dari

sifat sifat Tuhan?


Kita juga tidak dapat

berkata kalau


kita punya sifat yang baik,

kita tidak perlu

beribadah kepada Tuhan.

Maka orang juga akan heran.


Bagaimana orang beriman

bisa menjadi orang yang

tidak beribadah kepada Tuhan?


Kita tidak boleh memilih milih

apa yang Tuhan inginkan

dalam hidup kita yang

sesuai dengan kesukaan kita.


Marilah kita melakukan semua

apa yang Tuhan inginkan

secara lengkap.

Sehingga kita dapat menjadi

orang orang percaya yang

utuh dihadapan Tuhan.


Marilah kita menjalani hidup

yang menyatakan bahwa kita

dibentuk oleh Tangan Tuhan,

sehingga kita menjadi orang

yang beribadah dan mempunyai

karakter ketaatan yang baik juga.


Apakah kau seorang kristen

yang taat beribadah?


Biarlah Tuhan menggarap

karakter sifatmu yang dapat

menyatakan Kemuliaan Tuhan.


Apakah kau seorang kristen

yang mempunyai karakter

yang baik?


Jadilah orang Kristen yang

mau beribadah kepada Tuhan,

karena kedua hal ini

tidak dapat dipisahkan.


2. Menjaga tampilan di luar

harus diimbangi dengan menjaga

batin yang di dalam kita


Janganlah kita menjadi

seperti kuburan yang

dilabur putih tetapi

di dalamnya penuh kebusukan.


Janganlah kita hanya

membersihkan cawan

di bagian luar tetapi

di bagian dalam begitu kotor.


Kita dapat terjebak untuk

hanya menjaga penampilan luar.

karena kita ingin menjaga

nama baik kita di hadapan

banyak orang.


Tapi kita seringkali lupa

untuk menjaga batin kita

supaya menjadi batin

yang murni dan kudus,

sehingga kita boleh

menyenangkan hati Tuhan.


Tuhan tidak hanya memandang

paras luar kita saja.

Tapi Dia melihat hati

sanubari kita yang terdalam.


Apa yang ada di hati kita,

itulah diri kita sesungguhnya.


Bagaimana caranya agar

kita dapat menjaga hati?

Alkitab mengajarkan kita

untuk menjaga hati sesuai

dengan Firman Tuhan


karena Firman Tuhan tajam

seperti pedang bermata dua.

Ketika engkau merenungkan

Firman Tuhan, Dia dapat

membedakan niat di dalam

hati kita yang seringkali

tidak kita sadari.


Jagalah hati kita dengan

selalu bercermin pada Tuhan.

Sehingga kita boleh hidup

sebagai orang orang percaya

yang sejati di tengah dunia ini.


3. Jadilah orang orang percaya

yang rela diajar oleh Firman Tuhan.


Salah satu masalah orang-

orang yang merasa diri benar

adalah mereka tidak dapat lagi

diajar oleh Firman Tuhan.


Ketika mereka ditegur dan

dinyatakan kesalahannya,

mereka selalu tidak bisa terima,

dan selalu berbalik

menyalahkan orang lain.


Orang orang percaya

yang dapat diajar

oleh Firman Tuhan akan

menjadi orang orang

yang cepat bertobat dan

cepat menerima Firman.

Mereka akan berbalik dan

hidup sesuai dengan Firman.


Ketika kita tidak dapat

diajar oleh Firman Tuhan,

sesungguhnya kita sedang

memelihara hati yang

semakin hari semakin kotor


dan semakin busuk.

Buah yang dihasilkan

dari hati yang busuk

juga adalah buah buah

yang busuk dan kita

tidak dapat menjadi

berkat bagi orang lain.


Firman Tuhan yang

kita terima dapat

membersihkan hati kita.

Sehingga kita dapat

dimampukan untuk

hidup bagi Tuhan.


Jadilah orang yang

mudah diajar oleh Tuhan.

Sehingga Tuhan senang

melihat kita dapat

menjadi murid murid

Tuhan yang sesungguhnya.


Jadilah murid Kristus

yang makin hari semakin

serupa dengan Dia.


Doakan dan Renungkan


•Apakah hal yang

harus diperbaiki dalam

hidupmu untuk menjadi

murid Tuhan yang sejati?


•Bagaimana cara untuk

senantiasa menjaga hati kita?


•Berdoalah untuk hikmah

dan pertolongan Tuhan

agar hati kita dibersihkan Tuhan

dan kita dimampukan untuk

menjalani hidup sebagai

orang orang Kristen yang utuh.


Mari kita terus belajar

dan bertumbuh dalam Kristus