Login

Daftar

All Episode

Audio Stream

Podcast
Lagu Indonesia
Podcast
Lagu Mandarin

00 : 00 : 00

Back

TAG

Renungan Harian
GKY Mangga Besar

Minggu, 26 Januari 2025

Tuhan Adalah Gembalaku


Mazmur 32

Kebahagiaan Orang Yang Diampuni Dosanya


Sebagai orang percaya, kita pasti rindu hidup di dalam kebenaran Firman Tuhan. Di situlah kita mengalami kehadiran dan pimpinan Tuhan.


Orang percaya dapat jatuh ke dalam dosa. Namun salah satu ciri dari orang percaya ketika jatuh di dalam dosa, ia merasa tidak ada damai sejahtera di dalam hidupnya.


Namun ada kalanya ada orang percaya yang tidak bijaksana. Ia menekan rasa tidak damai sejahtera itu, dan ia meneruskan jalan hidupnya yang tidak sepadan dengan panggilannya sebagai orang percaya.


Orang percaya menerima Roh Kudus, sehingga orang percaya selalu disadarkan ketika ia jatuh ke dalam dosa. Tidak demikian dengan orang-orang yang hatinya tidak diterangi oleh Roh Kudus.


Oleh karena itu, ketika mereka hidup di dalam dosa, mereka menganggap hal itu sebagai kewajaran. Bagaimana dengan Saudara?


Mazmur 32


Kebahagiaan orang yang diampuni dosanya


1 Dari Daud. Nyanyian pengajaran. Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi!


2 Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN, dan yang tidak berjiwa penipu!


3 Selama aku berdiam diri, tulang-tulangku menjadi lesu karena aku mengeluh sepanjang hari;


4 sebab siang malam tangan-Mu menekan aku dengan berat, sumsumku menjadi kering, seperti oleh teriknya musim panas. Sela


5 Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: "Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku," dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. Sela


6 Sebab itu hendaklah setiap orang saleh berdoa kepada-Mu, selagi Engkau dapat ditemui; sesungguhnya pada waktu banjir besar terjadi, itu tidak melandanya.


7 Engkaulah persembunyian bagiku, terhadap kesesakan Engkau menjaga aku, Engkau mengelilingi aku, sehingga aku luput dan bersorak. Sela


8 Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu.


9 Janganlah seperti kuda atau bagal yang tidak berakal, yang kegarangannya harus dikendalikan dengan tali les dan kekang, kalau tidak, ia tidak akan mendekati engkau.


10 Banyak kesakitan diderita orang fasik, tetapi orang percaya kepada TUHAN dikelilingi-Nya dengan kasih setia.


11 Bersukacitalah dalam TUHAN dan bersorak-soraklah, hai orang-orang benar; bersorak-sorailah, hai orang-orang jujur!


Pemazmur hendak menyadarkan kita, betapa berbahagianya orang yang tidak diperhitungkan kesalahannya oleh Tuhan, karena itu yang ia alami ketika ia mengakui dosa di hadapan Tuhan.


Ketika kita diampuni dosa oleh Tuhan, maka kita menjadi terlindungi dari serangan-serangan yang siap menjatuhkan kita, sebab kita memiliki persekutuan dengan Tuhan.


Pesan Firman Tuhan bagi kita:


Orang percaya kepada Tuhan dikelilingi oleh kasih setia Tuhan.


Mazmur 32:10-11


10 Banyak kesakitan diderita orang fasik, tetapi orang percaya kepada TUHAN dikelilingi-Nya dengan kasih setia.


11 Bersukacitalah dalam TUHAN dan bersorak-soraklah, hai orang-orang benar; bersorak-sorailah, hai orang-orang jujur!


Pemazmur memberitahukan kepada kita, bahwa sebagai orang percaya, sebagai umat Tuhan, kita adalah orang yang berbahagia.


Mengapa kita berbahagia? Karena dosa-dosa kita diampuni oleh Tuhan, yaitu dengan cara ditutupi.


Kata “ditutupi” mengandung pengertian ada korban penebusan yang menutupi dosa itu atau ada korban penebusan yang menanggung dosa-dosa itu.


Sebagai orang percaya, kita mengenal Yesus Kristus, Anak Domba Allah, yang mengangkut dosa kita semua. Di situlah Tuhan menutupi dosa kita.


Alkitab juga mengatakan, bahwa kita menjadi orang berbahagia karena kita boleh mengakui dosa kita di hadapan Tuhan. Tuhan mau mendengar seru doa kita.


Oleh karena itu, pemazmur berkata:


Mazmur 32:6A

Sebab itu hendaklah setiap orang saleh berdoa kepada-Mu, selagi Engkau dapat ditemui;


Firman Tuhan mengajarkan kepada kita, agar kita menghampiri tahta kasih karunia Allah di dalam hidup kita.


Tuhan adalah Tuhan yang setia dan Tuhan yang adil. Ketika kita mengakui dosa-dosa kita, Ia mengampuni dan menyucikan kita dari segala kesalahan kita.


Firman Tuhan mengajarkan kepada kita, supaya kita jangan seperti kuda atau bagal yang tidak berakal, yang kegarangannya harus dikendalikan dengan tali les dan kekang, kalau tidak, ia tidak akan mendekati engkau.


Kita sebagai orang percaya, Tuhan sudah menyatakan kasih-Nya kepada kita. Tuhan sudah menyatakan kebaikan-Nya kepada kita.


Apa pun keberadaan kita, ketika kita jatuh ke dalam pelanggaran dan dosa, mari kita datang kepada-Nya dan memohon pengampunan daripada-Nya.


Di situlah Firman Tuhan mengajarkan kepada kita dan memberitahukan bahwa orang percaya kepada Tuhan dikelilingi dengan kasih setia.


Orang percaya yang tahu datang kepada Tuhan dan percaya akan kebaikan Tuhan, dan selalu ingin menyenangkan hati Tuhan, ia akan bersukacita di dalam Tuhan dan bersorak-sorak di dalam Tuhan.


Pengampunan yang Kristus berikan kepada kita bukanlah tanpa harga yang harus dibayar. Ia membayarnya dengan darah-Nya. Itulah kasih yang sangat besar yang Allah berikan kepada kita.


Biarlah kasih yang besar itu yang menggerakkan kita untuk datang kepada Tuhan di dalam kejatuhan kita, di dalam kegagalan kita, untuk kita mengakui dosa-dosa dan pelanggaran kita di hadapan-Nya.


Kehidupan kita mengalami persekutuan dengan Tuhan. Kehidupan kita sekali lagi mengalami kasih setia Tuhan.


Ketika Allah ada di pihak kita, siapakah lawan kita?


Ketika kita memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan, kita menjadi orang-orang yang terlindung dari serangan-serangan dunia dan serangan-serangan si setan, sehingga kita boleh hidup bersukacita di dalam Tuhan.


Marilah, sebagai orang yang percaya kepada Kristus, kita tidak menjauh dari Tuhan.


Ketika kita terjatuh, kita percaya, kita mau datang kepada-Nya, mengakui dosa kita, mengakui pelanggaran kita, dan kita kembali memiliki persekutuan yang indah dengan Bapa di sorga.


Orang percaya, yaitu orang yang percaya kepada Tuhan, dikelilingi oleh kasih setia. Ia bersukacita di dalam Tuhan dan bersorak-sorak di dalam Tuhan, karena ia mengalami kasih setia Tuhan yang ajaib itu.


Doakan dan renungkan


* Orang percaya kepada TUHAN dikelilingi-Nya dengan kasih setia.


* Sehingga ketika mereka memohon pengampunan karena jatuh dalam pelanggaran dan dosa, Ia siap mengampuni.


Dikasihi dan diampuni lagi