Audio Stream
00 : 00 : 00

Tuhan Adalah Gembalaku
Yeremia 32:36-44
Pembelian ladang sebagai jaminan dari keselamatan Yehuda yang akan datang (part 3)
Betapa pentingnya Perjanjian Lama bagi kita sebagai orang percaya atau bagi seluruh manusia di dunia ini karena Perjanjian Lama memberitahukan hal yang sangat penting.
Hal tersebut adalah apa yang Allah akan lakukan dalam menyelamatkan manusia yaitu dengan cara penebusan.
Ketika Allah mengutus anakNya yang tunggal yaitu Yesus Kristus datang ke dalam dunia untuk naik ke atas kayu salib, mati menanggung dosa kita dan menjadi korban perdamaian agar kita ditebus dari kebinasaan dan menerima hidup yang kekal.
Bagaimanakah Tuhan hendak kita percaya kepadaNya dan bagaimana kita bisa percaya kepada Allah yang sejati?
Tuhan mau kita percaya kepadaNya dengan percaya kepada firman yang Ia sampaikan, itulah Iman.
Namun, bagaimana kita dapat percaya kepada Allah yang sejati? Tentu tidak mudah. Apakah yang menjadikan kita percaya bahwa yang berbicara itu memang Allah yang sejati?
Tidak lain karena FirmanNya itu memang kebenaran. Bagaimana kita dapat memastikannya?
Yaitu ketika firmanNya itu, betapa-pun mustahilnya, sungguh-sungguh tergenapi.
Lalu bagaimana Tuhan menolong kita dapat percaya kepada Dia yang sungguh Allah sejati itu?
Ia bukan sekedar memberi janji melainkan Ia memberikan bukti bahwa Ia sanggup menggenapiNya meskipun itu mustahil bagi manusia.
Yeremia 32:36-44
36 Oleh sebab itu, beginilah firman Tuhan, Allah Israel, mengenai kota ini, yang engkau katakan telah diserahkan ke dalam tangan raja Babel karena pedang, kelaparan dan penyakit sampar:
37 Sesungguhnya, Aku mengumpulkan mereka dari segala negeri, ke mana Aku mencerai-beraikan mereka karena murka-Ku, kehangatan amarah-Ku dan gusar-Ku yang besar, dan Aku akan mengembalikan mereka ke tempat ini dan akan membuat mereka diam dengan tenteram.
38 Maka mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allah mereka.
39 Aku akan memberi mereka satu hati dan satu tingkah langkah, sehingga mereka takut kepada-Ku sepanjang masa untuk kebaikan mereka dan anak-anak mereka yang datang kemudian.
40 Aku akan mengikat perjanjian kekal dengan mereka, bahwa Aku tidak akan membelakangi mereka, melainkan akan berbuat baik kepada mereka; Aku akan menaruh takut kepada-Ku ke dalam hati mereka, supaya mereka jangan menjauh dari pada-Ku.
41 Aku akan bergirang karena mereka untuk berbuat baik kepada mereka dan Aku akan membuat mereka tumbuh di negeri ini dengan kesetiaan, dengan segenap hati-Ku dan dengan segenap jiwa-Ku.
42 Sebab beginilah firman Tuhan: Seperti Aku mendatangkan kepada bangsa ini segenap malapetaka yang hebat ini, demikianlah Aku mendatangkan ke atas mereka keberuntungan yang Kujanjikan kepada mereka.
43 Orang akan membeli ladang lagi di negeri ini yang kamu katakan: Itu adalah tempat tandus tanpa manusia dan hewan; itu telah diserahkan ke dalam tangan orang-orang Kasdim!
44 Orang akan membeli ladang-ladang dengan perak, menulis surat pembelian, memeteraikannya dan memanggil saksi-saksi di daerah Benyamin, di sekitar Yerusalem, di kota-kota Yehuda, di kota-kota Pegunungan, di kota-kota Daerah Bukit dan di kota-kota Tanah Negeb. Sebab Aku akan memulihkan keadaan mereka, demikianlah firman Tuhan.”
Nabi Yeremia sungguh heran bahwa tanah Yehuda telah berada di tangan Babel namun Tuhan memerintahkan ia untuk membeli tanah ladang di Anatot. Apa maksud Tuhan?
Apa yang harus dilakukan? Yeremia memberitahukan bahwa tanah perjanjian akan dikembalikan kepada umat Tuhan dan Babel harus angkat kaki dari tanah perjanjian.
Tuhan bukan hanya mengatakanNya tetapi Ia memerintahkan Yeremia membeli tanah ladang meskipun sedang dimiliki oleh Babel.
Pesan Firman Tuhan bagi kita :
1. Tuhan memberikan kepada kita orang percaya jaminan keselamatan yang pasti, yaitu dengan diberikannya Roh Kudus ke dalam hati setiap orang percaya atas dasar penebusan Yesus Kristus di atas kayu salib.
Yeremia 32:25, 37
25 Namun Engkau, ya Tuhan Allah, telah berfirman kepadaku: Belilah ladang itu dengan perak dan panggillah saksi-saksi! – padahal kota itu telah diserahkan ke dalam tangan orang-orang Kasdim.”
37 Sesungguhnya, Aku mengumpulkan mereka dari segala negeri, ke mana Aku mencerai-beraikan mereka karena murka-Ku, kehangatan amarah-Ku dan gusar-Ku yang besar, dan Aku akan mengembalikan mereka ke tempat ini dan akan membuat mereka diam dengan tenteram.
Apa yang Tuhan perintahkan kepada nabi Yeremia, hal tersebut adalah sesuatu yang tidak masuk akal.
Menebus ladang yang memang haknya Yeremia tapi pada saat tanah itu dikuasai oleh Babel. Bukankah tidak masuk akal? Tetapi Tuhan perintahkan kepada Yeremia.
Apa maksud Tuhan? Dengan perintah Tuhan kepada nabi Yeremia membeli tanah di Anatot yaitu ladang itu, itu sebagai tanda kepastian.
Kepastian bahwa umat Tuhan satu kali akan kembali ke tanah perjanjian dan tanah itu akan diberikan kepada umat Tuhan dan tidak selama-lamanya bangsa Babel menguasainya.
Allah bukan saja berbicara tetapi Allah bertindak dengan sebuah tanda yang jelas melalui nabiNya yaitu nabi Yeremia.
Hari ini, kita sebagai orang percaya belum pergi ke surga bukan? Tapi Alkitab berkata bahwa ketika kita percaya kepada Kristus, kita sudah diselamatkan bukan “akan diselamatkan” semata-mata.
Kita sudah diselamatkan meskipun keselamatan itu belum sepenuhnya kita alami.
Namun kita sudah diselamatkan, dan puji Tuhan, Ia bukan sekedar memberikan perkataanNya sebagai janji.
Namun Alkitab memberitahukan kepada kita di dalam suratEfesus 1:13
13 Di dalam Dia kamu juga – karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu – di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.
14 Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.
Kita yang percaya Tuhan bukan hanya menerima janji tapi kita menerima meterai dan jaminan dari Allah yaitu Roh Kudus bahwa keselamatan yang kita terima itu keselamatan yang pasti.
Lalu pada akhirnya, kita bisa sepenuhnya menerima keselamatan itu karena ada meterai dan jaminan yaitu Roh Kudus yang diberikan kepada setiap orang percaya.
Apa yang Allah lakukan kepada bangsa Yehuda dengan nabi Yeremia diperintahkan membeli tanah ladang di Anatot mengandung pesan.
Tuhan ingin memberitahukan kepada bangsa Yehuda bahwa Tuhan adalah Tuhan yang dapat dipercaya, perkataanNya patut dipercaya.
Allah tidak pernah bermain-main dengan janjiNya. Tuhan yang kita kenal adalah Tuhan yang penuh dengan kasih setia dan memegang perjanjianNya.
Oleh karena itu sebagai orang percaya, kita bersyukur kepadaNya kita memiliki keyakinan bukan semata-mata subjektivitas kita.
Tetapi karena apa yang Allah lakukan begitu jelas bahwa memang Ia yang menganugerahkan keselamatan itu dan Ia yang menggenapinya sampai kita bertemu muka dengan Yesus Kristus.
2. Tuhan menggenapi perjanjian kekalnya di dalam Kristus, bukan hanya bagi orang-orang Yahudi, juga kepada bangsa-bangsa lain.
Yeremia 32:40
40 Aku akan mengikat perjanjian kekal dengan mereka, bahwa Aku tidak akan membelakangi mereka, melainkan akan berbuat baik kepada mereka; Aku akan menaruh takut kepada-Ku ke dalam hati mereka, supaya mereka jangan menjauh dari pada-Ku.
Perjanjian yang dialami orang Israel adalah perjanjian Allah kepada Musa dengan diberikannya Taurat kepada mereka.
Namun bangsa Israel telah gagal, tidak setia kepada perjanjian yang mereka sepakati dengan Tuhan sehingga mereka menjadi orang-orang yang dihukum oleh Tuhan, dibuang ke tanah Babel.
Apa yang terjadi dalam Perjanjian Lama adalah Allah ingin memberitahukan kepada kita bahwa tidak seorangpun di antara manusia yang dapat memenuhi tuntutan hukum Allah.
Hukum Allah itu sempurna tetapi manusia telah di bawah kuasa dosa dan tidak dapat melepaskan diri dari kuasa dosa.
Seberapapun sempurnanya hukum-hukum itu, tetap manusia tidak dapat menggenapinya karena manusia itu bercela dan penuh dengan dosa.
Di situlah Allah yang akan mengembalikan umat Tuhan ke tanah perjanjian.
Maka Dia akan memberikan perjanjian yang baru yaitu perjanjian yang kekal yang bergantung kepada anugerah Tuhan bukan bergantung kepada manusia.
Di situlah Allah mengutus anak yang tunggal yaitu Yesus Kristus dan oleh darahNya, maka Allah memeteraikan perjanjian yang baru.
Sehingga orang-orang percaya tidak lagi membelakangi Tuhan dan Tuhan tidak lagi membelakangi mereka.
Tuhan selalu mau berbuat baik kepada mereka dan Tuhan menaruh hati yang takut akan Tuhan.
Di dalamLukas 22:20,
20 Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata: ”Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu.
Inilah penggenapan yang Tuhan berikan di dalam Yesus Kristus.
Perjanjian yang Allah meteraikan dengan darah Yesus berbeda dengan perjanjian yang lama.
Perjanjian ini adalah perjanjian yang baru yaitu perjanjian yang kekal sehingga barangsiapa di dalam Kristus, dia sudah dimerdekakan daripada penghukuman.
Mengapa demikian? Dalam2 Korintus 3:6dikatakan
6 Ialah membuat kami juga sanggup menjadi pelayan-pelayan dari suatu perjanjian baru, yang tidak terdiri dari hukum yang tertulis, tetapi dari Roh, sebab hukum yang tertulis mematikan, tetapi Roh menghidupkan.
Perjanjian yang baru adalah perjanjian kekal karena Allah di dalam Kristus memberikan kepada setiap orang percaya Roh Kudus.
Sehingga orang percaya memiliki hati yang mengasihi Tuhan, yang takut akan Tuhan, hati yang tidak jauh daripada Tuhan.
Maka keselamatan yang Tuhan berikan adalah keselamatan yang kekal. Oleh karena itu, keselamatan tidak mungkin dengan kekuatan kita.
Bukan saja terbukti dari pelbagai bangsa-bangsa dengan kehidupan dan keyakinannya, namun terbukti dengan kegagalan umat Tuhan yang memiliki Taurat Tuhan.
Merekapun gagal untuk bisa hidup berkenan kepada Tuhan dan Tuhan menyatakan kepada kita semua bahwa manusia membutuhkan anugerahNya.
Anugerah itu dinyatakan dalam Yesus Kristus, bukan di dalam yang lain.
Ketika kita percaya kepada Kristus, kita menerima perjanjian yang kekal itu yang dikerjakan oleh Allah dengan memberikan Roh Kudus di dalam hati kita.
Doakan dan renungkan
* FirmanNya, “Aku akan mengikat perjanjian kekal dengan mereka, bahwa Aku tidak akan membelakangi mereka, melainkan akan berbuat baik kepada mereka; Aku akan menaruh takut kepada-Ku ke dalam hati mereka, supaya mereka jangan menjauh dari pada-Ku.”
* Tuhan menggenapi perjanjian kekalnya di dalam Kristus, bukan hanya bagi orang-orang Yahudi, tapi juga kepada bangsa-bangsa lain.
Mendekatlah tersedia anugerahNya