Login

Daftar

All Episode

Audio Stream

Podcast
Lagu Indonesia
Podcast
Lagu Mandarin

00 : 00 : 00

Back

TAG

Renungan Harian
GKY Mangga Besar

Minggu, 11 Februari 2024

Tuhan Adalah Gembalaku


Markus 13:14-23

Siksaan Yang Berat Dan Mesias-Mesias Palsu


Ada harga, ada barang. Semakin berharga suatu barang semakin mahal harganya. Demikian juga dengan iman Kristen.


Iman Kristen terlalu berharga sehingga harga berapa pun layak dibayarkan agar kita tetap berjalan bersama Yesus Kristus.


Sebagai orang percaya kepada Kristus kita harus selalu menyadari bahwa ancaman bahaya dapat saja kita hadapi, karena kita adalah pengikut Kristus.


Namun hal itu bukan berarti sebagai orang percaya kita sengaja mencari ancaman bahaya, apalagi karena kesalahan kita sendiri.


Satu hal yang perlu kita insyafi bahwa anugerah Tuhan selalu cukup dalam segala situasi dan kondisi yang kita alami.


Tuhan Yesus telah mengingatkan kita bahwa mengikut Kristus ada harga yang harus dibayar.


Walaupun kita tidak mengalami ancaman bahaya seperti itu, tetapi ketika kita hendak ikut Tuhan Yesus sungguh-sungguh pasti ada harga tertentu yang harus kita bayar.


Kerelaan membayar harga karena Kristus menunjukkan iman dan persandaran kepada Kristus.

Markus 13:14-23


14 "Apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat yang tidak sepatutnya — para pembaca hendaklah memperhatikannya — maka orang-orang yang di Yudea haruslah melarikan diri ke pegunungan.


15 Orang yang sedang di peranginan di atas rumah janganlah ia turun dan masuk untuk mengambil sesuatu dari rumahnya,


16 dan orang yang sedang di ladang janganlah ia kembali untuk mengambil pakaiannya.


17 Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu.


18 Berdoalah, supaya semuanya itu jangan terjadi pada musim dingin.


19 Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia, yang diciptakan Allah, sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi.


20 Dan sekiranya Tuhan tidak mempersingkat waktunya, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan yang telah dipilih-Nya, Tuhan mempersingkat waktunya.


21 Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: Lihat, Mesias ada di sini, atau: Lihat, Mesias ada di sana, jangan kamu percaya.


22 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda dan mujizat-mujizat dengan maksud, sekiranya mungkin, menyesatkan orang-orang pilihan.


23 Hati-hatilah kamu! Aku sudah terlebih dahulu mengatakan semuanya ini kepada kamu."


Apa yang disampaikan Tuhan Yesus adalah peristiwa yang terjadi di kota Yerusalem pada tahun 70

Masehi.


Kota Yerusalem dikepung oleh pasukan Romawi dan dalam catatan sejarah yang mati sangat banyak jumlahnya yaitu satu juta, banyak yang kelaparan dan ada yang disalibkan.


Peristiwa itu sangat mengerikan bagi orang-orang Yahudi yaitu Bait Suci dirampas dan dihancurkan.


Pesan Firman Tuhan bagi kita:

1.
Janganlah kita membayar harga untuk hal-hal yang tidak perlu


Markus 13:14-16


14 "Apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat yang tidak sepatutnya — para pembaca hendaklah memperhatikannya — maka orang-orang yang di Yudea haruslah melarikan diri ke pegunungan.


15 Orang yang sedang di peranginan di atas rumah janganlah ia turun dan masuk untuk mengambil sesuatu dari rumahnya,


16 dan orang yang sedang di ladang janganlah ia kembali untuk mengambil pakaiannya.


Memang mengikut Kristus ada harga yang harus dibayar tetapi dari bagian firman Tuhan ini mengingatkan kepada kita orang Kristen tidak perlu membayar harga untuk hal yang tidak perlu.


Tuhan Yesus memperingatkan apabila kamu melihat pembinasa keji berdiri di tempat yang tidak sepatutnya, yang dilakukan oleh orang-orang Romawi yang memasuki Bait Suci, maka Tuhan Yesus berkata orang-orang di Yudea haruslah melarikan diri ke pegunungan.


Karena mereka tidak akan sanggup melawan tentara yang terlatih dari Romawi. Mereka pasti binasa maka sebaiknya melarikan diri.


Orang yang sedang di peranginan di atas rumah jangan ia turun masuk untuk ambil sesuatu di rumahnya, karena nyawa lebih penting daripada pakaian dan barang-barang berharga apapun dan orang yang sedang di ladang jangan kembali untuk mengambil pakaiannya.


Tuhan Yesus mengingatkan kita jangan membayar harga untuk hal-hal yang tidak perlu. Tetapi kita perlu membayar harga karena Kristus dan kita harus rela membayar.


Bukan supaya kita mempunyai jasa tetapi karena Dia sudah membayar segala sesuatu dengan lunas dengan darah-Nya sendiri.


Marilah kita hidup sebagai orang Kristen yang cerdik seperti ular tetapi tulus seperti merpati. Mari kita

meneladani Kristus supaya kita boleh semakin hari menampakkan keindahan Kristus.

2. Situasi dan kondisi boleh saja mencekam kita tetapi ketahuilah Tuhan mengendalikan segala sesuatu.


Markus 13:20


Dan sekiranya Tuhan tidak mempersingkat waktunya, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan yang telah dipilih-Nya, Tuhan mempersingkat waktunya.


Kita bersyukur perkataan ini keluar bukan dari nabi, tetapi dari mulut Tuhan Yesus, Juru Selamat kita.

Dikatakan karena orang-orang pilihan yang telah dipilih-Nya Tuhan mempersingkat waktunya.


Tuhan tahu kekuatan, kondisi, keterbatasan, air mata, jeritan hati, kesengsaraan, penderitaan, lemah, tidak berdaya, ketika kita putus asa, atau hampir pada titik kita menyerah, Tuhan Yesus berkata Tuhan mempersingkat waktunya.


Supaya kita cakap menanggung pencobaan yang di alami karena pencobaan-pencobaan yang di alami adalah pencobaan-pencobaan biasa. Tuhan Dia tahu bagaimana menolong kita.


Kita bersyukur kepada Tuhan hidup kita ke depan ada banyak hal yang terjadi. Kita tidak tahu mungkin kita menghadapi badai yang besar tetapi ingat satu hal, Dia mengenal kita dan kita ini milik-Nya.


Tuhan Yesus berkata karena orang-orang pilihan yang telah dipilih-Nya Tuhan mempersingkat waktu-Nya.


Kita adalah orang percaya, Alkitab katakan kita telah dipilih sebelum dunia dijadikan di dalam Kristus. Bukan kita yang memilih Kristus tetapi Kristus yang memilih kita.


Bukan kita yang lebih dahulu mengasihi Dia tetapi Dia terlebih dahulu mengasihi kita. Ketika kita masih berdosa Kristus telah mati bagi kita. Ketika kita masih musuh Allah Dia telah mati bagi kita.


Siapakah lawan kita jikalau Tuhan ada di pihak kita, apa lagi Kristus telah mati bagi kita. Marilah kita menghadapi pergumulan bersandar kepada kasih dan kekuatan Tuhan.

Doakan dan renungkan


* Sekiranya Tuhan tidak mempersingkat waktunya, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan yang telah dipilih-Nya, Tuhan mempersingkat waktunya.


* Situasi dan kondisi akhir jaman pasti mencekam dan menakutkan, tetapi ketahuilah Tuhan sanggup mengendalikan segala sesuatu.


Jaman akhir di tangan Tuhan