Audio Stream
00 : 00 : 00

Tuhan adalah Gembalaku
Markus 5:21-43
Yesus Membangkitkan Anak Yairus Dan Menyembuhkan Seorang Perempuan Yang Sakit Pendarahan
Tanpa Yesus Kristus, kita tidak pernah dapat datang kepada Tuhan Allah.Itulah yang dinyatakan oleh Alkitab kepada kita.
Kita bersyukur karena Tuhan Yesus berkata,“Jikalau engkau mengenal Aku,engkau mengenal Bapa.” Itulah kasih karunia yang Tuhan berikan kepada kita.
Dengan siapa kita membandingkan Yesus Kristus di dalam dunia ini? Ada orang meletakkan Tuhan Yesus di dalam tokoh-tokoh dunia yang berpengaruh,tokoh-tokoh moral atau tokoh-tokoh nabi.
Namun,apa yang Alkitab katakan tentang Yesus? Yesus Kristus tidak dapat disetarakan dengan
siapa pun di muka bumi ini,karena Alkitab mengatakan Yesus Kristus adalah Anak Allah yang hidup.
Ketika kita mencoba mengenal Yesus lepas dari Alkitab,kita dibatasi oleh keterbatasan akal budi kita dan sebagai manusia berdosa kita dibelenggu oleh dosa.
Dosa bukan sekedar kita melakukan yang jahat tetapi dosa membutakan pikiran, hati nurani dan kerohanian kita,sehingga kita tidak dapat mengerti hal-hal yang rohani yang dinyatakan oleh Tuhan.
Ketika kita membaca Alkitab dengan rendah hati, maka kita harus mengakui bahwa Yesus Kristus tidak sama dengan tokoh mana pun baik dalam perkataan,perbuatan,apalagi dalam keberadaan-Nya.
Dia adalah anak Allah,Dia adalah yang kekal,Dia adalah Mesias yang bangkit dari antara orang mati. Siapa yang seperti Dia?
Markus 5:21-43
21 Sesudah Yesus menyeberang lagi dengan perahu, orang banyak berbondong-bondong datang lalu mengerumuni Dia. Sedang Ia berada di tepi danau,
22 datanglah seorang kepala rumah ibadat yang bernama Yairus. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya
23 dan memohon dengan sangat kepada-Nya: "Anakku perempuan sedang sakit, hampir mati, datanglah kiranya dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, supaya ia selamat dan tetap hidup."
24 Lalu pergilah Yesus dengan orang itu. Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia dan berdesak-desakan di dekat-Nya.
25 Adalah di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan.
26 Ia telah berulang-ulang diobati oleh berbagai tabib, sehingga telah dihabiskannya semua yang ada padanya, namun sama sekali tidak ada faedahnya malah sebaliknya keadaannya makin memburuk.
27 Dia sudah mendengar berita-berita tentang Yesus, maka di tengah-tengah orang banyak itu ia mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jubah-Nya.
28 Sebab katanya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh."
29 Seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan ia merasa, bahwa badannya sudah sembuh dari penyakitnya.
30 Pada ketika itu juga Yesus mengetahui, bahwa ada tenaga yang keluar dari diri-Nya, lalu Ia berpaling di tengah orang banyak dan bertanya: "Siapa yang menjamah jubah-Ku?"
31 Murid-murid-Nya menjawab: "Engkau melihat bagaimana orang-orang ini berdesak-desakan dekat-Mu, dan Engkau bertanya: Siapa yang menjamah Aku?"
32 Lalu Ia memandang sekeliling-Nya untuk melihat siapa yang telah melakukan hal itu.
33 Perempuan itu, yang menjadi takut dan gemetar ketika mengetahui apa yang telah terjadi atas dirinya, tampil dan tersungkur di depan Yesus dan dengan tulus memberitahukan segala sesuatu kepada-Nya.
34 Maka kata-Nya kepada perempuan itu: "Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!"
35 Ketika Yesus masih berbicara datanglah orang dari keluarga kepala rumah ibadat itu dan berkata: "Anakmu sudah mati, apa perlunya lagi engkau menyusah-nyusahkan Guru?"
36 Tetapi Yesus tidak menghiraukan perkataan mereka dan berkata kepada kepala rumah ibadat: "Jangan takut, percaya saja!"
37 Lalu Yesus tidak memperbolehkan seorang pun ikut serta, kecuali Petrus, Yakobus dan Yohanes, saudara Yakobus.
38 Mereka tiba di rumah kepala rumah ibadat, dan di sana dilihat-Nya orang-orang ribut, menangis dan meratap dengan suara nyaring.
39 Sesudah Ia masuk Ia berkata kepada orang-orang itu: "Mengapa kamu ribut dan menangis? Anak ini tidak mati, tetapi tidur!"
40 Tetapi mereka menertawakan Dia. Maka diusir-Nya semua orang itu, lalu dibawa-Nya ayah dan ibu anak itu dan mereka yang bersama-sama dengan Dia masuk ke kamar anak itu.
41 Lalu dipegang-Nya tangan anak itu, kata-Nya: "Talita kum," yang berarti: "Hai anak, Aku berkata kepadamu, bangunlah!"
42 Seketika itu juga anak itu bangkit berdiri dan berjalan, sebab umurnya sudah dua belas tahun. Semua orang yang hadir sangat takjub.
43 Dengan sangat Ia berpesan kepada mereka, supaya jangan seorang pun mengetahui hal itu, lalu Ia menyuruh mereka memberi anak itu makan.
Dua peristiwa ini menunjukkan bahwa manusia tidak berdaya. Tuhan Yesus hadir untuk mengatasi segala kesulitan yang tidak mungkin dapat diatasi oleh manusia.
Yang pertama adalah putri dari kepala rumah ibadat Yairus,yang telah meninggal. Yang kedua adalah seorang perempuan yang mengalami pendarahan 12 tahun, yang sudah berobat ke sana kemari, tetapi semakin hari bukan semakin sembuh,tetapi semakin parah sakit penyakitnya.
Pesan Firman Tuhan bagi kita:
1.Perkataan Tuhan Yesus memberikan hidup sebab Dia adalah Anak Allah.
Markus 5:35-42
35 Ketika Yesus masih berbicara datanglah orang dari keluarga kepala rumah ibadat itu dan berkata: "Anakmu sudah mati, apa perlunya lagi engkau menyusah-nyusahkan Guru?"
36 Tetapi Yesus tidak menghiraukan perkataan mereka dan berkata kepada kepala rumah ibadat: "Jangan takut, percaya saja!"
37 Lalu Yesus tidak memperbolehkan seorang pun ikut serta, kecuali Petrus, Yakobus dan Yohanes, saudara Yakobus.
38 Mereka tiba di rumah kepala rumah ibadat, dan di sana dilihat-Nya orang-orang ribut, menangis dan meratap dengan suara nyaring.
39 Sesudah Ia masuk Ia berkata kepada orang-orang itu: "Mengapa kamu ribut dan menangis? Anak ini tidak mati, tetapi tidur!"
40 Tetapi mereka menertawakan Dia. Maka diusir-Nya semua orang itu, lalu dibawa-Nya ayah dan ibu anak itu dan mereka yang bersama-sama dengan Dia masuk ke kamar anak itu.
41 Lalu dipegang-Nya tangan anak itu, kata-Nya: "Talita kum," yang berarti: "Hai anak, Aku berkata kepadamu, bangunlah!"
42 Seketika itu juga anak itu bangkit berdiri dan berjalan, sebab umurnya sudah dua belas tahun. Semua orang yang hadir sangat takjub.
Sebetulnya Yesus sudah diberi tahu bahwa putri Yairus sedang sakit keras dan hampir mati.Namun,sebelum Yesus tiba di rumah Yairus,putrinya sudah meninggal dunia.
Maka orang-orang datang kepada kepala rumah ibadat supaya Yairus menahan Yesus tidak perlu datang ke rumahnya lagi,karena putrinya sudah meninggal,untuk apa menyusahkan-Nya?
Kematian itu merupakan pemberitahuan kepada kita bahwa manusia memiliki kapasitas yang terbatas,dan manusia pasti mengalami kematian.
Ketika Yesus mendengar kabar itu,Yesus tetap pergi ke rumah kepala rumah ibadat.Yesus langsung memegang tangan anak itu dan berkata,“Talita kum”, artinya “Hai anak,Aku berkata kepadamu bangunlah”, dan seketika itu juga anak itu bangkit berdiri dan berjalan.
Tuhan Yesus tidak berdoa untuk membangunkan anak ini, tetapi Tuhan Yesus dengan kata-kata-Nya dalam bahasa Aram dikatakan Talita kum lalu putri Yairus hidup kembali.
Dari seluruh perbuatan-perbuatan Tuhan Yesus yang ajaib,Tuhan ingin menyatakan satu pesan yang sangat penting,bahwa perkataan Tuhan Yesus adalah perkataan hidup yang kekal.
Ketika engkau percaya kepada perkataan Tuhan Yesus,maka engkau menerima hidup yang kekal.Tidak ada perkataan siapa pun yang dapat memberikan hidup yang kekal,kecuali Yesus,sebab Dia adalah Anak Allah itu sendiri.
Bukankah Allah menciptakan segala sesuatu di dunia dengan firman-Nya? Allah dengan firman-Nya itu adalah Hidup itu sendiri.Di sini Tuhan Yesus memberitahukan kepada kita,hidup kekal itu tidak dapat diraih oleh kekuatan manusia.
Manusia pada akhirnya harus mengakui,dia harus direnggut oleh kematian dan kehidupan itu hanya dapat diterima sebagai anugerah.Hanya di dalam Yesus ketika kita percaya kepada perkataan-Nya,maka kita boleh menerima hidup yang kekal.
2. Iman kepada Yesus Kristus membedakan pengalaman hidup seseorang sebab Tuhan Yesus adalah Anak Allah itu sendiri.
Markus 5:28-31
28 Sebab katanya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh."
29 Seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan ia merasa, bahwa badannya sudah sembuh dari penyakitnya.
30 Pada ketika itu juga Yesus mengetahui, bahwa ada tenaga yang keluar dari diri-Nya, lalu Ia berpaling di tengah orang banyak dan bertanya: "Siapa yang menjamah jubah-Ku?"
31 Murid-murid-Nya menjawab: "Engkau melihat bagaimana orang-orang ini berdesak-desakan dekat-Mu, dan Engkau bertanya: Siapa yang menjamah Aku?"
Alkitab mencatat begitu banyak orang berkerumun di tengah-tengah Tuhan Yesus, bukan hanya berkerumun,tetapi berdesak-desakan.
Injil bukan hanya dituliskan perkataan-perkataan Yesus,tetapi Injil ditulis dalam konteks peristiwa sehingga kita dapat mengerti perkataan Yesus di dalam konteks yang nyata,bukan mengira-ngira.
Artinya, kita perlu tahu perkataan manusia itu harus ada dalam konteks untuk kita mengerti maksudnya.Orang itu berdesak-desakan itu artinya ada banyak orang yang menjamah Yesus, tetapi hanya perempuan yang mengalami pendarahan 12 tahun yang mengalami kuasa Yesus.
Apa bedanya orang yang menjamah Yesus dengan perempuan ini? Yang berbeda adalah perempuan ini menjamah Yesus dengan iman percaya kepada Yesus,bahwa Yesus berkuasa atas segala sesuatu.
Banyak orang tahu tentang Yesus, banyak orang berkata bahwa mereka tahu Yesus,tetapi tidak mengalami apa pun dari apa yang mereka tahu.Namun, ketika seseorang itu beriman kepada Yesus Kristus,maka dia punya pengalaman yang berbeda dengan orang-orang yang sekedar tahu, sekedar berdiskusi,berdebat,menghina atau lain sebagainya.
Hanya orang yang dengan rendah hati percaya Tuhan Yesus, bahwa Dia di atas segala sesuatu dan tidak ada yang mustahil bagi Dia,yang tahu bahwa Yesus adalah Anak Allah itu sendiri, maka orang ini akan mengalami hidup yang diubahkan.
Jikalau engkau ingin mengalami hidup yang diubahkan dan mempunyai pengalaman yang indah,yang luar biasa di dalam hidupmu, engkau perlu dan harus percaya kepada Yesus Kristus,sebagaimana perempuan yang mengalami pendarahan 12 tahun. Ketika dia beriman kepada Kristus,Kristus dengan kuasa yang supranatural memulihkan dia.
Doakan dan renungkan
* Tidak ada perkataan siapa pun yang dapat memberikan hidup yang kekal,kecuali Yesus,sebab Dia adalah Anak Allah itu sendiri.
* Banyak orang yang menjamah Yesus, tetapi hanya perempuan yang mengalami pendarahan 12 tahun yang mengalami kuasa Yesus.
Dipulihkan karena Iman.