Audio Stream
00 : 00 : 00

Tuhan adalah Gembalaku
Markus 2:13-17
Lewi Pemungut Cukai Mengikut Yesus.
Tuhan Yesus mengenal domba-domba-Nya. Para Nabi tidak dapat berkata seperti itu, sebab mereka tidak pernah mengenal kita.
Namun, Tuhan Yesus mengenal kita semua. Dia adalah Allah itu sendiri. Banyak pemimpin yang senang dengan jumlah massa yang besar meski ia tak mengenal semuanya.
Biasanya setiap pemimpin akan merasa senang jika ada banyak orang yang memuja da mengikut dia tanpa merasa berhutang untuk mengenal setiap orangnya.
Namun, Tuhan Yesus tidak seperti itu sebab Dia mengenal dan memperhatikan kita secara pribadi.
Percaya kepada Tuhan Yesus adalah sebuah keputusan pribadi karena Tuhan Yesus memanggil secara pribadi dan personal.
Pemberitaan Injil dapat dilakukan dengan cara KKR dengan jumlah yang hadir banyak.
Tuhan Yesus memanggil setiap pribadi yang hadir itu melalui pekerjaan Roh Kudus didalam diri setiap orang.
Panggilan pribadi dari Kristus adalah panggilan Kristus yang melahirbarukan seseorang sehingga ia bertobat dan percaya kepada Tuhan Yesus.
Markus 2:13-17
13 Sesudah itu Yesus pergi lagi ke pantai danau, dan seluruh orang banyak datang kepada-Nya, lalu Ia mengajar mereka.
14 Kemudian ketika Ia berjalan lewat di situ, Ia melihat Lewi anak Alfeus duduk di rumah cukai lalu Ia berkata kepadanya: "Ikutlah Aku!" Maka berdirilah Lewi lalu mengikuti Dia.
15 Kemudian ketika Yesus makan di rumah orang itu, banyak pemungut cukai dan orang berdosa makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya, sebab banyak orang yang mengikuti Dia.
16 Pada waktu ahli-ahli Taurat dari golongan Farisi melihat, bahwa Ia makan dengan pemungut cukai dan orang berdosa itu, berkatalah mereka kepada murid-murid-Nya: "Mengapa Ia makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?"
17 Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."
Apa yang kita baca dari firman Tuhan adalah kisah yang menarik. Yesus diikuti oleh orang banyak dan Tuhan Yesus mengajar mereka semua yang datang kepada-Nya.
Tuhan Yesus memanggil Lewi, anak Alfeus yang sedang duduk di rumah cukai. Yesus berkata kepadanya: “Ikutlah Aku!”
Pesan firman Tuhan bagi kita:
1. Tuhan Yesus mencari dan memanggil orang berdosa secara pribadi untuk mengikuti Dia.
Markus 2:13-14
13 Sesudah itu Yesus pergi lagi ke pantai danau, dan seluruh orang banyak datang kepada-Nya, lalu Ia mengajar mereka.
14 Kemudian ketika Ia berjalan lewat di situ, Ia melihat Lewi anak Alfeus duduk di rumah cukai lalu Ia berkata kepadanya: "Ikutlah Aku!" Maka berdirilah Lewi lalu mengikuti Dia.
Tuhan Yesus sangat populer dan banyak orang yang mengikuti-Nya. Ia mengajar orang banyak, Ia memanggil Lewi anak Alfeus yang sedang bertugas di rumah cukai.
Lewi atau nama lainnya Matius adalah seorang pemungut cukai yang disetarakan dengan orang berdosa bagi bangsa Yahudi.
Tuhan Yesus memanggil Lewi bukan hanya di rumahnya tetapi di rumah cukai, hal ini memberitahukan identitas orang yang dipanggil itu bahwa ia adalah pemungut cukai.
Ketika Tuhan Yesus berkata: “Ikutlah Aku!” maka semua orang menyaksikan perkataan-Nya.
Tuhan Yesus datang ke dalam dunia bukan untuk mencari orang benar, melainkan orang berdosa.
Ketika seseorang sadar bahwa dirinya berdosa dan Tuhan Yesus mencarinya, maka orang itu tahu bahwa Ia mengasihi orang-orang yang berdosa.
Orang yang merasa benar adalah orang yang tidak membutuhkan anugerah dan merasa dirinya benar.
Seseorang yang sadar bahwa dirinya berdosa berarti membutuhkan anugerah Tuhan. Tuhan Yesus mencari orang tersebut dan memanggil-Nya untuk mengikut Tuhan Yesus dan menerima hidup yang kekal.
Apapun kehidupan kita, ketika kita sadar bahwa kita tidak sanggup membenarkan diri dan binasa maka Tuhan Yesus mencari kita. Ia memanggil kita seperti Ia memanggil Lewi, “Ikutlah Aku!”
2. Tuhan Yesus menghendaki kita membawa Tuhan Yesus kepada sanak famili kita da teman-teman kita.
Markus 2:15-17
15 Kemudian ketika Yesus makan di rumah orang itu, banyak pemungut cukai dan orang berdosa makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya, sebab banyak orang yang mengikuti Dia.
16 Pada waktu ahli-ahli Taurat dari golongan Farisi melihat, bahwa Ia makan dengan pemungut cukai dan orang berdosa itu, berkatalah mereka kepada murid-murid-Nya: "Mengapa Ia makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?"
17 Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."
Ketika Lewi mengambil keputusan mengikut Tuhan Yesus, ia mengajak Tuhan Yesus makan bersama.
Hal ini adalah gambaran relasi satu dengan yang lain dan ketika Yesus makan di rumah itu ada banyak pemungut cukai serta orang berdosa makan bersama dengan-Nya serta murid-murid.
Hal ini merupakan hal yang tidak biasa bagi masyarakat Yahudi sebab mereka tidak mau duduk makan bersama dengan pemungut cukai.
Namun, Lewi mengajak Tuhan Yesus makan bersama dan membawa-Nya kepada pemungut cukai yang lain serta orang berdosa.
Kita sebagai orang percaya perlu membawa Tuhan Yesus kepada orang yang kita kenal dengan memperkenalkan siapa itu Tuhan Yesus, sebab Ia mencari orang berdosa, lemah, dan putus asa yang membutuhkan pertolongan.
Tuhan Yesus mengenal orang yang Dia cari, mari kita membawa Yesus kepada keluarga dan teman-teman kita sebab banyak orang yang tidak mengenal Yesus.
Kita perlu mengenalkan-Nya kepada mereka sebab Tuhan Yesus mengasihi mereka.
Doakan dan renungkan.
* Ketika Yesus makan di rumah Lewi, banyak pemungut cukai dan orang berdosa makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya.
* Sebagai orang percaya, kita perlu memperkenalkan Tuhan Yesus kepada orang yang kita kenal, sebab Ia mencari orang berdosa, lemah, dan putus asa yang membutuhkan pertolongan.
Perkenalkan Yesus pada kenalan kita