Login

Daftar

All Episode

Audio Stream

Podcast
Lagu Indonesia
Podcast
Lagu Mandarin

00 : 00 : 00

Back

TAG

Renungan Harian
GKY Mangga Besar

Minggu, 26 November 2023

Tuhan adalah Gembalaku

1 Yohanes 2:18-27

Antikristus


Sebuah fakta bahwa barang-barang yang palsu selalu dicampurkan dengan barang-barang yang asli,sehingga kita sulit untuk membedakannya.


Tuhan Yesus juga berkata bahwa ilalang akan bersama-sama tinggal dengan gandum,dan pada akhir zaman maka gandum berbeda dengan ilalang.


Kita ini hidup di dalam zaman akhir meskipun kita belum sampai kepada akhir daripada zaman ini. Ajaran-ajaran yang terang-terangan menentang Kristus semakin nyata dan sifatnya mengglobal.


Salah satunya ialah melalui teknologi informasi, namun kita juga bersyukur kepada Tuhan karena Tuhan menggerakkan hamba-hamba-Nya yang setia untuk mendeklarasikan kebenaran terus-menerus untuk menjawab tantangan dan tentangan dari zaman akhir ini.


Memang dari masa ke masa iman Kristen selalu dicobai,namun pencobaan-pencobaan itu adalah ujian yang membuat Injil semakin cemerlang dan nyata kebenarannya.


Demikianlah kebenaran semakin diterpa dan didera, kebenaran akan tampil sebagai kebenaran.Orang percaya tidak perlu takut dengan tantangan dan tetangan.


Namun orang percaya harus tetap hidup takut akan Tuhan mengasihi orang lain dan terus memberitakan injil.


1 Yohanes 2:18-27


18 Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir.


19 Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita.


20 Tetapi kamu telah beroleh pengurapan dari Yang Kudus, dan dengan demikian kamu semua mengetahuinya.


21 Aku menulis kepadamu, bukan karena kamu tidak mengetahui kebenaran, tetapi justru karena kamu mengetahuinya dan karena kamu juga mengetahui, bahwa tidak ada dusta yang berasal dari kebenaran.


22 Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak.


23 Sebab barangsiapa menyangkal Anak, ia juga tidak memiliki Bapa. Barangsiapa mengaku Anak, ia juga memiliki Bapa.


24 Dan kamu, apa yang telah kamu dengar dari mulanya, itu harus tetap tinggal di dalam kamu. Jika apa yang telah kamu dengar dari mulanya itu tetap tinggal di dalam kamu, maka kamu akan tetap tinggal di dalam Anak dan di dalam Bapa.


25 Dan inilah janji yang telah dijanjikan-Nya sendiri kepada kita, yaitu hidup yang kekal.


26 Semua itu kutulis kepadamu, yaitu mengenai orang-orang yang berusaha menyesatkan kamu.


27 Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu — dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta — dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.


Rasul Yohanes mengingatkan orang percaya bahwa kita sudah berada di zaman akhir. Di zaman akhir semakin banyak tampil dengan terang-terangan orang-orang yang menentang kebenaran akan siapakah Yesus Kristus.


Ada banyak penyesat yang muncul dan kelakuan penyesat itu seperti kelakuan iblis yaitu berkeliling mencari mangsa yang tentunya yang dicari adalah domba-domba milik Kristus.


Bukankah itu kenyataan yang kita lihat? Bagaimana penyesat ingin menyesatkan orang-orang percaya.


Pesan Firman Tuhan bagi kita:

1.
Penyesat selalu berlaku seolah-olah mereka adalah bagian dari persekutuan orang-orang percaya oleh sebab itu kita harus sangat waspada.

1 Yohanes 2:18-19, 22-23


18 Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir.


19 Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita.


22 Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak.


23 Sebab barangsiapa menyangkal Anak, ia juga tidak memiliki Bapa. Barangsiapa mengaku Anak, ia juga memiliki Bapa.


Salah satu penekanan yang sangat penting dari bagian firman Tuhan ini bahwa penyesat itu ada di tengah-tengah persekutuan orang percaya.


Artinya adalah bahwa penyesat itu bukan orang luar.Kalau orang luar memang berbeda dengan kekristenan tetapi penyesat ini berlaku seolah-olah dia adalah bagian dari orang Kristen.


Bahkan mereka mengaku sebagai orang Kristen,tetapi mereka nyata-nyata tidak memiliki iman yang sama sebagaimana diajarkan oleh Alkitab.


Yang sangat penting adalah mereka tidak memiliki iman yang sama terkait dengan Yesus Kristus. Jikalau seseorang tidak memiliki iman yang sama sebagaimana firman Tuhan katakan siapakah Kristus,maka dia tidak memiliki Bapa.


Ketika seorang itu menyangkal siapakah Kristus maka dia juga menyangkal Bapa, jikalau seorang tidak memiliki Kristus sebagaimana Kristus menyatakan diri, dia tidak memiliki Bapa.


Firman Tuhan berkata persekutuan kita adalah di dalam Bapa dan di dalam Yesus Kristus.Jikalau seorang tidak memiliki pemahaman yang sama,maka dia tidak memiliki persekutuan dengan kita namun orang-orang ini berlaku seolah-olah adalah bagian dari orang percaya.


Bahkan mereka bisa memakai Alkitab sebagai pengajaran dasar mereka.Namun mereka memasukkan tafsiran mereka sendiri bukan maksud dari firman Tuhan.


Oleh karena itu mari kita waspada karena barang-barang palsu seringkali bercampur dengan barang-barang asli,sehingga barang palsu itu tidak nampak kepalsuannya.


Ilalang itu tumbuh bersama-sama dengan tumbuhnya gandum,tetapi ilalang beda dengan gandum.Oleh karena itu mari kita senantiasa berjaga-jaga.


2. Roh Kudus mengingatkan kita akan ajaran kebenaran firman Tuhan dan Ia memimpin kita masuk ke dalam kebenaran Kristus.


1 Yohanes 2:27


27 Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu — dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta — dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.


Orang percaya sebagaimana janji Kristus menerima Roh Kudus, Roh Kudus itulah yang memimpin kita masuk ke dalam kebenaran dan mengingatkan kita akan kebenaran firman Tuhan.


Alkitab berkata bahwa kamu tidak perlu diajar oleh orang lain,maksudnya orang lain adalah orang yang di luar persekutuan orang-orang percaya.


Orang percaya itu diajar oleh hamba-hamba yang Tuhan tunjuk untuk mengajarkan mereka dengan bertanggung jawab.


Pada mulanya diajar oleh para rasul,kemudian diajar oleh pengajar-pengajar,juga digembalakan oleh gembala-gembala,kemudian juga oleh penginjil yang Tuhan sediakan untuk mengajar gereja Tuhan.


Orang-orang ini adalah orang-orang yang dipakai oleh Roh Kudus menolong kita mengerti firman Tuhan.


Namun kita sebagai orang-orang yang menerima Roh Kudus tidak perlu diajar oleh orang lain yang di luar persekutuan orang percaya.


Di luar sana ada banyak ajaran-ajaran,ada banyak orang-orang menafsir kitab suci yaitu Alkitab. Kita tidak perlu diajar oleh mereka.Karena apa? Karena kitalah orang-orang yang menerima Roh Kudus.


Roh Kudus itulah yang memampukan kita dipimpin oleh Roh Kudus masuk ke dalam kebenaran.Hanya orang percaya yang menerima Roh Kudus dicelikkan mata rohaninya untuk mengerti firman Tuhan


Namun orang yang tidak percaya mereka tidak pernah dicelikkan mata rohaninya dan tidak pernah dapat paham perkara-perkara rohani.Oleh karena itu marilah kita hidup dipenuhi oleh Roh Kudus.


Doakan dan renungkan.


* Di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain.


* Kita tidak perlu diajar oleh orang lain di luar persekutuan orang percaya.Karena apa? Karena kitalah orang-orang yang menerima Roh Kudus yang memampukan kita masuk dalam kebenaran-Nya.


Mengerti bedanya