Login

Daftar

All Episode

Audio Stream

Podcast
Lagu Indonesia
Podcast
Lagu Mandarin

00 : 00 : 00

Back

TAG

Renungan Harian
GKY Mangga Besar

Selasa, 21 November 2023

Tuhan adalah Gembalaku


2 Petrus 3:14-18

Hari Tuhan (part 2); Penutup


Fokus hidup kita sangat menentukan bagaimana kita hidup, oleh karena itu mari kita fokus kepada Kristus, sehingga kita hidup semakin hari semakin serupa dengan Kristus.


Sebagai orang percaya, kita diselamatkan dari kebinasaan kepada kehidupan yang kekal. Kita dilepaskan dari hidup dalam dosa untuk hidup bagi Tuhan, kita dimerdekakan dari hidup yang tidak berpengharapan kepada hidup yang penuh pengharapan.


Ada dua sisi ketika kita sudah berada di dalam Kristus dan keduanya bersifat bertolak belakang.


Hal ini memberitahukan bahwa karya Kristus bagi kita bukan hanya satu sisi seperti diselamatkan dari kebinasaan, dilepaskan dari dosa atau dimerdekakan dari hidup yang tidak ada pengharapan.


Kehidupan beriman tidak cukup hanya tidak berbuat dosa atau menghindar berbuat dosa, melainkan kita harus berbuat baik dan sengaja melakukan kehendak Allah setiap hari.


Kehidupan beriman bukan berfokus kepada dosa, melainkan fokus kepada apa yang berkenan kepada Tuhan Yesus.


Bukan fokus bersandar pada kekuatan kita yang terbatas, melainkan fokus bersandar kepada kuasa Allah yang telah membangkitkan Kristus dari antara orang mati.


2 Petrus 3:14-18


14 Sebab itu, saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia.


15 Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat, seperti juga Paulus, saudara kita yang kekasih, telah menulis kepadamu menurut hikmat yang dikaruniakan kepadanya.


16 Hal itu dibuatnya dalam semua suratnya, apabila ia berbicara tentang perkara-perkara ini. Dalam surat-suratnya itu ada hal-hal yang sukar difahami, sehingga orang-orang yang tidak memahaminya dan yang tidak teguh imannya, memutarbalikkannya menjadi kebinasaan mereka sendiri, sama seperti yang juga mereka buat dengan tulisan-tulisan yang lain.


17 Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, kamu telah mengetahui hal ini sebelumnya. Karena itu waspadalah, supaya kamu jangan terseret ke dalam kesesatan orang-orang yang tak mengenal hukum, dan jangan kehilangan peganganmu yang teguh.


18 Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.


Topik di bagian akhir surat ini tetap pada kesiapan orang percaya untuk kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali.


Rasul Petrus menyadari bahwa hal tersebut tidak ada yang tahu, namun hal ini tidak boleh menjadikan kita sebagai orang Kristen menjalankan hidup dengan sembarangan.


Pesan Firman Tuhan bagi kita:


1. Kristus pasti akan datang kembali. Oleh karena itu, marilah kita memelihara diri kita selalu memiliki relasi yang dekat dengan Tuhan, sehingga kita boleh lepas dari kehidupan yang bercela dan bernoda.


2 Petrus 3:14-15


14 Sebab itu, saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia.


15 Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat, seperti juga Paulus, saudara kita yang kekasih, telah menulis kepadamu menurut hikmat yang dikaruniakan kepadanya.


Kehidupan orang Kristen haruslah dalam perspektif kedatangan Tuhan yang kedua kali, karena memang hidup Kristen adalah hidup mengikut Kristus dan hidup untuk menyenangkan hati Tuhan.


Bagian firman Tuhan ini mau mengajarkan tanggung jawab kita sebagai orang Kristen yang telah menerima anugerah Tuhan dan yang sedang menantikan kedatangan Tuhan.


Rasul Petrus berkata, “kamu harus berusaha”, artinya orang Kristen punya tanggung jawab atas kehidupannya.


Pengudusan adalah pekerjaan Roh Kudus dalam hidup kita, namun sebagai orang percaya kita harus memiliki kerelaan dan kemauan untuk mengalami pekerjaan Roh Kudus.


Rasul Paulus berkata, “kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya.”


Untuk kita memiliki kehidupan seperti itu firman Tuhan berkata, “dalam perdamaian dengan Dia” ketika kita memiliki relasi yang intim dan dekat dengan Tuhan, maka kita memiliki persekutuan dengan Tuhan, sehingga kita bisa mengalami pekerjaan Roh Kudus yang menguduskan hidup kita.


Usaha dan kekuatan kita tidak sanggup untuk tak bercacat dan tak bernoda. Dengan lepas dari Kristus dan persekutuan dengan Tuhan, kita lebih hidup dalam kedagingan dan keduniawian kita.


Oleh karena itu, jika kita adalah orang Kristen yang menantikan Kristus datang kedua kali, maka kita harus menjadi orang Kristen yang memiliki persekutuan erat dengan Tuhan setiap hari dan hidup dikendalikan oleh Roh Kudus, sehingga buah Roh Kudus dihasilkan dalam hidup kita.


Mari kita mengusahakan untuk hidup tidak bernoda tidak bercacat, hidup dekat dengan Tuhan, membayar harga, mendisiplinkan diri, sehingga hidup kita mengalami pertolongan dan penyertaan Tuhan.


2. Bertumbuh dalam kasih karunia dan pengenalan akan Tuhan Yesus merupakan kehidupan yang tidak terseret oleh kesesatan dunia ini.


2 Petrus 3:16-18


16 Hal itu dibuatnya dalam semua suratnya, apabila ia berbicara tentang perkara-perkara ini. Dalam surat-suratnya itu ada hal-hal yang sukar difahami, sehingga orang-orang yang tidak memahaminya dan yang tidak teguh imannya, memutarbalikkannya menjadi kebinasaan mereka sendiri, sama seperti yang juga mereka buat dengan tulisan-tulisan yang lain.


17 Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, kamu telah mengetahui hal ini sebelumnya. Karena itu waspadalah, supaya kamu jangan terseret ke dalam kesesatan orang-orang yang tak mengenal hukum, dan jangan kehilangan peganganmu yang teguh.


18 Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.


Kita harus hidup dengan iman yang teguh supaya kita tidak terseret oleh arus dunia. Bagaimana kita sanggup mengatasi arus dunia yang begitu dahsyat, yang selalu berada di sekeliling kita, yang selalu kita dengar, saksikan dan alami tiap-tiap hari?


Firman Tuhan mengajarkan kepada kita satu-satunya cara supaya kita tidak disesatkan oleh dunia ini. Alkitab berkata, “Mari kita bertumbuh di dalam kasih karunia dan pengenalan akan Tuhan Yesus,” inilah satu-satunya yang membuat iman kita berdiri teguh.


Kita harus bertumbuh di dalam kasih karunia Tuhan kita, Yesus Kristus. Mari semakin hari kita semakin bergantung kepada kasih karunia Tuhan.


Jangan semakin hari kita semakin berpusat dan bergantung pada kekuatan, materi, kesuksesan, kepopuleran, kepintaran sendiri dan lain sebagainya.


Jika kita tidak berjaga-jaga, kita bisa mengalihkan fokus dan prioritas hidup kita, tidak lagi kepada kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, tetapi kepada kekuatan, kepintaran atau kemahiran kita.


Ketika kita beralih dari kasih karunia Tuhan Yesus, maka kita cenderung akan terseret oleh dunia ini. Namun bukan itu saja, kita juga harus bertumbuh dalam pengenalan kita akan Tuhan Yesus.


Pengenalan bisa berarti pengetahuan dari firman Allah, kita mengetahui dan mengenal Yesus Kristus, namun pengenalan juga bisa berarti yang lebih dalam, yaitu kita memiliki persekutuan dengan Kristus karena pengenalan dari firman Tuhan.


Persekutuan dengan Yesus Kristus membuat kita mengalami kuasa Tuhan yang dahsyat.


Persekutuan yang erat dengan Kristus membuat kita semakin hari semakin serupa dengan Dia, dan karya Kristus di atas kayu salib supaya kita boleh bersekutu dengan Tuhan.


Ketika kita memiliki persekutuan yang dekat dengan Kristus, kita menyenangkan hati Tuhan.


Tidak ada cara lain untuk kita boleh hidup sebagai orang Kristen, kecuali kita bertumbuh di dalam kasih karunia dan pengenalan akan Tuhan Yesus.


Doakan dan renungkan.


* Sambil menantikan kedatangan Tuhan ke dua kali, kita harus berusaha, supaya kita kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya.


* Mari bertumbuh dalam kasih karunia dan pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.


Makin beda dengan dunia