Login

Daftar

All Episode

Audio Stream

Podcast
Lagu Indonesia
Podcast
Lagu Mandarin

00 : 00 : 00

Back

Kesaksian Saudari Pan Esther

Kesaksian


Salam dalam kasih Yesus Kristus. 

Saya Pan Esther bersama anak saya Daniel. 

Terima kasih kami diberikan kesempatan untuk membagikan kesaksian.

Selama pandemi ini kami mengalami kesulitan dalam bisnis. 

Toko kami harus tutup dengan adanya PSBB. 

Kami yang biasanya sibuk seharian di toko, ditambah kegiatan pribadi ikut persekutuan doa pagi, bertemu dengan teman-teman seiman, sekarang harus diam di rumah, tanpa tujuan yang jelas. 


Kami sedih dan bingung harus bagaimana.

Sedangkan biaya bulanan dan biaya karyawan tetap jalan. 

Kami juga tidak lagi bisa bertemu teman seiman dan beribadah bareng mereka. 

Sebelum pandemi ini kami bisa bertemu untuk saling support satu sama lain, tetapi sekarang berkomunikasi hanya bisa sebatas telepon atau video call.


Kami sungguh prihatin dengan karyawan yang sudah lama bekerja membantu usaha kami.

Apalagi sebagian memiliki tanggungan keluarga cukup banyak.

Kami berupaya mempertahankan mereka. 

Kami berpikir keras bagaimana caranya agar mereka dapat tetap efektif dalam kondisi pandemi sekarang seperti sekarang. 

Kebetulan anak saya Daniel mempunyai usaha online shop kecil-kecilan.

Kami kerahkan karyawan kami untuk membantu dalam usaha online tersebut. 


Saya sendiri memutuskan ikut membantu dalam keterbatasan saya. 

Saya tidak paham dengan hal-hal online

Saya sangat bingung. 

Tidak pernah sekalipun sebelumnya saya berpikir untuk usaha online

Sekarang tidak ada waktu lagi untuk pelan-pelan belajar dari nol. 


Para karyawan saya bergantung pada jalan atau tidaknya usaha ini. 

Saya sangat stress dan pusing memikirkan semua itu. 

Jadi anak sayalah yang mengerjakan semuanya. 

Saya membantu dia sambil belajar. 

Saya tidak pernah menyangka pada umur segini masih harus belajar hal baru lagi. 

Tapi mau bagaimana lagi? Memang harus seperti itu jalannya.  


Saya hanya bisa berdoa memohon pertolongan Tuhan. 


Puji Tuhan! 

Dia bukakan jalan dan berikan kelancaran. 

Kami bahkan harus kerja lebih keras setiap hari karena banyaknya order yang masuk. 

Terkadang kami kewalahan dan harus bekerja sampai tengah malam. 

Yang lebih mengejutkan, beberapa produk yang dulunya berjalan lambat, sekarang justru melesat cepat karena sangat dibutuhkan pada saat pandemi ini, walaupun harga kompetitor sangat bersaing. 

Campur tangan Tuhan memang luar biasa!  

Saya sungguh tidak pernah membayangkan bisa seperti ini. 

Tuhan memberi lebih dari apa yang saya harapkan.



Kami juga sangat bersyukur selama pandemi ini, Daniel masih ada kesempatan untuk bersekutu dengan kelompok komselnya. 


Teman-temannya terus mendukung dalam doa. 


Ketika kami sedang down, bingung dan kehilangan arah, doa teman-teman seiman sangat menguatkan kami dan memberikan kami semangat untuk terus mencoba lagi dan lagi.

Tanpa pertolongan Tuhan, kita semua sudah pasti hilang arah dan kacau balau. 

Sungguh luar biasa pertolongan-Nya!

Saya yang tidak paham dengan teknologi sama sekali, sekarang saya sudah bisa menggunakan teknologi seperti zoom untuk bersekutu dan sharing dengan teman-teman di Komisi Kaleb untuk saling mendoakan keadaan kami masing-masing. 

Saya juga sudah bisa mengikuti ibadah online dan program God is Good menggunakan Youtube tanpa bantuan orang lain. 

Sangat bersyukur di usia seperti ini, saya masih bisa mengikuti perkembangan jaman. 

Saya dan keluarga benar-benar merasakan campur tangan Tuhan yang begitu nyata. 

Tuhan tahu kesulitan dan pergumulan yang kami alami dan tidak pernah sekalipun meninggalkan kami. 

Usaha online kami juga bisa menjadi berkat untuk keluarga dan para karyawan kami. Memang berkat Tuhan sangat luas jangkauannya.

Saya percaya bagaimanapun sulitnya keadaan, anak-anak Tuhan tetap dipelihara dan dijaga-Nya.

Semua yang saya dapatkan ini adalah karena Tuhan itu Baik, bukan karena kekuatan saya sendiri. 


Tuhan tahu apa yang kita butuhkan. 

Tetaplah beriman, percaya dan taat. 

Kasih setia-Nya tetap selama-lamanya. 

Jangan pernah putus asa. 

Tuhan berjanji tidak akan meninggalkan kita. 

Semua yang kita miliki adalah titipan yang sementara. 

Menghadapi masalah, tetap yakin Tuhan selalu menyertai kita. 

Segala kemuliaan hanya bagi Tuhan saja. 


FEAR NOT!

There is Hope.